Sponsors Link

Bolehkah Penderita Asam Urat Makan Rambutan?

Sponsors Link

Rambutan merupakan buah yang memiliki tekstur kulit berwarna merah dan berbulu. Buah ini sudah sangat terkenal di Indonesia dan banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Lalu bagaimana dengan pengaruhnya pada penyakit asam urat? Bolehkah penderita asam urat makan rambutan? Ini pastinya menjadi perhatian bagi orang-orang yang memiliki penyakit asam urat. Karena tidak semua buah baik untuk dikonsumsi, ada buah tertentu yang akan menjadi pemicu asam urat. Apakah rambutan salah satunya? Berikut adalah ulasannya.

ads

Kandungan Buah Rambutan

Sebelum mengetahui pengaruh langsung buah rambutan, ada baiknya Anda mengetahui kandungan buah rambutan lebih dulu. Berikut adalah kandungannya:

  1. Rambutan memiliki kandungan karbohidrat yang bisa menjadi salah satu sumber energi.
  2. Rambutan memiliki kandungan protein yang bisa mengganti kerusakan pada sel dan menggati sel mati menjadi sel baru.
  3. Rambutan memiliki kandungan vitamin A yang bisa melarut kan air dalam buah rambutan dan bisa menyehatkan mata.
  4. Rambutan memiliki kandungan vitamin C yang bisa menjadi antioksidan untuk tubuh.
  5. Rambutan memiliki sumber mineral yang terdiri dari kalsium, zat besi, fosfor, niacin, potassium, zinc, magnesium.

Pengaruh Rambutan Pada Asam Urat

Berdasarkan kandungan diatas rambutan memang memiliki manfaat untuk asam urat namun juga memiliki bahaya jika dikonsumsi secara berlebihan. Pertama-tama Anda sebaiknya mengetahui manfaat rambutan. Berikut adalah manfaatnya:

  • Mencegah peradangan

Pada penderita asam urat peradangan adalah hal yang biasa terjadi. Pemicu asam urat bisa menjadi peradangan adalah karena penumpukan zat purin pada tubuh yang memicu kenaikan asam urat, kemudian asam urat menjadi kristal dan disalurkan oleh darah pada sela persendian, kemudian kristal akan mengendap dalam waktu cukup lama dan mulai meradang. Dengan konsumsi rambutan, Anda bisa mengurangi tanda-tanda asam urat tersebut dan mencegah adanya peradangan.

  • Meningkatkan fungsi ginjal

Ginjal merupakan organ utama yang memiliki sifat detoksifikasi dan membantu ekresi purin dalam tubuh. Di dalam ginjal terdapat banyak sekali limbah tubuh termasuk salah satunya adalah asam urat. Jika kondisi ginjal dalam keadaan buruk maka akan berpengaruh pada penumpukan. Karena normalnya asam urat yang masuk dalam tubuh akan diolah oleh ginjal kemudian di buang lewat urin dan feses, sedangkan jika fungsi ginjal terganggu purin malah akan meningkat dan memicu kenaikan asam urat di dalam tubuh. Kandungan mineral fosfor yang ada di dalam buah rambutan akan sangat bermanfaat untuk menetralkan toksin dan juga meningkatkan fungsi ginjal sehingga Anda tidak perlu khawatir karena ada toksin yang masih ada pada organ detoksifikasi tersebut atau ginjal.

Untuk memanfaatkan buah rambutan sebagai salah satu obat radang asam urat, Ansa bisa mengkonsumsi langsung buah nya. Pilih buah yang sudah matang. Atau Anda juga bisa mengolahnya menjadi jus rambutan.

Namun sayangnya, Anda dilarang mengkonsumsi rambutan secara berlebihan. Karena sangat perlu Anda ketahui bahwa rasa manis pada buah rambutan bersifat alkoholik sehingga jika rambutan terlalu matang maka kandungan gula yang ada di dalamnya akan berubah menjadi alkohol. Hal tersebut akan berpengaruh dan berdampak buruk pada kenaikan kolesterol dan jika terus dikonsumsi akan memicu terjadinya kenaikan asam urat. Rambutan juga sebaiknya tidak dikonsumsi oleh Anda yang memiliki penyakit diabetes dan kencing manis.

Selain itu, walaupun rambutan masuk dalam jenis buah yang rendah purin dan dinilai aman untuk penderita asam urat namun perlu Anda ketahui jika konsumsi berlebihan dan sering juga bisa merusak lambung dan usus Anda. Sehingga jika Anda sedang diet rendah purin sebaiknya jangan mengikut sertakan rambutan.

Sponsors Link

Berikut adalah beberapa buah untuk asam urat yang bisa Anda konsumsi dan tidak memiliki bahaya apapun untuk kenaikan asam urat Anda:

  • Ceri

Ceri memiliki manfaat sebagai zat anti inflamasi karena mengandung antosianin tinggi. Zat tersebutlah yang juga bermanfaat untuk membantu menurunkan kadar asam urat secara alami. Ceri bisa dikonsumsi 200 gram setiap hari pada penderita asam urat tinggi dan diyakini bisa menurunkan asam urat relatif cepat. Ceri untuk upaya pengobatan asam urat bisa dikonsumsi dengan cara di jus maupun dimakan langsung

  • Apel

Apel bisa menjadi mengurangi peradangan pada asam urat yang sudah mengalami pembengkakan tinggi. Apel bisa dikonsumsi dengan cara di jus  dan dicampur madu   maupun dimakan langsung. Anda yang tidak menderita asam urat pun bisa membantu pencegahan dengan mengonsumsi apel.

Jadi jika ada pertanyaan “Bolehkah penderita asam urat makan rambutan?” Maka jawabannya adalah boleh, namun dengan catatan tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sering karena rambutan memiliki manfaat serta bahaya untuk asam urat dan juga kesehatan

, , ,