Sponsors Link

4 Jenis Penyakit Asam Urat dan Cara Mengatasinya

Sponsors Link

Asam urat bukanlah merupakan penyakit melainkan suatu substansi yang dihasilkan oleh tubuh kita. Asam urat pada tubuh kita memiliki beberapa fungsi antara lain sebagai antioksidan yang mampu menetralkan radikal bebas dalam tubuh kita, asam urat memiliki peran penting dalam sistem pertahanan tubuh kita dan selain itu juga berperan sebagai neuroprotektif.

ads

Beberapa penyakit sistem saraf seperti penyakit parkinson dan alzheimer yang memiliki kadar asam urat rendah dipercaya bahwa asam urat memiliki efek neuroprotektif atau yang berperan sebagai pelindung saraf. Namun dipercaya bahwa efek berbahayanya lebih banyak dibandingkan manfaatnya apabila kadar asam urat tinggi, oleh karena itu mengontrol kadar asam urat sangatlah penting.

Baca juga:

Asam urat sendiri memiliki kadar normal yaitu 2,4-6 mg/dL untuk wanita dan 3,4-7 mg/dL untuk pria. oleh karena kadarnya yang bervariasi, terdapat beberapa jenis penyakit asam urat yang mungkin terjadi pada manusia. Secara umum kadar asam urat dipengaruhi oleh 2 proses yaitu produksi asam urat dan pembuangan asam urat oleh ginjal. Asam urat merupakan hasil akhir dari metabolisme purin, suatu substansi yang terdapat pada DNA dan RNA manusia.

Daftar Penyakit yang Berhubungan dengan Asam Urat

Berikut ialah jenis penyakit asam urat dimana terjadi peningkatan kadar asam urat beserta gejala yang menyertainya:

  • Arthritis Gout

Arthritis gout merupakan penyakit yang disebabkan oleh kenaikan kadar asam urat paling sering terjadi. Gout terjadi karena terkumpulnya asam urat dalam bentuk kristal monosodium urat pada jaringan di sekitar sendi. Kejadian gout akan meningkat apabila diikuti dengan kondisi obesitas, konsumsi alkohol, atau konsumsi makanan yang mengandung purin seperti hati, usus, melinjo, bayam, dan banyak lagi secara terus-menerus.

Gejala: Nyeri mendadak pada salah satu sendi, umumnya sendi pada jari tangan atau kaki. Kemerahan pada sendi. Keterbatasan gerak, bengkak pada sendi.

Gout arthritis terdiri dari 3 stadium yaitu stadium akut, stadium interkritikal dan stadium kronis. Pada stadium kronis, mampu menghasilkan komplikasi seperti tophi, tonjolan kecil putih atau kuning yang biasanya tidak nyeri, dan kerusakan sendi.

  • Acute Uric Acid Nephropathy

Acute uric acid nephropathy ialah terminologi yang digunakan untuk gagal ginjal  akut yang disebabkan oleh obstuksi tubulus renal oleh urat dan kristal asam urat. Biasanya terjadi pada keganasan atau kanker seperti leukemia dan limfoma dimana terdapat banyaknya sel yang rusak karena agen kemoterapi dan terapi radiasi.

Kondisi ini mirip seperti gout, karena banyaknya purin yang dikeluarkan oleh sel yang rusak akan membuat kadar asam urat meningkat, lalu kadar asam urat ini akan membentuk kristal-kristal namun kali ini kristal tersebut terbentuk di pembuluh-pembuluh darah kapiler di dalam ginjal yang merupakan organ vaskuler. Karena kristal tersebut, tekanan tubulus akan meningkat yang akan menyebabkan kenaikan tekanan intraginjal, dan akan mengurangi aliran darah ke ginjal sehingga filtrasi glomerulus akan menurun yang akan berakhir menjadi gagal ginjal akut.

Gejala: Biasanya terjadi 1-2 hari setelah kemoterapi, gejala lainnya ialah mual, muntah, lemas, dan kejang-kejang. Oliguria atau penurunan produksi urin juga mungkin terjadi.

  • Uric Acid Nephrolithiasis

Uric acid nephrolithiasis merupakan terminologi untuk batu ginjal yang terjadi karena pengendapan asam urat. Batu ginjal jenis ini terjadi pada 5-10% dari seluruh kasus batu ginjal. Asam urat merupakan asam lemah dan umumnya ditemukan pada bentuk nonion dan sangat mudah mengendap, sebagai perbandingan ion urat sangat mudah larut. Kenaikan kadar asam urat oleh karena sebab apapun akan meningkatkan kejadian terjadinya batu ginjal asam urat.

Gejala: Orang dengan hyperuricosuria atau urin dengan asam urat tinggi memiliki resiko lebih tinggi terkena batu ginjal asam urat. Umumnya pasien menderita gout, nyeri pada bagian samping belakang regio abdomen, dysuria atau nyeri saat berkemih, sering ditandai dengan demam, mual, muntah, dan infeksi saluran kemih.

Sponsors Link

  • Lesch-Nyhan Syndrome

Lesch-Nyhan syndrome merupakan kelainan genetik karena mutasi gen HPRT (Hypoxanthine-guanine Phosphoribosyl Transferase), memainkan peran penting dalam daur ulang basa purin, pada kromosom X, oleh karena itu Lesch-Nyhan syndrome lebih banyak terjadi pada pria karena untuk terkenan sindrom ini dibutuhkan 1 mutasi kromosom X sedangkan pada wanita perlu mutasi kedua kromosom X.

Gejala: terdapat 3 kondisi mayor yaitu produksi asam urat berlebihan (hiperurisemia), gangguan neurologik , dan masalah perilaku.

Penanganan Kasus Asam Urat

Berikut ialah penanganan jenis penyakit asam urat berdasarkan diagnosisnya:

  • Arthritis Gout

Gout memiliki 3 stadium, setiap stadium memiliki penanganan yang berbeda. Pada stadium akut, umumnya terjadi serangan yang berupa nyeri, oleh karena itu penanganan utamanya ialah mengurangi nyeri dengan cara mengompres bagian yang nyeri dengan air dingin atau dengan obat-obatan anti nyeri seperti golongan OAINS (Obat Anti Inflamasi Non Steroid), kortikosteroid atau obat yang sering dipakai pada nyeri gout yaitu kolkisin.

Pada stadium interkritikal dimana serangan sudah mereda, maka dilakukan modifikasi gaya hidup seperti mengurangi berat badan, mengurangi konsumsi alkohol atau mengurangi konsumsi makanan dengan kandungan purin tinggi. Selain itu kolkisin dipakai untuk mencegah serangan selanjutnya dan obat penurun asam urat seperti allopurinol dan probenecid juga digunakan.

Pada stadium kronis, serangan akan terjadi pada waktu kurang 1 tahun, pada fase ini tujuan penanganan selain mengurangi serangan ialah mencegah terjadinya komplikasi seperti tophi dan kerusakan sendi. Obat yang digunakan biasanya ialah allopurinol, probenecid dan tambahan vitamin C untuk menurunkan asam urat. Selain itu modifikasi gaya hidup juga tetap dilanjutkan.

Baca: Pantangan Makanan bagi Penderita Asam Urat

Sponsors Link

  • Acute Uric Acid Nephropathy

Seperti penjelasan diatas, acute uric acid nephropathy umumnya terjadi karena kemoterapi dan radioterapi pada pasien dengan leukemia dan limfoma akan meningkatkan asam urat. Oleh karena itu tujuan penanganan pada kondisi ini ialah untuk mencegah komplikasi. Terapi yang digunakan ialah obat-obatan golongan Xantine Oxidase Inhibitor, contohnya ialah allopurinol.

  • Uric Acid Nephrolithiasis

Pada penyakit batu ginjal asam urat, tujuan penanganan ialah untuk mencegah terjadinya pembentukan batu ginjal. Kondisi batu ginjal umumnya sering terjadi pada orang dengan gout, oleh karena itu menghindari gout dengan mengontrol kadar asam urat ialah cara terbaik. Modifikasi gaya hidup menjadi pilihan terbaik apabila kenaikan kadar asam urat masih belum terjadi serangan gout, apabila telah terjadi serangan modifikasi gaya hidup dilanjutkan dengan obat-obatan seperti allopurinol dan probenecid bisa menjadi pilihan.

  • Lesch-Nyhan Syndrome

Pada Lesch-Nyhan syndrome, pendekatan terapi ialah mengatasi ketiga gejala mayor. Untuk mengontrol kadar asam urat agar tidak terjadi gout dan batu ginjal, maka obat-obatan seperti allopurinol harus dikonsumsi bersama dengan hidrasi yang baik. Untuk gangguan neurologik diperlukan obat-obatan. Untuk masalah perilaku, perlu dilakukan tehnik modifikasi-perilaku dan obat-obatan.

Selain obat-obatan, terdapat juga beberapa obat tradisional yang bisa digunakan untuk mengontrol kadar asam urat seperti:

Demikian informasi mengenai jenis penyakit asam urat dan cara penanganannya. Semoga bermanfaat.

, , , , ,