Sponsors Link

Bolehkah Penderita Asam Urat Minum Air Dingin?

Sponsors Link

Saat cuaca terik, minuman dingin dan menyegarkan adalah pilihan favorit bagi banyak orang. Terasa menyegarkan begitu minuman itu melewati tenggorokan. Apalagi jika minuman dingin tersebut bercita rasa sesuai kegemaran kita. Tetapi harus diingat tidak semua minuman dingin layak dikonsumsi, terutama bagi seseorang yang mengidap penyakit tertentu.

ads

Bolehkah penderita asam urat minum air dingin? Jika Anda pengidap penyakit asam urat harus berhati-hati dalam memilih jenis minuman, termasuk minuman dingin. Ada beberapa jenis minuman yang menjadi pantangan bagi penderita asam urat, yaitu:

  1. Minuman bersoda

Softdrink atau minuman bersoda adalah jenis minuman yang sering kita temukan di pesta-pesta atau restoran cepat saji. Terasa nikmat di tenggorokan apalagi jika dalam kondisi dingin. Akan tetapi, kandungan soda dan juga gula yang ada di dalam minuman tersebut bisa memicu kenaikan kadar asam urat di dalam darah. Jadi, bagi Anda pengidap asam urat harus menghindari minuman yang satu ini.

  1. Minuman dengan pemanis buatan

Pemanis buatan sangat tidak disarankan bagi siapapun, baik yang sehat maupun yang mengidap penyakit tertentu. Gula tetap harus dikonsumsi karena mengandung kalori yang dibutuhkan oleh tubuh, hanya saja tidak berlebihan dalam mengonsumsinya. Terlalu sering  minum minuman yang mengandung fruktosa dapat menyebabkan diabetes dan obesitas, hal itu akan memperburuk terhadap kadar asam urat Anda.

  1. Minuman beralkohol

Semua jenis minuman beralkohol sangat tidak disarankan oleh siapa saja. Apalagi bagi pengidap asam urat. Minuman beralkohol yang tidak baik dikonsumsi adalah bir karena mengandung zat purin yang tinggi. Selain itu minuman ini bisa menyebabkan dehidrasi, sehingga akan membahayakan bagi kesehatan tubuh seseorang.

  1. Segala jenis minuman kaleng/instan

Minuman ringan seperti ini biasanya mengandung kadar gula tinggi dengan jenis  fruktosa. Mengonsumsi minuman seperti ini dapat mengakibatkan pertambahan berat badan karena timbunan kalori yang dihasilkan akan berubah jadi lemak dalam tubuh sehingga menstimulasi badan untuk memproduksi asam urat lebih banyak. Terutama jika kita kurang olah raga atau aktivitas yang mengeluarkan banyak keringat.

Pengidap asam urat dianjurkan harus banyak minum air putih. Kurang minum akan menyebabkan purin yang menumpuk akan mengkristal di persendian, hingga ke ginjal. Jika sudah mengendap di ginjal, akan membawa dampak yang lebih buruk bagi kesehatan tubuh. Asam urat, jika dibiarkan akan memicu penyakit-penyakit lain jika dibiarkan. Itu sebabnya salah satu cara mencegahnya dengan cara minum air putih sebanyak dua liter per hari.

Sebenarnya air dingin tidak membahayakan, namun kurang baik bagi kesehatan. Mengapa? Karena air dingin atau air es dapat membekukan lemak dalam darah kita. Sehingga membuat peredaran darah tidak lancar, akibatnya proses pembakaran lemak dan metabolisme tubuh akan terganggu.

Minuman dingin yang tidak mengandung zat pewarna dan perasa tidak dilarang bagi penderita asam urat, akan tetapi disarankan untuk tidak terlalu sering mengonsumsinya. Sebagian masyarakat Indonesia sering minum air es atau air dingin setelah selesai makan nasi, terutama jika makanan tersebut bercita rasa pedas. Asumsi mereka, dengan  minum air dingin akan segera menghilangkan rasa pedas tersebut.

Namun, ternyata terdapat fakta bahwa meminum air dingin setelah makan dapat memicu dampak buruk bagi kesehatan. Termasuk penderita asam urat. Mengonsumsi air dingin boleh saja dikonsumsi, tetapi tidak terlalu sering, karena dapat menimbulkan efek samping berikut ini:

  1. Membekukan makanan berminyak

Penderita asam urat, disarankan untuk tidak mengonsumsi makanan berlemak tinggi, karena akan menyebabkan kadar purin menjadi tinggi. Air dingin yang terlalu sering diminum dapat memperlambat proses pencernaan, karena makanan berminyak akan membeku dan penyempitan dinding usus. Sehingga makanan tidak terserap dengan baik. Akibatnya lemak akan semakin menumpuk dalam organ pencernaan kita.

  1. Menyebabkan pusing

Terlalu sering minum air dingin terutama saat cuaca panas dan suhu tubuh sedang banyak mengeluarkan banyak keringat karena aktivitas yang memicu kerja jantung lebih cepat, akan menyebabkan kepala pusing. Hal itu disebabkan karena perubahan suhu yang mendadak dengan masuknya air dingin ke dalam tubuh, akibatnya suplai oksigen berkurang termasuk ke otak.

Sponsors Link

  1. Membuat tubuh terus merasa haus

Minum air es ternyata bisa membuat hilangnya cairan tubuh secara cepat. Itu sebabnya kita sering merasa makin haus setelah minum es. Sedangkan untuk pengidap asam urat cairan dalam tubuh sangat diperlukan untuk membantu melarutkan zat purin yang menumpuk dalam persendian. Jika kurang cairan akibat kurang minum, maka purin tersebut akan menumpuk dalam ginjal dan efeknya semakin membahayakan kesehatan tubuh.

  1. Memicu terbentuknya batu ginjal

Minum air es atau es teh terutama setelah makan, mengakibatkan dampak buruk bagi kesehatan ginjal, yaitu beresiko pembentukan batu ginjal. Minum teh tidak dilarang bagi pengidap asam urat, yang tidak disarankan adalah es teh karena mengandung zat oxalate. Zat tersebut sebagai penyebab utama terbentuknya batu ginjal.

  1. Memperlambat detak jantung

Dalam jantung kita terdapat syaraf yang penting untuk kerja jantung, yaitu syaraf Vagus. Terlalu sering minum air dingin atau air es akan memperlambat kinerja syaraf tersebut. Syaraf Vagus memiliki peran penting dalam kegiatan tak sadar tubuh, misalnya detak jantung. Jika detak jantung terhambat otomatis bisa berakibat fatal bagi tubuh.

Mengonsumsi air putih dengan suhu normal jauh lebih baik daripada air es. Dengan uraian di atas tadi, disarankan bagi penderita asam urat tidak terlalu sering mengonsumsi air dingin. Kadar purin yang tinggi dalam persendian jangan sampai semakin menumpuk karena asupan air dingin yang menghambat metabolisme tubuh. Jika ingin mengonsumsi minuman dingin yang menyegarkan sebaiknya minumlah jus buah yang dibolehkan untuk penderita asam urat. Dengan catatan, tidak terlalu banyak mengandung gula.

Selain banyak mengonsumsi air putih, disarankan untuk menjaga kestabilan kadar purin dengan menghindari makanan sumber purin tinggi dan perbanyak olah raga, sehingga badan cepat berkeringat dan kebutuhan kita untuk asupan air putih semakin banyak. Untuk penderita asam urat sebaiknya mengonsumsi air putih jauh lebih banyak dari standar yang dibutuhkan tubuh, yaitu sekitar tiga liter perhari. Tergantung dari berat badan dan seberapa sering Anda berolahraga, hal itu untuk membantu melarutkan zat purin yang menumpuk di persendian agar bisa lebih cepat dibuang.

, , ,
Oleh :