Sponsors Link

Asam Urat pada Ibu Hamil: Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi

Sponsors Link

Asam urat pada ibu hamil adalah sebuah penyakit yang saat ini muncul dalam rentang kehidupan wanita seiring perkembangan zaman. Kemunculan penyakit ini pada wanita dikarenakan pola dan gaya hidup yang semakin maju. Kemajuan pola hidup manusia seringkali membawa kebaikan atau keburukan. Keburukan yang muncul dari perubahan pola dan gaya hidup ialah kemunculan penyakit asam urat Hal ini merupakan sebuah hal yang harus diwaspadai oleh semua orang.

ads

Pada dasarnya, asam urat merupakan sebuah penyakit yang lumrah terjadi di dalam kehidupan manusia. Setiap orang perlu mengetahui seluk-beluk asam urat sehingga segala bentuk gejala, pencegahan dan penanganan akan diketahui dengan baik. Dengan pengetahuan yang baik, penyakit asam urat saat kehamilan pun juga akan dapat diatasi dengan baik dan benar.

Penyakit asam urat pada ibu hamil merupakan sebuah penyakit yang perlu diwaspadai oleh setiap orang. Penyakit ini bisa membahayakan keselamatan ibu dan janin jika tidak ditangani dengan benar. Oleh sebab itu, asam urat saat kehamilan perlu diwaspadai sebelum, selama dan sesudah periode kehamilan.

Penyebab

Penyakit asam urat saat kehamilan dapat muncul kapan saja semenjak seorang wanita berada pada periode kehamilan. Gejala asam urat dapat beraneka ragam tergantung pada pola dan gaya hidup seseorang. Pada ibu hamil, gejala asam urat yang muncul umumnya hampir sama dengan gejala asam urat biasanya. Namun demikian, risiko yang muncul dapat lebih tinggi karena adanya janin yang dikandung oleh ibu hamil.

Asam urat saat kehamilan disebabkan oleh penumpukan zat purin di dalam tubuh. Zat purin dapat menumpuk karena perilaku hidup yang kurang sehat, antara lain:

  • Kurangnya olahraga atau gerak badan sehingga metabolisme tubuh kurang lancar;
  • Konsumsi makanan berlemak dengan kadar berlebihan;
  • Kurang konsumsi air putih dan makanan berserat

Penyebab asam urat akan diperparah dengan obesitas. Orang-orang yang memiliki gejala obesitas akan lebih cepat terkena penyakit asam urat ini. Pada umumnya, semakin banyak lemak yang ada di dalam tubuh seseorang akan membuat kadar zat purin di dalam tubuh semakin banyak. Akumulasi zat purin yang semakin banyak akan menimbulkan tusukan-tusukan tajam pada sendi sehingga menyebabkan kemunculan penyakit asam urat ini.

Ciri-Ciri dan Gejala

Munculnya asam urat karena penyebab-penyebab di atas akan diikuti oleh beberapa gejala. Pada umumnya, gejala asam urat terdiri dari beberapa urutan yang akan membuat penderitanya merasa tidak nyaman. Asam urat ditandai dengan munculnya rasa kesemutan di beberapa bagian tubuh. Selanjutnya, asam urat akan menyebabkan nyeri pada beberapa bagian sendi tubuh. Rasa nyeri ini akan bertahan selama 3 hingga 10 hari sehingga membuat penderitanya tidak bebas bergerak.

Pada ibu hamil, gejala asam urat akan terasa lebih menyakitkan. Rasa sakit atau nyeri pada persendian saat asam urat ini akan lebih besar dirasakan karena tekanan beban yang lebih besar karena adanya janin yang dikandung. Selain itu, rasa sakit yang dirasakan oleh ibu hamil akibat asam urat akan diperparah dengan adanya tuntutan harus selalu aktif bergerak demi janin atau bayi yang sehat sehingga asam urat akan sangat menyiksa bagi ibu hamil.

Secara fisik, keberadaan asam urat dapat dilihat pada beberapa bagian persendian tubuh yang berubah warna menjadi kemerahan. Perubahan warna merah ini karena adanya tusukan-tusukan ke dalam persendian. Selain itu, adanya inflamasi yang disebabkan penumpukan kadar zat purin di salah satu bagian sendi. Tanda kemunculan asam urat dapat dilihat di beberapa bagian tubuh seperti sendi kaki, ruas-ruas jari tangan, sendi tangan dan bagian-bagian tubuh lainnya.

Bahaya

Wanita yang sedang hamil berada di periode kritis di kehidupannya. Pada periode ini wanita sedang menjaga 2 nyawa yaitu nyawanya sendiri dan nyawa bayi atau anak yang sedang dikandungnya. Kedua nyawa ini sama pentingnya untuk dirawat sehingga seorang wanita tidak boleh sembarangan dalam menjalankan pola hidupnya. Pola hidup seorang wanita harus sangat dijaga karena berkaitan dengan kesehatan janin.

Sponsors Link

Segala jenis penyakit harus dihindari oleh seorang wanita yang sedang di dalam periode kehamilan. Penyakit-penyakit yang harus dihindari oleh wanita hamil salah satunya ialah asam urat. Penyakit ini bisa menjadi pengganggu dalam perawatan kehamilan dari wanita tersebut. Saat seorang wanita hamil mengalami asam urat maka akan banyak gangguan pada kehamilannya.

Kemunculan asam urat pada ibu hamil disebabkan karena berbagai macam hal. Penyebab utama kemunculan asam urat saat kehamilan ialah pola hidup yang kurang baik selama masa sebelum kehamilan. Pola hidup yang kurang baik ini meliputi: pola makan yang kurang bernutrisi dan kurang sehat, pola olahraga yang kurang baik dan kurang teratur, pola istirahat yang kurang teratur dan lain sebagainya.

Ada banyak bahaya yang dapat timbul akibat penyakit asam urat yang diderita oleh seorang ibu yang sedang hamil. Bahaya-bahaya tersebut menyangkut perkembangan anak atau kesehatan ibu itu sendiri. Adapun dampak asam urat pada ibu hamil adalah sebagai berikut:

  • Timbulnya rasa nyeri yang luar biasa di persendian;
  • Pertumbuhan janin terganggu;
  • Risiko terkena penyakit gout dan gangguan ginjal;
  • Pertumbuhan yang tidak normal pada bayi (autisme);
  • Terjadi pelemahan otot-otot;
  • Munculnya penyakit jantung koroner yang memicu kematian

Cara Mengatasi

Asam urat pada ibu hamil harus segera diatasi karena akan menimbulkan berbagai dampak yang buruk bagi kesehatan ibu dan anak. Apabila asam urat tidak diatasi dengan baik dan benar maka ibu akan mengalami penderitaan selama masa kehamilannya. Asam urat akan mempengaruhi berbagai aspek kesehatan lain dari ibu hamil.

Penanganan asam urat harus berfokus pada penurunan gejala penyakit serta menumbuhkan ketahanan tumbuh sehingga asam urat tidak akan muncul kembali. Pengobatan asam urat secara alami bisa dilakukan dengan cara-cara yang sederhana. Penanganan pertama ialah untuk menurunkan rasa nyeri saat asam urat menyerang. Ibu hamil dapat mengompres sendi yang nyeri karena asam urat dengan air es sehingga rasa nyerinya akan berkurang.

Pada ibu hamil, penanganan asam urat lebih baik menghindari pemakaian obat. Tindakan menghindari obat ini ditujukan untuk menjaga kesehatan perkembangan janin selama masa kehamilan. Oleh sebab itu, penanganan asam urat saat kehamilan lebih baik menggunakan metode tradisional. Adapun beberapa metode pengobatan tradisional, antara lain:

Sponsors Link

  • Menggunakan ekstrak daun salam untuk membuat jamu;
  • Memperbanyak konsumsi air putih alami untuk suplai cairan tubuh;
  • Meningkatkan konsumsi kandungan vitamin C

Masih banyak cara lain yang dapat digunakan untuk menangani asam urat secara tradisional. Pada dasarnya, penanganan asam urat secara tradisional harus memperhatikan aspek kesegaran bahan-bahannya sehingga akan meningkatkan kesehatan tubuh.

Pencegahan

Penyakit asam urat adalah penyakit yang harus ditangani secara serius oleh semua orang. Penyakit ini sangat berbahaya karena dapat menghinggapi siapa saja. Selain itu, penyakit ini juga dapat menimbulkan akibat yang lebih buruk bila penanganan terhadap gejalanya tidak dilakukan dengan baik dan benar. Pada dasarnya, pencegahan asam urat adalah salah satu jalan untuk menghindarkan diri dari penyakit asam urat yang berbahaya, khususnya pada ibu hamil dan menyusui.

Pencegahan asam urat dapat dilakukan dengan berbagai cara. Namun demikian, cara pertama untuk mencegah munculnya penyakit asam urat ialah dengan mengenali gejala-gejalanya. Dengan mengenali gejala-gejala asam urat maka penanganan asam urat akan lebih tepat sasaran. Cara ini dapat dilakukan oleh semua orang termasuk ibu hamil.

Cara lain yang dapat dipraktekkan dalam mencegah kedatangan asam urat ialah dengan mengatur pola makan. Pola makan sangat penting dalam pencegahan asam urat karena zat purin yang menyebabkan asam urat dapat hadir karena pola makan yang salah. Mengurangi konsumsi makanan berlemak jenuh adalah salah satu cara penurunan kadar zat purin yang dapat masuk ke dalam tubuh. Selain itu, menambah konsumsi makanan berserat adalah cara baik dalam mencegah asam urat.

Berolahraga ringan adalah cara ampuh mencegah datangnya asam urat, khususnya pada ibu hamil. Olahraga atau gerak badan yang sederhana akan membakar kadar lemak dan mengubahnya menjadi otot sehingga baik untuk perkembangan janin. Dengan demikian, Anda dapat tenang selama masa kehamilan karena penyakit asam urat dijamin menjauh dari Anda.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Penyebab