Sponsors Link

Bolehkah Penderita Asam Urat Makan Coklat?

Sponsors Link

Pohon cokelat atau kakao telah dikonsumsi oleh masyarakat Amerika Selatan dan Tengah sejak ribuan tahun yang lalu. Masyarakat Spanyol-pun di Eropa juga ikut mengolah kakao menjadi minuman dan makanan hingga menjadi terkenal karena rasanya yang enak. Bangsa Spanyol memperkenalkan kakao di Indonesia pada tahun 1560 dan penanaman Kakao di Jawa baru mulai sekitar tahun 1880.

ads

Biji kakao mengandung sekitar 600 komponen kimia dan 230 yang dianggap bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini kandungan dari biji kakao:

  • Komponen berupa polifenol atau flavonoid adalah komponen yang paling banyak pada biji kakao.
  • Kakao juga mengandung zat alanin, amilase, kalsium, glukosa, fruktosa, fenilalanin, riboflavin dan teobromin.
  • Kakao juga merupakan sumber kalsium dan oksalat yang bermanfaat  untuk tulang.
  • Selain itu kakao juga mengandung vitamin A, B1, B2, B3, C, E, dan kalori karena memiliki kadar gula dan lemak yang tinggi serta feniletilamin yang merupakan zat antidepresan yang ringan.

Bolehkah Penderita Asam Urat Makan Coklat?

Penyakit asam urat merupakan salah satu penyakit degeneratif yang terjadi karena adanya peningkatan kadar asam urat di dalam darah. Pada laki-laki batas maksimal asam urat yaitu 7 mg/dl dan perempuan yaitu 5,7 mg/dl. Meningkatnya kadar asam urat dalam darah dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, riwayat penyakit, alkohol, asupan cairan, obesitas dan asupan makanan. Karena asam urat ini merupakan hasil akhir dari metabolisme purin, maka penderita asam urat harus makan makanan yang rendah purin.

Berdasarkan studi Harvard Medical School pada tahun 2007 menyatakan bahwa cokelat merupakan makanan yang rendah purin dan mengandung antioksidan dan flavonoid yang dapat menghindari stroke, mencegah radikal bebas dan membuat sel-sel tetap normal. Flavonoid tersebut juga dapat mencegah pemicu asam urat, merendahkan tekanan darah, kolesterol dan membantu meredakan peradangan dan nyeri di persendian anda.

Kandungan teobromin dalam cokelat adalah bersifat diuretik sehingga dapat melarutkan asam urat dalam bentuk urin dan mengeluarkannya pada proses urinisasi. Banyak masyarakat yang berasumsi bahwa cokelat tidak boleh dimakan penderita asam urat karena kandungan teobromin yang ada di dalamnya. Namun, ternyata sebaliknya. Bolehkah penderita asam urat makan coklat. Apa alasannya?

  • Teobromin dalam cokelat memiliki struktur kimia yang mirip dengan kafein. Meskipun teobromin sejenis xantin, namun jalur metabolismenya tidak memicu munculnya xantin oksidase yang dapat membentuk asam urat.
  • Kafein dalam cokelat mempunyai struktur kimia metilxantin yang telah diketahui dapat menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh. Struktur kimia pada kafein tersebut memiliki kemiripan dengan obat penurun asam urat pada allopurinol, yaitu suatu obat medis yang sudah lumrah digunakan dalam pengobatan asam urat oleh dokter.
  • Hal ini juga diperkuat oleh penelitian Felix Grases dan kawannya, bahwa metilxantin pada cokelat dapat menghambat xantin oksidase sehingga asam urat tidak dapat terbentuk.
  • Selain itu kandungan epicatekin yang merupakan antioksidan kuat dalam cokelat juga dapat mencegah serangan asam urat.
  • Cokelat mengandung purin yang rendah berupa kafein, teofilin dan teobromin. Namun, zat tersebut jika dimetabolisis menjadi metil urat tidak membentuk tofi atau tidak meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Oleh karena itu, cokelat juga aman bagi penderita asam urat.

Cara Mengkonsumsi Cokelat yang Tepat

Karena buah cokelat yang cukup sulit untuk dimakan secara instan, banyak pengolahan buah ini menjadi makanan atau minuman yang dijual di pasaran. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan saat mengonsumsi coklat:

Sponsors Link

  • Cokelat jenis ini tentunya sudah dicampur dengan gula, susu, pemanis buatan hingga pengawet. Untuk dapat benar-benar memperoleh manfaat dari cokelat, alangkah baiknya anda memakan cokelat yang tanpa campuran bahan kimia lainnya.
  • Anda bisa membuat bubuk cokelat yang diperoleh dari proses gongseng atau dipanggang dan menjadikannya minuman di rumah.
  • Agar minuman cokelat tersebut lebih enak, anda bisa menambahkan susu atau buah-buahan sebagai pendampingnya.
  • Cokelat yang sudah melalui olahan pabrik, tentunya kandungannya juga sedikit berkurang. Sehingga anda perlu berhati-hati atau membatasi diri memakan cokelat yang sudah berbentuk batangan atau kemasan seperti yang dijual di pasaran. Cokelat yang sudah dikemas tersebut mengandung kalori yang tinggi sehingga dapat memicu penggemukan yang nantinya akan memperburuk asam urat.

Diantara beberapa makanan yang juga memiliki kadar purin rendah dan mempunyai kandungan kafein seperti cokelat yaitu kopi dan teh. Bolehkah penderita asam urat minum kopi? Bolehkah penderita asam urat minum teh?Sebuah penelitian di Jepang pada subyek orang dewasa mengungkapkan bahwa kopi dan teh dapat menurunkan kadar asam urat pada jangka panjang. Namun, asupan kafein tersebut juga tidak boleh melebihi yang dibutuhkan tubuh.

, , ,