Sponsors Link

Penggunaan Obat Celecoxib Untuk Asam Urat Tinggi

Sponsors Link

Penyakit asam urat menjadi salah satu jenis penyakit yang belakangan ini tidak hanya diderita oleh mereka yang sudah berumur tua namun juga bagi seseorang yang masih muda. Permasalahan penyakit kronis tersebut terjadi karena pola hidup yang tidak sehat termasuk pola makan yang sembarangan. Konsumsi makanan yang terlalu banyak mengandung zat purin menjadi salah satu pemicu utama terjadinya penyakit asam urat pada seseorang.

ads

Zat purin dapat dimetabolisme oleh enzim xanthin oksidase dalam proses pembentukan asam urat di dalam tubuh. Gejala atau tanda tanda asam urat seperti nyeri dan pembengkakan akan terjadi ketika kadar asam urat di dalam tubuh melebihi kadar asam urat normal yang menjadikan adanya penimbunan kristal asam urat berlebih tersebut di daerah persendian. Bentuk kristas asam urat yang berupa kristal jarum menjadi pemicu terjadinya gejala yang ada.

Kondisi penyakit asam urat dapat diatasi dengan cara mengatur pola makan dan juga dengan menggunakan obat obatan baik obat penurun kadar asam urat maupun obat nyeri dan bengkak untuk gejala yang ada. Salah satu jenis obat nyeri dan peradangan yang digunakan dalam mengatasi penyakit asam urat tersebut adalah obat celecoxib. Berikut ini beberapa penjelasan mengenai fungsi, dosisi, kombinasi, efek samping terkait penggunaan celecoxib untuk asam urat dalam uraian di bawah ini.

Celecoxib merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat antiinflamasi non steroid yang digunakan dalam mengatasi kondisi nyeri, bengkak, maupun demam. Sebagai obat yang termasuk dalam kategori OAINS atau NSAID, maka mekanisme kerjanya tentu menghambat pembentukan prostaglandin sebagai senyawa yang dapat memicu terjadinya nyeri pada bagian tubuh tertentu.

Celecoxib tentu memiliki perbedaan dibandingkan dengan obat golongan NSAID lain seperti asam mefenamat, piroxicam, dan meloxicam. Celecoxib memiliki hambatan yang lebih spesifik terhadap enzim COX – 2 atau cyclooxygenase-2 sebagai enzim yang secara spesifik lebih membentuk prostaglandin. Hambatan yang lebih spesifik tentu akan menghasilkan efektifitas yang lebih baik serta mengurangi efek samping yang ada akibat hambatan pada enzim COX – 1.

Efek buruk penggunaan NSAID juga akan lebih baik dibandingkan dengan jenis obat selain celecoxib sebagai COX 2 spesifik inhibitor. Enzim COX – 1 berkerja untuk memproteksi usus halus maupun lambung sehingga dapat menimbulkan efek samping seperti tukak lambung. Celecoxib tentu lebih aman dibandingkan dengan NSAID non spesifik lain. Di apotek apotek, celecoxib dijual dengan nama celebrex dan novexib.

Celecoxib digunakan dalam pengobatan asam urat untuk membantu mengatasi munculnya gejala asam urat seperti bengkak dan rasa nyeri yang cukup sakit. Untuk mengatasi kondisi gejala tersebut, dosis yang perlu diberikan dalam penggunaan celecoxib adalah sebanyak 200 mg per hari dengan pemberiannya 2 kali sehari. Penggunaan obat celecoxib dalam mengatasi masalah asam urat memang biasanya akan direkomendasikan oleh dokter ketika pasiennya tersebut memiliki masalah pada lambung atau beresiko mengalami tukak lambung.

Obat celecoxib tentu tidak dapat digunakan sendiri dalam mengobati asam urat karena celecoxib sebagai obat golongan non steroid anti inflamsai drug atau NSAID hanya akan membantu mengurangi dan mengatasi rasa nyeri yang muncul pada penderita asam urat. Untuk dapat mengobati asam urat secara penuh tentu penggunaan celecoxib harus dikombinasikan dengan obat penurun asam urat lain seperti :

Allpurinol merupakan jenis obat asam urat yang sangat familiar digunakan baik bagi para penderita penyakit asam urat maupun mereka yang belum mengalami asam urat karena hampir semua orang yang mengalami peningkatan asam urat di dalam darah melebihi batasnya pasti mendapatkan resep berisi obat allopurinol untuk asam urat tersebut. Allopurinol membantu menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh dengan cara menghambat enzim xanthine oksidase yang berperan dalam proses pembentukan asam urat di dalam tubuh. Penggunaan allopurinol dan celecoxib tidak ada interaksi keduanya sehingga cukup aman.

  • Probenecid

Probenecid untuk asam urat merupakan jenis obat yang juga dapat membantu menurunkan kadar asam urat di dalam darah dan aman dikombinasikan dengan celecoxib dibandingkan obat NSAID lainnya ynag kebanyakan berinteraksi menyebabkan resiko efek samping yang lebih besar. Obat probenecid merupakan golongan urikosurik yang bekerja dengan cara membantu ginjal mengeksresikan asam urat yang berlebih di dalam darah Sehingga secara tidak langsung kadar asam urat akan berangsur turun hingga batas normalnya.

  • Febuxostat

Obat febuxostat lebih memiliki efektifitas yang lebih baik dalam menurunkan kadar asam urat di dalam darah dibandingkan dengan allopurinol yang secara mekanisme obat termasuk dalam golongan yang sama yakni golongan penghambat enzim xanthin oksidase. Karena efektifitasnya yang lebih baik dan dapat dikombinasikan dengan celecoxib, febuxostat lebih mahal dibandingkan dengan allpurinol.

Itulah beberapa penjelasan mengenai obat celecoxib untuk asam urat yang perlu diperhatikan dengan baik. Penggunaan celecoxib untuk asam urat digunakan sebagai obat yang dapat meredakan nyeri dan pembengkakan akibat kristal jarum asam urat yang menumpuk di persendian. Meskipun obat celecoxib dalam penjelasan diatas memiliki efek samping yang lebih baik dibandingkan dengan NSAID non selektif lainnya namun penggunaannya tetap perlu diperhatikan untuk menghindari efek samping yang ada.

Celecoxib digunakan setelah mengkonsumsi makanan dan sebaiknya tidak melebihi dosisi yang ditetapkan. Untuk obat celecoxib tersebut hanya dikombinasikan dengan obat penurun kadar asam urat. Karena efektifitas yang lebih baik dibandingkan NSAID non selektif dan efek sampingnya yang tentunya lebih ringan maka seringkali penggunaan celecoxib tidak dikombinasi dengan jenis obat nyeri lainnya.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan