Sponsors Link

10 Bahaya Asam Urat Tinggi dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Asam urat merupakan metabolisme akhir dari basa purin, suatu substansi yang terdapat pada DNA dan RNA setiap sel pada manusia. Purin berkontribusi untuk memodulasi metabolisme energi dan transduksi sinyal. Seluruh sel membutuhkan keseimbangan kuantitas purin untuk pertumbuhan sel, proliferasi sel dan keberlangsungan hidup sel. Dalam kondisi normal setiap enzim yang berperan dalam metabolisme purin mempertahankan keseimbangan rasio antara sintesis dan degradasi purin.

ads

Asam urat merupakan metabolisme akhir pada manusia sebenarnya bisa diurai menjadi bentuk lebih sederhana yaitu allantoin yang juga lebih mudah dieliminasi melalui urin, namun karena tidak adaknya enzim urikase pada manusia membuat asam urat menjadi bentuk akhir dari metabolisme purin di dalam tubuh manusia.

Selain itu, purin juga didapati dari konsumsi makanan dan minuman seperti hati, ginjal, usus, ikan asin, sarden, kerang, kepiting, melinjo, bayam, daging babi, minuman beralkohol, minuman berkarbonisasi dan lain-lain. Makanan-makanan dan minuman-minuman tersebut memiliki kadar purin yang bervariasi. Namun konsumsi berlebihan terhadap makanan dan minuman di atas mampu meningkatkan produksi asam urat dalam tubuh kita.

Baca juga:

Seperti dijelaskan sebelumnya, metabolisme purin normalnya seimbang antara sintesis dan degradasinya. Sintesis asam urat, selain dari konsumsi makanan, umumnya banyak karena kematian sel. Semakin banyak kematian sel, maka purin yang dilepaskan akan semakin banyak sehingga sintesis asam urat akan meningkat.

Asam urat sendiri dieliminasi melalui urin dan feses. Urin mengeliminasi asam urat sebanyak 70 persen sedangkan feses sisanya. Gangguan pembentukan urin dan feses secara tidak langsung akan membuat kadar asam urat meningkat di dalam tubuh. Kenaikan kadar asam urat yang berlebihan telah dibuktikan memakan peran penting pada beberapa penyakit pada manusia. Oleh karena itu bisa dikatakan asam urat merupakan suatu zat yang berbahaya bagi manusia.

Berikut ialah bahaya asam urat yang mungkin terjadi pada manusia:

1. Gout Arthritis

Gout arthritis merupakan radang yang terjadi pada sendi dikarenakan tumpukan kristal monosodium urat yang berasal dari asam urat. Tumpukan ini tidak terjadi dalam hitungan bulan, melainkan merupakan proses bertahun-tahun. Sebelum memasuki gout, umumnya ada fase yaitu hiperurisemia asimtomatik. hiperurisemia asimtomatik merupakan kenaikan kadar asam urat di darah, >7 mg/dL untuk pria dan >6 mg/dL untuk wanita, tanpa adanya manifestasi klinis yang terjadi. Gout sendiri memiliki 3 stadium yaitu stadium akut, stadium interkritikal dan stadium kronis. Baca juga: Penyakit Asam Urat Akut.

Stadium akut merupakan stadium ketika pertama kali serangan gout terjadi, serangan pertama gout umumnya akan menyerang sendi kecil seperti sendi-sendi pada jari dengan nyeri mendadak, kemerahan pada sendi, keterbatasan gerakan, bengkak pada sendi, umumnya serangan awal pada satu sendi saja, serangan bertahan umumnya sampai 10 hari apabila tidak dilakukan penanganan.

Stadium interkritikal merupakan stadium setelah setelah stadium akut. Pada stadium ini tidak ada manifestasi klinis selain kadar asam urat masih tinggi. Pada stadium ini yang dilakukan ialah menurunkan kadar asam urat sampai batas normal untuk mencegah serangan selanjutnya.

Stadium kronis terjadi pada saat serangan gout selanjutnya terjadi kurang dari setahun sebelum serangan pertama. 60 persen orang akan memasuki stadium ini. Stadium ini apabila tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan banyak komplikasi yang bisa membahayakan.

2. Batu Ginjal

Batu ginjal merupakan bahaya penyakit  asam urat lainnya. Batu ginjal memiliki banyak jenisnya seperti batu kalsium, batu struvit, batu cystine dan batu asam urat. Batu ginjal asam urat merupakan jenis batu yang menyerang 5-10 persen orang dengan kasus batu ginjal. Hal ini disebabkan oleh asam urat yang tidak mudah larut air sehingga pembentukan batu di ginjal akan mudah sekali.

Sponsors Link

Batu ginjal asam urat terjadi dari salah satu dari tiga mekanisme umum yaitu over produksi asam urat, sekresi tubular meningkat atau penurunan reabsorbsi tubular. Over produksi asam urat akan umumnya menyebabkan batu asam urat sama seperti gout, yaitu penumpukan asam urat namun ini terjadi di ginjal. Baca juga: Manfaat Daun Serai untuk Asam Urat.

Asam urat merupakan asam lemah, umumnya ditemukan dalam bentuk nonion. Urat yang merupakan bentuk ion lebih larut air dibandingkan asam urat. Ion urat ini 5 persen akan mengikat protein. Urat akan difiltrasi di glomerulus. Pada tubulus ginjal, urat bisa direabsorbsi atau disekresi.

Batu ginjal asam urat umumnya merupakan salah komplikasi dari gout sehingga terjadi pada orang dewasa, kejadian batu ginjal pada anak-anak merupakan hal yang jarang. Terdapat 5 grup yang memungkinkan terjadi batu ginjal asam urat pada anak-anak yaitu:

  • Grup 1: Anak-anak dengan defisiensi Hypoxanthine-guanine phospotibosyltransferase(HGPRT), adenenine posphoribosyltransferase atau enzim xanthine dehydrogenase.
  • Grup 2: Anak-anak dengan malignansi atau keganasan atau kanker, umumnya leukemia dan limfoma.
  • Grup 3: Anak-anak dengan efek genetik pada fungsi reabsorbsi urat pada tubulus ginjal.
  • Grup 4: Anak-anak dengan gangguan ginjal yang manifestasi utamanya hiperurisemia dan hiperurikosuria.
  • Grup 5: Anak-anak dengan konsumsi purin yang berlebihan.

Manifestasi klinis batu ginjal umumnya ialah nyeri, terutama bagian sayap menjalar ke belakang, volume urin berkurang, darah dalam urin, kadang diikuti dengan mual dan muntah. Baca juga: Perbedaan Asam Urat dan Rematik.

3. Tophi

Tophi merupakan salah satu komplikasi dari gout arthritis. Tophi merupakan tonjolan di bawah kulit berbentuk kecil berwarna putih atau kuning. Tophi umumnya tidak menimbulkan nyeri, namun tophi sering muncul pada tempat-tempat yang canggung seperti ujung jari atau sekitar jari kaki. Hal ini terkadang membuat pekerjaan sehari-hari menjadi lebih sulit daripada sebelumnya. Terkadang bisa menjadi radang dan menghasilkan discharge seperti pasta gigi.

Tophi biasanya muncul beberapa tahun setelah serangan pertama gout namun beberapa orang mendapatkan tophi sebelum terkena serangan gout. Tophi merupakan tanda bahwa gout sudah parah dan merupakan alasan untuk memulai terapi penurunan kadar asam urat pada tubuh. Keberhasilan terapi penurunan kadar asam urat akan mencegah tophi membesar dan pada waktu jangka panjang akan mengecilkan atau menghilangkan ukuran tophi. Tophi bisa muncul pada tempat berikut ini yaitu jari kaki, lutut, jari tangan, telinga, lengan atas, siku, telapak kaki.

Baca juga: Manfaat Lemon untuk Asam Urat.

Sponsors Link

4. Kerusakan Sendi

Kerusakan sendi merupakan bahaya asam urat lainnya yang juga merupakan salah satu komplikasi dari gout arthritis. Kerusakan sendi didapatkan apabila penyebab gout dalam hal ini kadar asam urat yang tidak terkontrol tidak dilakukan penanganan. Serangan akut akan terjadi terus menerus. Peradangan akan menyebabkan jaringan sekitar sendi menjadi rusak yang selanjutnya akan merusak sendi sehingga sendi menjadi kaku dan tidak bisa digerakkan.

Kerusakan sendi umumnya terjadi setelah tophi muncul di bagian sendi yang rusak. Tophi sendiri menghasilkan sitokin, kemokin, enzim dan mediator lainnya yang membuat lingkungan sekitar menjadi rusak. Terdapat banyak sel yang diidentifikasi antara lain makrofag, sel mast, limfosit T, limfosit B dan sel plasma yang memainkan peran penting dalam kerusakan sendi. Kerusakan sendi merupakan salah satu komplikasi serius, pada mayoritas kasus diperlukan operasi untuk memperbaiki atau mengganti sendi yang rusak.

Baca juga: Manfaat Jahe untuk Asam Urat, Manfaat Binahong untuk Asam Urat.

5. Mempengaruhi Psikologis

Nyeri yang ditimbulkan oleh gout merupakan nyeri yang luar biasa. Nyeri yang tidak dikontrol akan membuat perubahan mood bagi penderita. Nyeri parah akan membuat pekerjaan sehari-hari menjadi lebih sulit untuk dikerjakan dan hal ini mampu menyebabkan depresi atau kecemasan atau keduanya.

Masalah ini merupakan bahaya asam urat yang terjadi secara tidak langsung. Depresi dan kecemasan akan mempengaruhi kualitas tidur yang akan mempengaruhi aktivitas sehari-hari lainnya. Oleh karena itu masalah psikologis ini harus dihindari dengan cara mengurangi kemungkinan terjadinya penyakit yang disebabkan oleh asam urat.

Baca juga: Cara Mengobati Asam Urat dengan Daun Kelor.

6. Asidosis Metabolik

Tubuh memiliki mekanisme sendiri untuk meregulasi asam-basa. Tubuh memiliki pH normal sekitar 7,35-7,45. Tubuh yang terlalu basa atau asam akan menyebabkan gangguan. Gangguan regulasi asam basa biasanya dipengaruhi oleh organ ginjal dan paru-paru. Asidosis metabolik merupakan gangguan klinis yang dikarakteristikan dengan kenaikan keasaman plasma darah. Asam urat merupakan salah satu asam yang akan menyumbangkan ion H+.

Ketika seseorang banyak makan makanan tinggi protein yang tidak dimetabolisme dengan baik yang menghasilkan banyak asam urat di dalam darah. Umumnya dikeluarkan dari tubuh melalui ginjal, jika kelebihan asam urat dan tidak bisa dibuang dengan baik maka asidosis metabolik terjadi. Gejala asidosis metabolik umumnya ialah nafas cepat disertai kebingungan dan letargi, terkadang bisa menyebabkan syok dan kematian.

Baca juga: Jus untuk Asam Urat.

ads

7. Gagal Ginjal

Gagal ginjal merupakan salah satu bahaya asam urat yang dapat terjadi. Gagal ginjal karena asam urat bisa akut atau kronis. Acute uric acid nephropathy merupakan salah satu gangguan karena asam urat yang menyebabkan gagal ginjal akut. Acute uric acid nephropathy merupakan gangguan karena obstruksi tubulus ginjal oleh urat dan asam urat.

Chronic urate nephropathy merupakan gagal ginjal kronis yang diakibatkan oleh mikrotophi, mikrotophi ini terbentuk di ginjal akibat gout yang tidak terkontrol. Deposisi urat akan mentrigger reaksi yang akan menyebabkan peradangan kronis dan fibrosis. Hal ini menyebabkan gagal ginjal kronis.

Gagal ginjal merupakan hal yang berbahaya karena bisa menyebabkan banyak gangguan terutama pembuangan zat-zat toksik, selain itu gagal ginjal mampu menyebabkan kejang-kejang yang berbahaya bagi otak yang disebabkan oleh ketidakseimbangan elektrolit karena ginjal tidak mampu meregulasi keseimbangan elektrolit.

Baca juga: Manfaat Sambiloto untuk Asam Urat.

8. Memperparah Kejang Epilepsi

Beberapa penelitian mengatakan bahwa asam urat akan meningkat tiga sampai empat kali nilai normal pada orang-orang yang mengalami epilepsi. Hal ini akan terus meningkat apabila tidak ditangani. Asam urat walaupun secara tidak langsung mampu menyebabkan epilepsi seperti yang telah dijabarkan diatas akibat gagal ginjal oleh asam urat, mampu memperparah epilepsi.

Asam urat memiliki komponen inflamasi seperti caspase-1 dan NLRP3 yang akan mengaktivasi IL-1β, suatu sitokin pro-inflammatory yang mampu menyebabkan excitabilitas otak. Beberapa penelitian juga mengatakan bahwa allopurinol, obat penurun asam urat, mampu mengurangi aktivitas kejang sehingga dipercaya asam urat mampu menyebabkan kejang namun hal ini masih belum diketahui mekanismenya.

Baca juga: Khasiat Sidaguri untuk Asam Urat.

9. Meningkatkan Resiko Osteoarhtritis

Osteoarthritis merupakan radang sendi yang umumnya terjadi pada lansia. Osteoarthritis terjadi karena  degenerasi sendi. Selain itu mediator inflamasi juga meningkatkan resiko osteoarthritis. Asam urat seperti disebutkan sebelumnya mampu mengaktifkan NLRP3 yang akan mengaktifkan IL-18 dan IL-1β yang terdapat banyak di cairan synovial sendi yang terkena osteoarthritis yang juga terdapat banyak asam urat di dalamnya.

Baca juga: Asam Urat Pada Lansia.

10. Meningkatkan Resiko Kematian

Penelitian menyebutkan bahwa orang dengan kadar asam urat tinggi mampu meningkatkan resiko kematian. Orang dengan gout cenderung meninggal lebih dahulu dan mampu meningkatkan 42 persen resiko kematian. Orang dengan gout juga meningkatkan resiko kematian akibat penyakit jantung sebesar 58 persen.

Baca juga: Pantangan Makanan bagi Penderita Asam Urat.

Cara Mengatasi dan Mencegah Asam Urat

Pencegahan merupakan cara efektif untuk terhindar dari bahaya-bahaya asam urat apabila masih dalam keadaan belum terkena manifestasi dari kenaikan asam urat. Apabila sudah mulai terjadi kenaikan kadar asam urat perlu dilakukan beberapa modifikasi untuk mengurangi kadar asam urat.

Berikut ialah cara mengatasi agar terhindar dari bahaya yang disebabkan asam urat:

  • Pola hidup sehat: penyakit karena asam urat banyak dipengaruhi oleh pola hidup tidak sehat, oleh karena itu modifikasi gaya hidup menjadi lebih sehat akan membantu mencegah dan mengurangi kadar asam urat. Baca juga: Makanan untuk Penderita Asam Urat.
  • Obat penurun asam urat: Obat penurun asam urat merupakan salah satu cara yang digunakan untuk menurunkan asam urat untuk menghindari bahaya dari penyakit asam urat yang telah disebutkan di atas.
  • Herbal: terdapat beberapa obat herbal untuk asam urat yang mampu mengurangi kadar asam urat serta menyehatkan tubuh, sehingga dapat meminimalisir efek samping obat dari dokter. Contohnya sambiloto, sidaguri, binahong, dll.

Demikian informasi mengenai bahaya-bahaya asam urat yang terlalu tinggi. Hal ini sangat perlu Anda ketahui dan pahami, agar dapat mencegahnya terjadi pada tubuh Anda. Semoga bermanfaat dan jaga selalu kesehatan Anda.

, , , , ,