Sponsors Link

15 Cara Mencegah Asam Urat Sejak Dini Terlengkap

Sponsors Link

Semakin bertambahnya usia seseorang biasanya akan semakin rentan terserang suatu penyakit, termasuk asam urat. Penyakit asam urat biasanya menyerang kaum lansia yang berusia diatas 40 tahunan. Namun, saat ini juga banyak penderita asam urat yang berasal dari kalangan yang lebih muda berusia 25-35 tahun. Hal ini dikarenakan semakin banyaknya masyarakat kita yang tidak mempedulikan kesehatan dengan menjalani pola hidup yang tidak sehat. Faktor pemilihan makanan bisa menjadi salah satu pemicu terganggunya kesehatan.

ads

Asam urat merupakan jenis penyakit yang menyerang daerah persendian pada tubuh. Asam urat menyebabkan terjadi pembengkakan pada sendi dan terasa nyeri. Asam urat dalam kategori yang lebih parah dapat menyebabkan terjadi peradangan sendi hingga berakibat kelumpuhan. Penyembuhan asam urat membutuhkan waktu yang tidak cepat, karena biasanya dokter hanya memberikan resep untuk meredakan pembengkakan dan nyeri saja, bukan untuk benar-benar menghilangkan asam urat.

Asam urat yang menumpuk pada tubuh bisa dikendalikan dengan budaya hidup yang lebih sehat, mengingat faktor utama penyebab asam urat adalah meningkatkan zat purin dalam darah dimana zat purin ini dibawa.oleh makanan. Asam urat merupakan bentuk limbah dari zat purin tersebut yang seharusnya dikeluarkan oleh tubuh melalui ginjal dalam bentuk urine.

Baca juga:

Kadar optimal asam urat dalam tubuh yaitu tidak lebih dari 7 mg/dL. Untuk menghindari terserang asam urat, Anda harus bisa menjaga kadar asam urat dalam tubuh Anda dan melakukan upaya-upaya pencegahan supaya  asam urat tetap dalam kadar yang normal. Melalui artikel ini Kami akan mengulas cara mencegah asam urat secara lengkap.

1. Menghindari Makanan yang Mengandung Purin Tinggi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa asam urat disebabkan karena asupan zat purin yang tinggi dalam tubuh. Secara ilmiah tentang apa itu zat purin, zat purin merupakan senyawa kimia yang penting bagi tubuh manusia yang memiliki struktur cincin ganda dan terdiri dari 6 sisi. Secara awam, zat purin merupakan senyawa kimia sebagai bagian dari pembentuk energi. Strukturnya hampir mirip dengan pirimidin pada basa DNA yang membentuk darah dan gen dalam tubuh manusia. Sehingga zat purin sendiri sebenarnya sangat dibutuhkan oleh manusia. Namun akan menjadi masalah jika kadar zat purin tersebut berlebihan yang akibatnya tidak dapat dicerna oleh tubuh dan dialirkan oleh darah menjadi zat asam urat berbahaya.

Zat purin sebenarnya tidak berbahaya, namun untuk penderita asam urat atau bagi yang pernah terserang asam urat, zat ini bisa menjadi salah satu jenis senyawa yang harus dan wajib dihindari. Zat purin ini terkandung pada beberapa makanan dan ikut terakumulasi pada tubuh jika penderita mengkonsumsi makanan tersebut. Jadi sebaiknya, jika Anda atau keluarga Anda ada yang pernah menderita asam urat atau ingin mencegah agar tidak terserang asam urat, sebaiknya mengurangi konsumsi makanan yang mengandung zat purin tinggi. Karena seseorang dengan potensi asam urat biasanya kadar asam uratnya mudah naik turun atau tidak stabil. Jenis-jenis makanan yang mengandung purin tinggi antara lain daging merah, jerohan hewan dan masih banyak lagi.

Baca juga: Pantangan Makanan bagi Penderita Asam Urat.

2. Mengurangi Asupan Minuman Berakohol

Untuk mencegah meningkatnya asam urat dalam tubuh, cara yang lain adalah dengan mengurangi asupan alkohol. Alkohol terbukti menjadi salah satu pemicu meningkatnya asam urat. Bagi Anda  yang suka mengkonsumsi alkohol, bahkan setiap hari, mulailah untuk mengurangi konsumsi alkohol Anda. Hal ini karena alkohol merupakan jenis minuman yang berpurin tinggi.

Meskipun Anda tidak pernah menderita asam urat, namun jika Anda seorang peminum, Anda bisa berpotensi terserang asam urat juga karena zat purin dalam tubuh Anda tidak dapat diserap dengan baik. Alkohol juga dipercaya menjadi pemicu kerusakan organ tubuh, seperti ginjal dan lambung. Padahal ginjal memiliki peran tinggi untuk membuang asam urat yang tidak berguna bagi tubuh.

Jika memang tidak bisa dipaksa untuk berhenti secara total, paling tidak Anda bisa mengurangi konsumsi alkohol Anda menjadi beberapa minggu sekali. Hal ini bisa memberikan kesempatan bagi tubuh untuk mengakumulasi zat purin menjadi senyawa bermanfaat karena masing-masing senyawa memiliki daya cernanya masing-masing.

Pada bir dengan kandungan alkohol 40% mengandung kadar zat purin yang sangat tinggi yang dihasilkan dari proses fermentasi saat pembuatannya. Alkohol bahkan dapat merangsang produksi asam urat pada organ hati. Mengkonsumsi alkohol yang berlebihan juga dapat merangsang produksi keton sebagai bahan kimia yang menimbulkan bau asam pada napas sehingga beresiko kerusakan pada ginjal.

Baca juga: Asam Urat pada LansiaAsam Urat pada Ibu Hamil.

3. Memperbanyak Minum Air Putih

Air putih dipercaya mampu mencegah berbagai jenis penyakit. Memperbanyak minum air putih setiap hari dapat meningkatkan kekebalan tubuh untuk terhindar dari penyakit. Hampir sebagian tubuh kita terdiri dari air, sekitar 50-70%, termasuk jaringan tubuh, jaringan kulit, sel-sel dan organ-organ. Sehingga mengkonsumsi air putih yang banyak setiap hari membantu untuk menjaga kinerja organ kita, termasuk menghindari dari serangan asam urat tinggi.

Anda dapat mengkonsumsi air putih hingga 12 gelas setiap hari. Air putih mineral atau minuman yang diionisasi lebih baik untuk dikonsumsi daripada air minum bersoda karena banyak mengandung garam. Bagi penderita asam urat, air putih merupakan solusi untuk membantu melarutkan asam urat yang menumpuk dalam tubuh. Masukan air putih yang banyak dalam tubuh juga dapat membantu meningkatkan kerja ginjal dalam mengeluarkan asam urat dalam tubuh melalui urin.

Baca juga: Pengobatan Asam Urat.

Sponsors Link

4. Rutin Mengonsumsi Susu

Asam urat merupakan penyakit yang menyerang bagian sendi dan tulang rawan pada sendi. Asam urat yang sudah terlalu parah dapat menyebabkan peradangan yang berakibat pada rusaknya jaringan tulang rawan pada sendi. Minum susu secara rutin setiap hari dapat menjadi salah satu cara mencegah penyakit asam urat.

Susu murni mengandung kalsium yang sangat tinggi dan baik untuk perbaikan tulang, terutama tulang rawan. Susu dapat meningkatkan kekuatan tulang, sehingga tulang Anda tidak akan mudah terserang penyakit dan menghindari terjadinya osteoporosis. Susu menjadi minuman sehat yang masih banyak diminati, sehingga Anda bisa mengkonsumsi susu setiap hari untuk mencegah terserang asam urat.

Selain kalsium yang tinggi, susu sapi juga mengandung lemak, mineral, macam-macam vitamin (D dan B), protein, potasium, yodium yang berperan dalam mengganti omega 3. Selain untuk memperkuat tulang, susu sapi memiliki kemampuan untuk mengontrol tekanan darah karena kalium, yodium meningkatkan fungsi tiroid, dan mencegah asam urat.

Baca juga: Penyebab Asam Urat Tinggi.

5. Menghindari Kegemukan atau Obesitas

Memiliki berat badan berlebihan tidak selalu menunjukkan bahwa seseorang berkecukupan dalam hal makanan. Berat badan yang berlebihan dapat menyebabkan obesitas yang dapat meningkatkan resiko penyakit kronis lebih tinggi daripada orang yang memiliki berat badan ideal. Orang yang mengalami obesitas memiliki pola makan yang berlebihan dan biasanya tidak memperhatikan efek samping makanan terhadap kesehatan tubuh. Pola makanan tak sehat inilah yang memicu asupan karbohidrat, protein dan lemak yang melebih kebutuhan normal tubuh.

Seseorang yang mengalami obesitas terserang resiko asam urat 4x lipat lebih tinggi. Faktor kegemukan inilah yang dapat memicu munculnya gejala asam urat pada usia dini. Berat badan yang berlebihan akan menyebabkan penekanan pada bagian sendi kaki. Pada orang yang memiliki obesitas, lemak yang berlebihan juga dapat menyebabkan berkurangnya fungsi ginjal. Sehingga asam urat yang tidak tersaring optimal oleh ginjal akan dialirkan ke bagian tubuh lain dan menumpuk pada persendian. Oleh karena itu, menjaga berat badan ideal menjadi salah satu cara mencegah asam urat tinggi.

Baca juga: Manfaat Lemon untuk Asam UratManfaat Jahe untuk Asam Urat.

6. Menghindari Konsumsi Obat-obatan yang Berpotensi Meningkatkan Asam Urat

Kandungan senyawa pada obat juga memiliki potensi untuk menyebabkan asam urat. Seseorang yang sedang dalam masa pengobatan, biasanya mengkonsumsi obat-obatan setiap hari untuk membantu proses penyembuhan. Akan tetapi, obat-obatan tertentu justru dapat memicu peningkatan kadar asam urat dalam tubuh. Jenis-jenis obat-obatan yang sebaiknya dihindari atau dikurangi, atau bisa juga diganti dengan jenis obat yang lain yang lebih aman adalah jenis obat berikut ini:

  • Obat levodopa yang digunakan pada penderita parkinson
  • Penggunaan obat niacin yang digunakan untuk meningkatkan HDL dalam darah
  • Obat yang mengandung aspirin
  • Jenis obat diuretik, salah satunya Thiazide.
  • Jenis obat anti-penolakan seperti cyclosporine yang biasanya dikonsumsi setelah melakukan transplantasi organ pada beberapa kondisi rematologi.

Jika Anda diharuskan mengkonsumsi obat tertentu dalam jangka waktu yang lama atau rutin digunakan sebaiknya mengonsultasikan terlebih dahulu pada dokter terkait efek samping penggunaan obat tersebut apalagi jika sebelumnya Anda sudah pernah mengalami asam urat.

Baca juga: Obat Herbal untuk Asam Urat.

Sponsors Link

7. Mengonsumsi Kopi dapat Mencegah Penumpukan Asam Urat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki kadar asam urat yang lebih rendah daripada peminum teh. Mengkonsumsi kopi dapat membantu menjaga asam urat tubuh Anda dalam keadaan stabil, karena pada seorang peminum kopi berkafein yang mengkonsumsi 3-4 gelas setiap hari dapat menurunkan asam urat tubuh sekitar 5 mg/dL. Oleh karena itu, kopi bisa menjadi alternatif untuk mencegah asam urat meningkat. Misalnya saja jika Anda ingin mengkonsumsi daging-dagingan yang terindikasi mengandung purin, maka Anda dapat mengimbangi dengan mengkonsumsi kopi untuk membantu menekan asam urat tersebut.

Baca juga: Manfaat Binahong untuk Asam Urat.

8. Memperbanyak Konsumsi Vitamin C

Makanan yang mengandung vitamin C tinggi umumnya digunakan untuk pengobatan asam urat. Pada obat-obatan yang dapat menurunkan asam urat biasanya memiliki kandungan vitamin ini. Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa pada uji terhadap lebih dari 40 ribu pria selama 20 tahun yang tidak memiliki riwayat asam urat, ketika diberikan asupan vitamin C secara rutin ternyata mampu menurunkan resiko terserang asam urat. Hal ini didukung juga dari penelitian dua orang pria yang satu mengkonsumsi placebo (tidak mengandung vitamin C) dan yang satu benar-benar mengkonsumsi vitamin C, ternyata hasilnya menunjukkan bahwa yang mengkonsumsi vitamin C mengalami penurunan kadar asam urat yang signifikan.

Vitamin C bekerja untuk membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh dengan mempercepat proses eliminasi pada ginjal. Selain itu, vitamin C mengandung zat antioksidan yang membantu menurunkan peradangan. Vitamin C dapat dijadikan asupan penting untuk mencegah meningkatnya asam urat dalam tubuh Anda. Dalam hal ini, Anda bisa rutin mengkonsumsi buah dan sayuran segar yang kaya vitamin C, seperti jeruk, mangga, pepaya, stroberi, paprika, dan brokoli adalah sumber vitamin C yang baik.

Baca juga: Tanda-Tanda Asam Urat.

9. Rajin Berolahraga

Olahraga yang rutin dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan.Olahraga juga dipercaya dapat mencegah meningkatnya asam urat dalam tubuh. Untuk mencegah timbulnya penyakit asam urat, Anda dapat melakukan olahraga paling tidak 2 kali seminggu. Jenis-jenis olahraga yang dapat Anda lakukan untuk mencegah asam urat:

  • Olahraga jalan kaki setiap pagi. Olahraga jalan kaki dipercaya dapat melancarkan peredaran darah, terutama jika dilakukan di pagi hari. Selain sebagai upaya mencegah asam urat, olahraga jalan kaki dapat mencegah penyakit darah tinggi dan rematik.
  • Olahraga peregangan. Anda dapat melakukan olahraga peregangan statis dan dinamis. Bisa dilakukan secara rutin setiap pagi dan sore hari, bisa dilakukan didalam rumah.
  • Olahraga bersepeda. Jenis olahraga ini dipercaya berguna untuk melancarkan peredaran darah dan menangkal radikal bebas.
  • Jogging. Ini jenis olahraga yang paling baik untuk mencegah asam urat dan rematik serta menyehatkan untuk jantung. Jogging bisa dilakukan baik pagi maupun sore hari dengan jalan cepat atau berlari kecil maupun dengan senam.

Baca juga: Khasiat Sidaguri untuk Asam Urat.

ads

10. Konsumsi Makanan Berserat Tinggi

Makanan berserat tinggi juga bisa dijadikan alternatif untuk upaya pencegahan asam urat. Makanan berserat tinggi bermanfaat untuk menurunkan asam urat dan membuat zat asam urat dalam tubuh tetap stabil. Serat berfungsi untuk membantu proses penyerapan asam urat ke aliran darah dan membuang kelebihan asam urat  tersebut melalui urin.

Makanan berserat adalah jenis makanan yang tidak dapat diserap oleh tubuh namun memiliki manfaat yang tinggi, salah satunya dapat melancarkan pencernaan. Rutin mengkonsumsi makanan berserat dapat menjaga kestabilan kadar asam urat dalam tubuh dengan menyerap asam urat yang terkandung dalam darah. Jenis-jenis makanan berserat yaitu seperti barley, kacang-kacangan brokoli, mentimun dan lain sebagainya.

Baca juga: Cara Mengobati Asam Urat dengan Daun Sirsak.

11. Konsumsi Makanan yang Mengandung Antioksidan

Zat antioksidan memiliki manfaat untuk menangkal radikal bebas. Radikal bebas merupakan salah satu sumber segala penyakit dalam tubuh manusia. Radikal bebas dalam tingkat tinggi dapat menyebabkan penyakit serius seperti kanker. Mengkonsumsi makanan-makanan yang kaya akan antioksidan tidak hanya berperan untuk mencegah asam urat saja, namun dapat menangkal jenis penyakit lain. Untuk digunakan sebagai cara mencegah penyakit asam urat, Anda dapat mengkonsumsi buah-buahan seperti strawberry, cherry, dan kulit manggis. Jenis buah-buahan tersebut dipercaya mampu mencegah asam urat tinggi.

Baca juga: Jus untuk Asam Urat.

12. Menjaga Kesehatan Tubuh

Asam urat dapat timbul dari hasil komplikasi dengan penyakit lain seperti diabetes, hipertensi, obesitas, kolesterol yang tinggi, hipotiroid atau gangguan tiroid, anemia hemolitik, psoriasis serta gangguan ginjal. Seseorang yang menderita penyakit tersebut memiliki kemungkinan terserang asam urat lebih mudah. Biasanya orang yang menderita penyakit tersebut akan mengonsumsi berbagai jenis obat dimana obat-obatan tertentu yang digunakan pada penderita diabetes, hipertensi dan jantung mengandung zat purin yang tinggi.

Penderita rematik juga memiliki resiko terserang asam urat. Sehingga, jika Anda ingin terhindar dari penyakit asam urat, Anda harus menjaga kesehatan Anda secara optimal, mengingat asam urat juga merupakan salah satu penyakit yang dapat timbul karena komplikasi dengan penyakit lain.

Baca juga: Perbedaan Asam Urat dan Rematik.

13. Menghindari Minuman dengan Kandungan Fruktosa Tinggi

Minuman yang manis biasanya mengandung kadar fruktosa yang tinggi. Fruktosa merupakan zat gula alami yang terkandung pada buah-buahan. Beberapa penelitian menunjukan bahwa minuman dengan kadar fruktosa berlebihan dapat meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit asam urat. Pada penderita asam urat, mengkonsumsi minuman manis berlebihan juga dapat memicu timbulnya penyakit lain seperti diabetes akibat meningkatnya kadar gula darah.

Bagi Anda yang sudah pernah mengalami asam urat, sebaiknya mulai menghindari minuman-minuman manis karena asam urat adalah jenis penyakit yang dapat kambuh setiap saat ketika kadar asam urat dalam tubuh meningkat kembali. Namun jika Anda belum pernah terserang asam urat, sebaiknya menghindari minuman manis ini untuk menekan asam urat dalam tubuh Anda.

Baca juga: Bahaya Asam Urat.

14. Jangan Sering-sering Mandi Malam

Orang yang terbiasa mandi malam lebih mudah terserang nyeri sendi. Hal ini dikarenakan adanya penyempitan pembuluh darah akibat hawa dingin yang menyebabkan berkurangnya suplai oksigen ke daerah persendian. Dampak lain mandi malam bagi kesehatan yaitu penuaan dini, nyeri otot, radang sendi dan gangguan metabolisme tubuh.Bagi orang-orang dengan kesibukan yang padat, mandi malam hari menjadi hal yang biasa.

Padahal dari zaman dahulu mandi malam hari dipercaya dapat menimbulkan gangguan kesehatan salah satunya adalah rematik. Asam urat merupakan cabang dari penyakit rematik yang sudah ketahap yang lebih serius. Mandi terlalu malam dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh. Jika Anda tidak ingin terserang asam urat, lebih baik menghindari mandi malam untuk mencegah meningkatnya asam urat dalam tubuh.

Baca juga: Fungsi Asam Urat.

15. Menggunakan Minyak Zaitun untuk Memasak

Sudah dijelaskan sebelumnya bahwa asam urat dalam tubuh meningkat karena salah satu faktor penyebabnya adalah asupan makanan yang mengandung purin tinggi. Menggunakan minyak zaitun untuk memasak dapat menjadi upaya pencegahan asam urat karena minyak zaitun dapat menetralkan asam urat dalam darah dengan menurunkan jumlah vitamin E yang berlebihan. Minyak zaitun mengandung zat klorin yang dapat mempercepat pengeluaran zat sisa bagi tubuh termasuk asam urat. Sehingga, jika terjadi kelebihan zat sisa dalam tubuh, minyak zaitun ini berfungsi untuk menetralkan.

Baca juga: Makanan untuk Penderita Asam Urat.

Pada dasarnya penyakit asam urat dapat dicegah melalui budaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan-makanan sehat. Setiap orang memiliki sistem metabolisme dan ketahanan tubuh yang berbeda-beda, sehingga respon terhadap faktor luar juga berbeda. Itulah beberapa upaya yang bisa Anda lakukan sebagai cara mencegah asam urat yang bisa menambah informasi bagi Anda. Mulailah untuk menjaga pola hidup yang lebih teratur dan sehat supaya terhindar dari berbagai jenis penyakit yang merugikan.

, , , ,



Oleh :
Kategori : Pencegahan