Sponsors Link

Asam Urat di Bahu : Penyebab – Gejala – Pengobatan

Sponsors Link

Penumpukan asam urat yang berlebihan di dalam tubuh dapat menyebabkan sebuah penyakit yang kemudian dikenal dengan nama penyakit asam urat. Lalu, apa yang dimaksud dengan asam urat itu sendiri? Asam urat adalah limbah yang terbentuk dari adanya penguraian zat purin di dalam sel-sel tubuh. Limbah ini tentu saja akan dibuang oleh tubuh. Namun, ada beberapa kondisi yang membuat tubuh seseorang kehilangan kemampuan untuk membuang asam uratnya dalam jumlah yang banyak. Sehingga, terjadi penumpukan asam urat yang membentuk kristal-kristal tajam natrium urat berukuran mikro. Kristal ini bermuara di bagian sendi atau sekeliling sendi yang kemudian menyebabkan peradangan pada persendian dan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa.

ads

Pada umumnya, semua sendi di tubuh seseorang dapat terkena asam urat, seperti asam urat di pinggang, jari tangan, lutut, pergelangan kaki, jari kaki, bahkan juga di bahu. Artikel ini akan membahas selengkapnya mengenai asam urat di bahu, yakni penyebabnya, gejala, dan cara mengobatinya.

Penyebab Asam Urat di Bahu

  • Makanan

Salah satu faktor yang memicu peningkatan kadar asam urat di dalam tubuh adalah terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung zat purin tinggi, seperti jeroan hewan (ginjal, hati, jantung), hidangan laut (kerang, kepiting, ikan teri, ikan makarel), serta daging merah (sapi, kambing, kerbau).

  • Minuman

Selain makanan, ada juga minuman penyebab asam urat yakni minuman-minuman manis (gula buatan ataupun gula alami) dan minuman-minuman beralkohol.

  • Sayuran

Mungkin tidak banyak diketahui, namun rupanya ada juga beberapa jenis sayuran penyebab asam urat, seperti nangka muda, bayam, buncis, dan beberapa jenis sayuran yang lain.

  • Genetik

Penyakit asam urat juga dapat masuk ke dalam golongan penyakit genetik. Dengan kata lain, mereka yang anggota keluarganya ada yang terjangkit asam urat akan beresiko mengalami penyakit itu pula.

Gejala Asam Urat di Bahu

Di bawah ini merupakan beberapa gejala yang akan muncul apabila Anda mengalami asam urat di bahu, yakni:

  • Sendi yang tiba-tiba terasa sangat sakit

Gejala pertama yang paling sering ditemui adalah bagian sendi yang terasa sakit, dalam hal ini adalah bagian bahu. Rasa sakit ini bisa muncul kapan saja, namun umumnya akan lebih terasa pada malam hari. Namun perlu diingat bahwa tidak semua rasa nyeri yang ada di bahu merupakan gejala asam urat. Bisa saja rasa nyeri itu merupakan indikasi penyakit lain. Oleh karena itu, ada beberapa gejala lain dari asam urat itu sendiri.

  • Nyeri yang berkembang dengan cepat

Rasa nyeri yang timbul biasanya akan berkembang dengan cepat dalam waktu beberapa jam saja. Bahkan, nyeri ini akan disertai dengan munculnya bengkak, rasa panas, dan warna kemerahan pada kulit di sekitar bahu. Biasanya, rasa nyeri akan muncul dalam kurun waktu 3-10 hari. Ketika gejala tersebut reda, kulit di sekitar bahu yang terkena asam urat biasanya akan terlihat bersisik, terkelupas, dan gatal. Kondisi serangan asam urat ini tidak boleh diabaikan, melainkan harus segera mendapat pengobatan untuk mencegah resiko semakin bertambah parahnya penyakit ini.

Sponsors Link

Cara Mengobati Asam Urat di Bahu

  • Istirahat

Hal pertama yang paling penting untuk mengatasi asam urat adalah dengan melakukan istirahat dengan cukup selama seseorang mengalami serangan. Selain itu, menghindarkan bahu dari benturan juga dapat mengatasi semakin parahnya gejala yang dialami pasien.

  • Mengompres bahu dengan es batu

Untuk mengurangi nyeri pada bahu ketika mendapat serangan asam urat, dapat digunakan dengan cara mengompres bahu selama dua puluh menit. Hal yang perlu diperhatikan ketika mengompres adalah dengan tidak menempelkan es batu langsung ke kulit karena dapat merusak kulit, melainkan dilapisi dengan kain terlebih dahulu. Selain itu, dianjurkan untuk tidak mengompres lebih dari dua puluh menit.

Sponsors Link

Cara lain yang dapat digunakan untuk mengatasi asam urat adalah dengan melakukan beberapa terapi asam urat. Pertama, yang dapat dilakukan adalah dengan mengonsumsi banyak vitamin C dari beberapa jenis makanan ataupun minuman. Dosis vitamin C yang dianjurkan adalah sekitar 500 mg/hari. Namun, konsumsi vitamin C ini sebaiknya dibarengi dengan konsultasi kepada dokter untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada tubuh.

Kemudian, cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan cukup minum air putih setiap hari. Air dapat memperlancar pembuangan asam urat melalui urine sehingga resiko pembentukan kristal semakin berkurang. Seperti yang disarankan oleh dokter, kita dianjurkan meminum 6-8 gelas air putih setiap hari. Selain itu, ada juga cara mengobati asam urat dengan minyak zaitun yang merupakan salah satu contoh pengobatan dengan bahan alami.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai asam urat di bahu mulai dari penyebab, gejala, hingga cara mengobatinya. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja sehingga tidak ada salahnya jika kita selalu waspada dan berupaya semaksimal mungkin untuk menjalani gaya hidup sehat yang dapat menghindarkan kita dari berbagai jenis penyakit. Mengonsumsi air putih yang cukup, makanan-makanan sehat, cukup berolahraga serta istirahat adalah contoh sederhana dari hidup sehat yang tentu saja bermanfaat besar bagi tubuh. Dengan begitu, tubuh akan selalu segar dan dapat melakukan pekerjaan dengan maksimal.

, , , ,



Oleh :
Kategori : Penyebab