Sponsors Link

Penggunaan Allopurinol Untuk Ibu Hamil

Sponsors Link

Asam urat menjadi salah satu jenis senyawa yang terdapat di dalam tubuh dan dimetabolisme oleh tubuh juga. Senyawa asam urat diproduksi melalui metabolisme zat purin oleh enzim xanthin oksidase. Sebagai senyawa yang terproduksi di dalam tubuh tentu ada manfaat atau fungsi asam urat yang diantaranya sebagai antioksidan, neuroprotektif, dan sebagai pertanda bahwa ada keadaan yang tidak normal serta mengarah pada kondisi berbahaya bagi kesehatan tubuh.

ads

Penyakit asam urat dapat terjadi pada siapa saja terutama yang kurang memperhatikan kesehatan serta makanan yang dikonsumsi termasuk dapat menyerang juga pada wanita. Sebagai penyakit kronik, asam urat dapat kambuh kapan saja termasuk ketika wanita tersebut mengalami proses kehamilan atau disebut sebagai ibu hamil. Untuk mengatasi adanya serangan asam urat dan peningkatan kadar asam urat maka digunakannya obat obatan. Ada berbagai macam obat yang dapat digunakan untuk membantu menurunkan maupun mengatasi gejala penyakit asam urat.

Sebelum mengkonsumsi obat obatan tertentu, ibu hamil perlu memperhatikan dan memastikan terlabih dahulu apakah obat yang dikonsumsinya tersebut memiliki kandungan atau efek yang berbahaya bagi proses kehamilan maupun bagi perkembangan dan kesehatan janin di dalam rahim ibu hamil. Obat yang biasa digunakan untuk menurunkan asam urat tersebut adalah allopurinol. Berikut ini penjelasan mengenai pengunaan allopurinol untuk ibu hamil sebagai obat untuk membantu menurunkan kadar asam urat.

Allopurinal adalah obat yang dapat membantu menurunkan kadar asam urat dengan mekanisme menghambat enzim xantin oxidase yang memiliki keterlibatan dalam proses pembentukan asam urat di dalam tubuh. Sehingga, dengan adanya hambatan tersebut maka asam urat dalam tubuh tidak akan terproduksi atau minim produksinya dan penumpukan kadar asam urat yang ada dapat diekskresi perlahan oleh ginjal sehingga nilai asam urat di dalam tubuh tentu dapat menurun juga.

Terkait dengan penggunaan allopurinol untuk ibu hamil dan pertanyaan bolehkah ibu hamil minum obat medis asam urat maka dapat dijelaskan dengan memperhatikan kelas atau kategori obat bagi ibu hamil. Kategori obat bagi ibu hamil digambarkan sebagai kondisi apakah obat obatan tersebut aman atau menimbulkan efek bagi kehamilan baik secara in vitro maupun in vivo. Sebelum memahami mengenai boleh tidaknya allopurinol untuk ibu hamil maka perlu dijelaskan terlebih dahulu terkait kategori obat dalam kehamilan dan menyusui diantaranya seperti :

  • Kategori A, merupakan kelompok obat obatan yang dalam studi terkontrol tidak memberikan efek atau dampak buruk pada proses kehamilan baik di semester awal maupun semester semester berikutnya. Kelompok obat ini dapat diberikan kepada ibu hamil tanpa adanya kemungkinan dampak buruk.
  • Kategori B, merupakan kelompok obat obatan yang dalam studi pada sistem reproduksi binatang percobaan tidak menunjukan adanya dampak bearti namun belum pernah sejauh ini dilakukan pengujian secara terkontrol. Obat yang masuk ke dalam kategori ini tidak menyebabkan dampak yang buruk serta aman untuk dikonsumsi.
  • Kategori C, kelompok obat ini sebaiknya hanya digunakan bila perlu karena adanya resiko dampak atau efek samping buruk bagi kehamilan secara langsung. Munculnya efek samping tersebut cukup rendah sehingga sebernarnya masih dapat digunakan atau dikonsumsi ibu hamil untuk mengatasi penyakit tertentu.
  • Kategori D, kategori D merupakan kelompok obat yang dapat memberikan dampak bagi kehamilan dan sudah terbukti dalam penelitian terkontrol. Penggunaan obat kategori D masih dalam dilakukan asalkan ada pertimbangan bahwa manfaat yang dibutuhkan obat obatan tersebut masih lebih besar dibandingkan efek samping yang muncul secara perlu dipastikan dampak atau efek bagi kehamilan tersebut bukanlah dampak yang terburuk seperti kondisi keguguran.

Dengan mengetahui kategori oabat untuk kehamilan dan menyusui tersebut maka penetapan boleh tidaknya obat obatan medis dikonsumsi oleh ibu hamil dapat mengacu dari kategori tersebut termasuk untuk menjawab apakah boleh allopurinol untuk ibu hamil digunakan dalam membantu menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh sehingga gejala yang cukup menganggu tersebut dapat teratasi.

Allopurinol merupakan obat dalam golongan penghambat xanthin oksidase yang kategori untuk ibu hamil dan menyusuinya adalah kategori C. Sesuai dengan penjelasan diatas, allopurinol sebagai obat kategori C tetap dapat dikonsumsi oleh ibu hamil dengan pengawasan dan rekomendasi dokter mengingat adanya resiko efek samping atau dampak yang berbahaya bagi proses kehamilan. Oleh karena hal tersebut, ibu hamil tidak boleh sembarangan dalam mengkonsumsi allopurinol tanpa lebih dahulu menanyakan atau mengkonsultasikannya dengan dokter spesialis kandungan yang menangani.

Meningat kondisi penyakit asam urat dapat muncul kapanpun gejalanya maka ibu hamil sebaiknya lebih awal mengkomunikasikan penggunaan allopurinol untuk ibu hamil tersebut sehingga sewaktu waktu dapat digunakan. Jika dalam penggunaannya muncul beberapa kondisi yang mengarah sebagai efek samping dari obat tersebut diantaranya seperti diare, sakit perut, mual dan muntah, dan efek samping terhadap kulit berupa ruam.

Itulah beberapa penjelasan mengenai penggunaan allopurinol yang digunakna sebagai obat asam urat pada ibu hamil yang perlu diperhatikan dengan baik. Memperhatikan penggunaan obat baik itu allopurinol maupun jenis obat lainnnya sangat perlu dilakukan oleh ibu hamil karena memang terdapat beberapa resiko atau dampak buruk bagi kehamilan namun penggunaan obat medis tidak boleh dikesampingkan ketika memang penyakit yang dialami cuku serius dan berbahaya. Pengobatan berbagai penyakit pada ibu hamil yang lebih aman dapat menggunakan beberapa jenis obat obatan herbal atau traditional dengan efek samping yang lebih minim dibandingkan dengan obat obatan medis.

, , ,



Oleh :
Kategori : Pengobatan