Sponsors Link

Bolehkah Penderita Asam Urat Makan Daging Kambing?

Sponsors Link

Tubuh memang membutuhkan berbagai macam nutrisi untuk menjaga kesehatannya. Hal itu bisa didapatkan melalui jenis-jenis makanan, baik itu buah, daging maupun sayuran. Namun perlu diingat bagi kita semua, mengkonsumsi makanan harus ada batasannya terutama mengkonsumsi daging khususnya daging kambing. Bagi masyarakat yang memiliki riwayat khususnya penyakit asam urat memiliki pantangan yang harus dihindari. Pantangan bagi penyakit asam urat salah satunya adalah daging kambing.

ads

Bagi penderita asam urat wajib untuk menjaga pola makan agar kadar asam urat normal dan harus menghindari makanan dari olahan daging kambing yang dianggap sebagai pemicu asam urat yang ditandai dengan meningkatnya kadar asam urat dalam tubuh. Namun, kebanyakan penderita asam urat seringkali melanggar pantangan yang diberikan agar tidak mengkonsumsi daging kambing secara berlebihan namun mereka mengabaikan pantangan tersebut. Nah sebenarnya itu, bolehkah makan daging kambing untuk penderita asam urat?

Daging kambing merupakan salah satu jenis daging yang cukup populer dan menjadi makan pokok di berbagai wilayah, seperti wilayah Timur Tengah, Afrika Utara, dan Karibia. Namun, bagi sejumlah wilayah di belahan dunia menganggap bahwa daging kambing memiliki pengaruh buruk bagi kesehatan dibandingkan jenis daging lainnya. Namun anggapan ini tidak didukung oleh bukti ilmiah. Sebenarnya daging kambing merupakan salah satu daging yang memiliki kandungan lemak dan kolesterol paling rendah dibandingkan daging lainnya. Berikut ini akan diuraikan beberapa kandungan dari daging kambing per tiga ons!

  • Lemak sebanyak 2,6 gram
  • Kalori sebanyak 122 kalori
  • Lemak jenuh sebanyak 0,79 gram
  • Zat besi sebanyak 3,2 miligram
  • Protein sebanyak 23 gram per porsi.
  • Kolesterol sebanyak 63,8 miligram

Berdasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa sebenarnya penderita asam urat boleh saja mengkonsumsi semua jenis daging terutama daging kambing asal dalam batas wajar atau tidak terlalu berlebihan. Daging kambing merupakan daging yang paling sehat dibandingkan daging merah lainnya seperti daging sapi, babi, maupun domba. Daging kambing memiliki beberapa manfaat yang dapat berguna bagi kesehatan tubuh seperti dapat menurunkan risiko peradangan dalam pembuluh darah, dapat menstabilkan detak jantung, dan  juga dapat mencegah kanker.

Daging kambing sebenarnya tidak berbahaya bagi penderita asam urat. Daging kambing menjadi berbahaya jika kita mengkonsumi bagian yang salah. Kadang, ketika kita mengkonsumsi daging, pasti kita juga akan mengkonsumsi bagian lainnya, seperti lemak hewan dan jeroan. Nah, kalian perlu tahu bahwa lemak hewan dan jeroan ini merupakan salah satu penyebab kadar asam urat meningkat. Selain itu, cara pengolahannya pun seperti terlalu berlebihan dalam pemberian bumbu ataupun penggunaan minyak dengan kualitasnya yang buruk akan menyebabkan daging kambing itu menjadi berbahaya.

Untuk itu, berikut dipaparkan beberapa cara yang dapat digunakan untuk mencegah meningkatnya kadar asam urat dalam tubuh bagi penderita asam urat setelah mengkonsumsi daging kambing:

  1. Perbanyak minum air putih. Air putih dapat membantu tubuh untuk mengeluarkan zat sisa atau racun yang tidak dibutuhkan oleh tubuh yaitu zat pemicu asam urat.
  2. Perbanyak konsumsi buah-buahan terutama buah yang memiliki kandungan zat antioksidan tinggi, misalnya buah pisang yang memiliki kandungan kalium tinggi sehingga mampu mencegah asam urat menyebar. Selain itu, buah ceri, buah jeruk, buah naga, lemon, belimbing wuluh, pepaya, stoberi, jambu biji, dan kiwi juga baik untuk dikonsumsi setelah mengkonsumsi daging kambing karena buah-buahan tersebut mengandung vitamin C untuk asam urat tinggi yang dipercaya dapat mencegah kambuhnya penyakit asam urat dan mengurangi kadar asam urat dalam tubuh.
  3. Minum teh hijau yang dapat dipercaya dapat mengurangi kadar asam urat dalam tubuh kita khususnya dalam darah setelah mengonsumsi daging kambing.
  4. Perbanyak konsumsi sayuran seperti  labu kuning, sawi hijau, sawi putih, seledri, timun, wotel, serai, dan tomat juga dipercaya dapat menurunkan kadar asam urat dalam tubuh karena kita tahu bahwa sayuran sangat kaya akan serat yang dapat menjaga kesehatan tubuh kita.
  5. Perbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi seperti kentang, yoghurt, dan pisang.
  6. Perbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong, roti dan ubi.
  7. Kurangi untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sederhana jenis fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirup.
  8. Jangan terlalu banyak minum aspirin.
  9. Jangan terlalu memforsir tenaga misalnya bekerja terlalu keras ataupun melakukan hal-hal yang memicu kelelahan.

Berdasarkan semua penjelasan diatas mengenai makan daging kambing untuk penderita asam urat. Semoga penjelasan di atas bermanfaat bagi anda dan mulai sekarang jagalah kesehatan anda, karena sehat itu mahal harganya.

, , , ,