Sponsors Link

Keji Beling untuk Asam Urat – Kandungan, Manfaat dan Penggunaannya

Sponsors Link

Penyakit asam urat menjadi salah satu jenis permasalahan kesehatan yang sering terjadi di masyarakat terutama pada usia usia yang relatif sudah tua mengingat adanya masalah pada metabolisme di dalam tubuh. Belakangan ini penyakit asam urat yang terjadi akibat adanya peningkatan kadar asam urat di dalam tubuh diatas normalnya tersebut banyak juga dialami oleh penderita dengan usia lebih mudah akibat gaya hidup yang salah dan terlalu banyak mengkonsumsi makanan dengan kandungan zat purin.

ads

Zat purin menjadi senyawa yang akan dimetabolisme oleh enzim xantin oksidase dalam proses pembentukan asam urat. Tingginya kadar zat purin tersebut menyebabkan peningkatan kadar asam urat di dalam tubuh yang sulit untuk dieksresi sehingga menyebabkan penumpukan kristal asam urat berbentuk jarum pada sendi sendi gerak yang memicu munculnya gejala penyakit asam urat yakni nyeri hebat dan lama kelamaan akan memicu terjadinya pembengkakan.

Keadaan asam urat sebagai penyakit kronis harus diatasi dan dicegah agar tidak kambuh dan muncul serangan kembali. Dalam proses mengatasinya, penderita dapat mengkonsumsi beberapa jenis obat obat baik traditional maupun medis. Salah satu jenis obat traditional yang belakangan ini cukup familiar sebagai obat asam urat adalah keji beling. Berikut ini beberapa penjelasan mengenai kandungan, cara konsumsi, manfaat keji beling untuk asam urat dalam ulasan di bawah ini.

Menurut sumber dari wikipedia, keji beling merupakan tumbuhan semak yang tingginya mencapai kurang lebih 1-2 m, memiliki bentuk batangnya yang beruas, bulat, berambut kasar, dan warnanya sama seperti waran semak pada umumnya yakni hijau daun. Semak keji beling ini memiliki percabangan yang menyentuh tanah dan keluar dari akar sehingga bisa dipisahkan dari tanaman induknya. Di beberapa daerah nama tumbuhan ini berbeda beda diantaranya picah beling (betawi), enyoh kelo (jawa), dan lain sebagainya.

Tanaman semak keji beling sudah dikenal luar memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Manfaat kesehatan bagi keji beling tersebut didapatkan karena adanya beberapa kandungan penting dari keji beling. Beberapa kandungan yang penting dan memiliki manfaat positif dalam mengatasi beberapa jenis penyakit diantaranya seperti antioksidan,  polifenol, katekin, kafeina, tanin, dan beberapa jenis vitamin lainnya. Kandungan asam silikat pada keji beling menyebabkan rebusannya dapat memicu dampak buruk bagi penderita gastritis. Beberapa manfaat dari keji beling tersebut diantaranya seperti.

  • Kanker, manfaat paling vital yang saat ini masih terus dikembangkan pada tanaman herbal keji beling tersebut adalah membantu mengatasi kondisi kanker. Keji beling bahkan dipercaya memiliki tingkat efektifitas lebih tinggi dalam membunuh sel kanker dibanding obat kanker konvensional seperti  tamoksifen, doksorubisin, paklitaksel, dan dosetaksel.
  • Antioksidan, keji beling memiliki banyak senyawa antioksidan yang dapat membantu meningkatkan sistem pertahanan tubuh terhadap berbagai macam zat oksidatif yang dapat memicu munculnya beberapa jenis permasalahan kesehatan yang cukup serius.
  • Obat asam urat, seperti dalam pembahasan artikel ini, keji beling ternyata memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh. Pengujian terhadap manfaat penurunan kadar asam urat tersebut sudah dibuktikan dalam beberapa penelitian.
  • Manfaat lainnya, selain manfaat yang disebutkan diatas keji beling juga sudah dikenal memiliki manfaat yang luas dalam membantu mengatasi penyakit tertentu seperti anti diabetes, anti mikroba, tekanan darah tinggi melalui mekanisme diuretik, anti sipilis, masalah pada ginjal, aids, leukimia, dan membantu mengatasi sembelit karena sifat laksatifnya.

Dibalik manfaat keji beling untuk asam urat dan manfaat keji beling lainya, ada proses pengolahan yang harus diperhatikan dengan baik mengingat keji beling dapat mengurangi rangsangan pada lambung sehingga memicu terjadinya efek samping. Keji beling banyak diolah dalam bentuk rebusan teh untuk digunakan dalam mengatasi beberapa macam penyakit asam urat maupun lainnya. Untuk menghindari adanya efek samping pada lambung maka dalam perebusan ditambahkan daun wungu.

Dalam prosesnya membuat rebusan keji beling sebaiknya harus dikonsumsi dalam keadaan yang masih segar bukan disimpan karena bisa menyebabkan berkurangnya manfaat dan efek dari tanaman herbal tersebut. Banyaknya manfaat yang dapat diperoleh dari keji beling menjadikan tanaman herbal ini banyak diminati dan sedang cukup banyak dijadikan alternatif pengobatan medis maupun mendukung pengobatan medis baik pada terapi asam urat maupun jenis penyakit lainnya.

Untuk membantu memberikan kemudahan dalam mengkonsumsinya dan tingginya permintaan terhadap keji beling tersebut maka sekarang ini ada banyak obat herbal yang memiliiki kandungan keji beling di dalamnya. Berbeda dengan keji beling segar yang harus direbus, keji beling kemasan ini lebih praktis dengan hanya tinggal meminumnya seperti obat kebanyakan. Beberapa obat herbal yang memiliiki kandungan keji beling tersebut diantaranya seperti :

  • Borubudur herbal keji beling, merupakan obat herbal produksi pabrik jamu terkenal borobudur yang dalam bentuk sediaan kapsul yang mengandung ekstrak keji beling.Merek produk borobudur herbal keji beling ini yang paling banyak dan paling banyak laku di masyarakat.
  • Tazzaka keji beling, merk obat herbal yang mengandung keji beling tunggal lainnya adalah tazzaka keji beling yang juga cukup banyak diminati dalam bentuk kapsul.
  • Beberapa merk kapsul keji beling lainnya, selain merk borobudur dan tazzaka masih ada beberapa merk produk obat herbal yang mengandung keji beling diantaranya seperti keji beling prima, keji beling phytochemindo, dan keji beling lainnya yang belakangan ini juga tersedia dalam bentuk teh celup.

Itulah beberapa penjelasan mengenai kandungan, manfaat, merk, dan cara penggunaan keji beling untuk asam urat sebagai alternatif obat herbal untuk asam urat maupun mencegah terjadinya serangan asam urat.

, , ,
Oleh :
Kategori : Herbal