Sponsors Link

4 Cara Pemeriksaan Asam Urat Darah

Sponsors Link

Setiap orang tentu pernah mengalami rasa nyeri dan ngilu di persendian baik di kaki, lutut, tangan dan bagian jari jemari. Banyak yang beranggapan itu hanya sekedar penyakit biasa atau orang awam menyebutnya rematik. Banyak masyarakat yang mengartikan sama antara rematik dan asam urat (gout) dengan gejala yaitu nyeri disertai rasa ngilu, namun secara medis keduanya memiliki arti yang berbeda. Berikut penjelasan perbedaan asam urat dan rematik.

ads

Penyakit asam urat adalah penyakit yang ditandai dengan adanya rasa nyeri pada persendian seperti sendi kaki, tangan, lutut, dengkul bahkan betis, adapun penyebab nyeri dikarenakan banyaknya zat purin yang terkandung dalam tubuh yang dimana zat tersebut tidak dapat dikeluarkan oleh tubuh secara baik. Dimana darah membawanya ke ginjal untuk disaring, dan sisanya dibuang melalui urine. Jika tubuh memproduksi asam urat secara berlebihan dan ginjal tidak mampu lagi membuangnya, maka bisa terjadinya peradangan sendi karena terbentuknya kristal padat pada sendi-sendi.

Sedangkan penyakit rematik bisa terjadi dikarenakan adanya kelainan sistem imun sehingga menyebabkan peradangan, pengapuran dan pengeroposin pada tulang. Yang diserang oleh rematik adalah tulang, sedangkan asam urat adalal persendian. Rematik juga bisa menyebabkan osteoporosis bila tidak segera ditangani. Untuk mengetahui apakah Anda memiliki gejala asam urat atau tidak kali ini yang akan kita membahas cara mendeteksi asam urat secara dini. Berikut cara pemeriksaan asam urat:

1. Pemeriksaan Fisik

Jika mengalami gejala seperti rasa nyeri yang tak tertahankan, ngilu disertai panas dan adanya pembengkakan pada salah satu sendi yang disebutkan di atas alangkah baiknya Anda segera memeriksakan kondisi ke dokter yang terdekat dirumah AndaPastikan sebelum kondisi semakin parah Anda sudah mendapatkan penanganan oleh tim medis. Dokter akan memberikan obat penghilang rasa sakit dan menyarankan tindakan apa yang akan dipilih nantinya. Waspadai bahaya asam urat! Jika tidak diobati, tentu akan berdampak negatif untuk tubuh. Semakin menunda pemeriksaan dini maka semakin parah rasa sakit yang Anda derita.

2. Pemeriksaan Laboratorium

Pemeriksaan laboratorium digunakan untuk mengetahui secara jelas apakah kadar yang terkandung dalam tubuh Anda dalam batas normal ataukah berlebih. Dengan pemeriksaan darah dan tes urine dokter bisa mendeteksi gejala asam urat secara jelas dan terbukti. Hal ini lebih mudah dilakukan dibanding dengan tes laboratorium lainnya, apabila kadar asam urat Anda tinggi, tetapi tidak ada keluhan gout, Anda mungkin tidak memerlukan pengobatan. Sebaliknya, jika kadar asam urat normal tetapi mengalami gejala gout, berarti asam urat sudah mengkristal dan memerlukan pengobatan.

3. Pemeriksaan Radiologis

Sedangkan pemeriksaan radiologi dilakukan dengan cara CT scan, MRI (Magnetik Resonansi Imaging) atau dengan media kontras. Dengan demikian gejala yang dialami terdeteksi secara detail. Dengan menjaga pola makan dan minum yang sehat tentu jauh lebih baik menghindari daripada mengobati. Pemeriksaan sendi dengan menggunakan foto sinar X atau rontgen, sebenarnya tidak harus dilakukan. Terkecuali kalau penderita sudah mengalami deformatis atau perubahan bentuk dari sendi. Kemungkinan besar sudah terjadi kerusakan pada struktur sendi. Di sinilah perlunya dilakukan tindakan seperti foto rontgen, biasanya kasus ini hanya untuk pasien dengan tingkat stadium gout kronis.

Sponsors Link

4. Pemeriksaan Enzimatis dan Holistik

Cara pemeriksaan asam urat selanjutnya dengan pemeriksaan enzimatis dan holistik. Yang dinamakan pemeriksaan enzimatis ialah pemeriksaan asam urat dengan menggunakan enzim tertentu, enzim tersebut digunakan untuk mengetahui penyakit apa yang diderita oleh pasien, biasanya penyakit yang diriwayatkan secara genetik akan disarankan melakukan tes enzimatis dengan menggunakan teknologi dan metode yang canggih. Tujuan pemeriksaan ini dilakukan guna menemukan organ mana yang terganggu dalam tubuh.

Setelah itu baru dilakukan pemeriksaan holistik ialah pemeriksaan yang detail dan lengkap dimana pemeriksaan dilakukan dari mulai kapan terjadinya rasa nyeri dan bagaimana dapat terjadinya nyeri tersebut. Setelah itu dilihat dari riwayat kesehatan pasien barulah dilakukan diagnosis lebih lanjut.

Sponsors Link

Jelaslah bahwa penyakit asam urat ini jika tidak diperiksakan secara tepat akan menimbulkan semakin parah dan bahkan bisa mengakibatkan kelumpuhan. Akibat asam urat meningkat tinggi juga dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti kebutaan, diabetes, jantung sampai gagal ginjal. Jika Anda memiliki riwayat dan gejala asam urat, jangan sungkan untuk segera berobat agar terhindar dari penyakit lainnya.

Setelah Anda mengetahui gejala penyakit ini dan melakukan tindakan medis, maka langkah selanjutnya yaitu jalani pola hidup sehat. Dengan menjauhi pantangan bagi penyakit asam urat yang dapat menyebabkan asam urat Anda datang lagi. Hindari yang bisa memicunya, dengan tetap rajin berolahraga, berpikiran positif serta rutin memeriksakan kesehatan minimal di klinik terdekat. Menghilangkan penyakit ini memang tidak mudah tetapi mencegah rasa nyeri kambuh itu lebih baik. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

, , ,



Oleh :
Kategori : Pengobatan