Sponsors Link

11 Cara Mengobati Penyakit Asam Urat dan Rematik Secara Alami

Sponsors Link

Penyakit asam urat tidak berbeda jauh dengan istilah rematik. Rematik merupakan istilah kedokteran Yunani yang mendeskripsikan perasaan nyeri, sakit dan kaku pada otot. Rasa linu terutama di daerah persendian tulang, panas dan bengkak merupakan salah satu tanda-tanda asam urat. Rasa radang pun menimpa penderita asam urat yang disebabkan oleh penumpukan kristal di daerah persendian akibat tingginya kadar asam urat di dalam darah atau biasa disebut dengan hyperuricemia. Dalam keadaan normal, asam urat akan terlarut dalam darah kemudian di proses dalam ginjal dan dikeluarkan melalui urin. Namun, apabila asam urat tersebut melebihi kapasitas, ginjal tidak sanggup menyaring secara maksimal sehingga akan mengendap di dalam tubuh.

ads

Banyak macam-macam metode untuk mengobati asam urat, baik secara medis atau tradisional. Pengobatan secara medis, bisa mengkonsumsi obat oral yang diberikan oleh dokter maupun terapi klinis. Pemberian obat-obatan seperti NSAID (Non-Steroid Anti-Inflammtory Drugs) untuk serangan asam urat akut, azopropazon, colchicine, steroid dan allopurinol. Namun, obat sintetis memiliki efek samping yang lebih sering dijumpai seperti halnya mual dan muntah, diare dan nyeri abdomen yang terjadi pada 80% pasien sehingga jika tidak dikontrol sesuai petunjuk dokter akan menimbulkan efek yang sangat fatal.

Sedangkan secara tradisional dengan mengkonsumsi tanaman-tanaman obat atau herbal alami. Efek penyembuhan bersifat bertahap dan tidak langsung bisa konstan. Cara mengobati penyakit asam urat dan rematik secara alami yaitu:

1. Air rebusan seledri

Seledri (Apium graveolens) merupakan tanaman tradisional yang diasumsikan dapat menyembuhkan asam urat. Para herbalis Amerika Utara sudah menkonsumsi seledri ini secara konsisten untuk mengobati segala jenis rematik termasuk asam urat. Khasiat seledri untuk asam urat terdapat pada kandungan apiin yang bersifat diuretik yakni sebagai pendorong air seni sehingga kandungan purin dalam tubuh dapat keluar melalui urin.

Pemberian air rebusan seledri mampu menurunkan kadar asam urat selama 2 minggu. Cara membuatnya yaitu daun seledri dan batangnya sebanyak 10 gr biji, diiris dan direbus ke dalam 600 cc air hingga tersisa 200 cc air. Diminum selama 2-3 kali sehari.

2. Lobak Putih

Lobak putih adalah salah satu tanaman tradisional yang bisa dikonsumsi oleh penderita asam urat karena tanaman ini banyak mengandung air, rendah purin dan lemak. Lobak putih memiliki khasiat yaitu dapat merangsang hepar untuk meningkatkan produksi empedu yang berfungsi mengabsorpsi lemak dalam tubuh. Selain itu, lobak putih bersifat diaforetik yaitu dapat menjaga keseimbangan tubuh dengan mengeluarkan keringat sehingga akan seimbang dengan air atau asupan makanan yang masuk keluar tubuh. Cara membuat mengkonsumsi lobak putih ini yaitu dengan lobak putih diblender dan dicampurkan dengan jeruk nipis dan sirsak manis.

3. Biji rami

Biji Rami (Linum usitatissium) atau flax seed oil merupakan tanaman yang berasal dari Kanada Barat, memiliki kandungan omega-3, omega-6 dan omega 0, vitamin B, dan kalium. Asam lemak omega-3 dalam biji rami diubah menjadi asam eicosapentaenoic (EPA), yaitu asam lemak omega-3 yang terdapat dalam minyak ikan. EPA ini memberikan perlindungan terhadap jantung, tekanan darah tinggi, dan keropos tulang. Minyak biji rami dapat diminum dengan dicampur dalam makanan atau digunakan sebagai campuran salad buah.

4. Nanas

Kristal asam urat dapat mengalami dekomposisi oleh enzim bromelain yang terdapat dalam nanas sehingga dapat menghilangkan rasa sakit ataupun nyeri pada penderita asam urat. Kandungan vitamin C pada nanas dapat meningkatkan ekskresi asam urat melalui urin sehingga asam urat dalam tubuh dapat berkurang. Cara mengobati asam urat dengan nanas dengan dibuat jus atau dimakan buahnya secara langsung. Berdasarkan penelitian (Sutanto, 2013) bahwa untuk setiap 500 mg peningkatan dosis vitamin C harian, resiko asam urat mampu turun sampai 17%.

5. Daun Salam

Daun salam merupakan obat yang mengandung senyawa flavonoid, bersifat menghilangkan gejala inflamasi dan mampu menurunkan kadar asam urat dalam darah, sebagai diuretik dan analgetik. Sebuah riset menyebutkan bahwa ekstrak daun salam sudah terbukti dapat menurunkan kadar asam urat darah berdasarkan hasil uji pra klinik pada binatang coba (mencit) yang bekerja dengan cara menghambat hipoxantin menjadi xantin. Daun salam dalam pengobatan asam urat dapat dilakukan dengan meminum rebusan 10 lembar daun segar.

Sponsors Link

6. Temu putih

Dalam pemanfaatan obat tradisional asam urat dan rematik, temu putih bisa digunakan pada bagian rimpang, segar atau yang telah dikeringkan. Temu putih memiliki manfaat sebagai anti-peradangan, antikanker, antitumor dan analgesik (pereda rasa sakit).  Dosis pemakaian temu putih yaitu 3 – 10 g kering (untuk selain kanker), direbus dan diminum airnya. Untuk pemakaian luar, haluskan rimpang temu putih, lalu ditempelkan pada bagian yang sakit.

7. Sereh Wangi

Sereh wangi (Andropogon nardus L.) mempunyai efek farmakologis sebagai antiradang (antiinflamasi), menghilangkan rasa sakit (analgetik), melancarkan sirkulasi darah dan meridian. Selain itu dapat digunakan untuk pereda nyeri otot dan sendi (rematik artritis), badan pegel linu, nyeri lambung, kembung, sakit kepala, batuk dan memar. Dosis pemakaian yaitu sereh setengah batang, daun salam 10 lembar dan air 700 ml kemudian direbus hingga air tersisa kurang lebih 200 ml, diminum dua kali sehari.

8. Sembung

Sembung merupakan tanaman perdu dengan marga familia, Compositac atau Ascraccae. Tanaman ini memiliki istilah sebutan yang berbeda di beberapa daerah, seperti halnya capa (Melayu), sembung (Sunda), sembung legi (Jawa), Kamandhin (Madura dan madikapu (Ternate). Sembung bersifat diuretik sebagaimana air rebusan seledri sehingga dapat melancarkan proses detoksifikasi tubuh dan melancarkan saluran eksresi ginjal.

Sembung juga dapat dimanfaatkan sebagai pereda nyeri sendi rematik. Beberapa kandungan kimiawi pada sembung yaitu borneol, cineole, limonence dan di-methyl ether phoroacetophenone. Cara pemakaian sembung sebagai obat asam urat dan rematik, yaitu daun kering sebanyak 9 – 15 gram atau daun segar sebanyak 15-30 gram direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, diminum airnya.

Sponsors Link

Ramuan Tradisional untuk Asam Urat dan Rematik

Terdapat beberapa ramuan alami yang berasal dari beberapa daerah, mungkin ini bisa dijadikan referensi alternatif untuk mengobati asam urat dan rematik:

1. Ramuan dari Provinsi Sulawesi Selatan

Bahan:

  • putir malu merah 3 herbal
  • Daun salam 1 lembar
  • Suruhan 3 lembar
  • Alang-alang ½ genggam
  • Keji beling 2 lembar
  • Air 1 liter

Semua bahan direbus dalam air 1 liter kemudian di saring menjadi 3 gelas. Diminum 3 kali sehari 1 gelas sampai kadar asam urat menurun.

2. Ramuan dari Provinsi Sumetra Utara

1 genggam sereh kering direbus ke dalam 3 liter air sampai mendidih. Hari berikutnya, ampasnya direbus lagi untuk 2 hari ke depan. Diminum 3 kali sehari 1 gelas.

3. Ramuan dari Provinsi Kalimantan Timur

Temulawak, kencur, air dan secukupnya. Bahan diparut atau diblender dan direbus sampai mendidih. Jika tidak suka rasa pahit, bisa ditambahkan dengan madu.

Cara mengobati penyakit asam urat dan rematik di atas tidak akan berhasil secara maksimal jika tidak diimbangi dengan gaya hidup sehat. Pantangan-pantangan pola hidup atau makanan bagi penderita asam urat dan rematik harus dihindari, seperti halnya tidak meminum minuman yang mengandung alkohol, menghindari makanan yang mengandung purin dan meminum banyak air putih setiap hari. Jika sebelumnya sudah mempunyai dokter konsultan, sebaiknya anda mendiskusikannya terlebih dahulu dalam penggunaan obat-obatan herbal maupun medis tersebut. Semoga bermanfaat.

, , , ,



Oleh :
Kategori : Herbal