Sponsors Link

Kenapa Asam Urat Susah Sembuh?

Sponsors Link

Pengidap asam urat tinggi sering mengeluh saat sakit itu menyerang. Lalu, sering timbul pertanyaan apakah asam urat bisa sembuh? Atau kenapa asam urat susah sembuh? Jawabannya adalah asam urat susah sembuh karena pengidap asam urat tinggi tidak bisa mengendalikan kadar asam uratnya. Setiap orang memiliki asam urat dalam tubuhnya, hanya saja ada yang menyebabkan sakit ada juga yang tidak.

ads

Jika asam urat ingin sembuh atau tidak terasa lagi, caranya cukup mudah hanya butuh komitmen dan konsistensi yang tinggi dalam mencegah serangan rasa sakit tersebut. Berikut beberapa langkah mudah agar kadar asam urat bisa normal kembali:

1. Pembatasan Purin

Apabila sudah mulai terasa sakit dan terjadi pembengkakan pada sendi, maka penderita harus diet purin. Yaitu mengurangi asupan makanan pemicu kadar asam urat tinggi. Penderita asam urat tinggi harus menghindari makanan berprotein tinggi terutama yang berasal dari hewani. Tetapi ada pula makanan berasal dari nabati yang harus dihindari. Berikut macam-macam jenis makanan yang harus dihindari: segala jenis jeroan sapi dan kambing (jantung, hati, limpa, usus, lidah), kerang, udang, ikan hearing (sejenis ikan sarden), bayam, kacang-kacangan, buah melinjo, daun melinjo, dan sebagainya. Usahakan asupan kadar purin menjadi 100-150 mg per hari.

Diet asam urat adalah salah satu cara ampuh mengobati penyakit yang menyerang persendian tersebut. Tidak percaya? Silakan Anda mencoba dan buktikan hasilnya. Bagaimana cara yang efektif agar bisa disiplin diet asam urat? Mudah saja, sugestikan dalam pikiran Anda bahwa makanan minuman penyebab asam urat itu tidak enak untuk dikonsumi. Anda mudah tergoda makanan minuman tersebut karena sugesti terhadap makanan minuman tersebut selalu lezat untuk disantap.

Seperti sudah dijelaskan di atas makanan yang harus dihindari itu adalah jenis makanan yang kaya protein dan lemak, karena merupakan sumber purin. Untuk orang yang tidak memiliki kadar asam urat tinggi, protein berprotein tinggi dan lemak dibutuhkan oleh tubuh, terutama oleh anka-anak dan remaja di usia pertumbuhan. Untuk orang dewasa yang sehat sebaiknya membatasi makanan berkolesterol dan protein tinggi, karena seiring bertambahnya usia metabolisme tubuh semakin tidak seimbang, ditambah lagi dengan pola hidup yang kurang sehat akan menyebabkan serangan berbagai macam penyakit.

Agar diet asam urat bisa dijalankan dengan baik, sebaiknya ketahui dulu jenis makanan menjadi sumber purin rendah hingga tinggi, diantaranya:

  • Golongan a:

Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah Segala macam jenis jeroan hati, udang, remis, kerang, herring (ikan sejenis untuk sarden), ekstrak daging sapi (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng. Makanan jenis ini sebaiknya tidak dikonsumsi

  • Golongan b:

Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.

  • Golongan c

Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran selain yang disebutkan di golongan B, buah-buahan.

Jika kadar asam urat sudah melebihi 7 mg/dl, sebaiknya penderita segera melakukan diet dengan tidak mengonsumsi makanan dari golongan A dan membatasi makanan dari golongan B. Perbanyak air putih, jika diet sudah dilakukan tetapi masih sering terasa sakit, sebaiknya segera berobat ke dokter.

2. Perbanyak Konsumsi Cairan

Terapi air putih setiap pagi adalah rutinitas yang baik untuk kesehatan. Air putih akan mendetoks racun-racun dalam tubuh termasuk membantu melarutkan purin dalam tubuh serta mencegah pengkristalan dalam sendi yang akan menyebabkan asam urat. Oleh sebab itu perbanyak air putih untuk minuman Anda sehari-hari.

Sponsors Link

Cara yang mudah agar kita bisa banyak mengonsumsi air putih adalah dengan banyak aktivitas yang mengeluarkan keringat. Seperti olahraga, berkebun, jalan kaki di sekitar rumah dengan jarak tertentu, bersih-bersih rumah dan lain sebagainya. Ada banyak aktivitas fisik yang bisa membantu Anda mengeluarkan keringat, sehingga tubuh cepat haus dan membutuhkan air minum yang banyak.

Jangan lupa untuk selalu membawa air putih kemana pun Anda pergi. Jika aktivitas Anda banyak di kantor sebaiknya, siapkan gallon dan dispenser di dekat meja kerja, supaya saat Anda membutuhkan minum tidak repot untuk mencarinya. Begitu pula saat berolahraga atau beraktivitas diluar ruangan, asupan air putih tidak boleh kurang agar tubuh kita tidak mengalami dehidrasi.

Selain minum air putih, konsumsi juga buah-buahan yang banyak mengandung air. Selain menambah asupan cairan, buah-buahan tersebut sangat menyegarkan dan menambah asupan berbagai vitamin yang diperlukan tubuh.

3. Minum Obat Saat Kambuh

Segera minum obat jika mulai terasa sakit, baik dengan obat medis atau obat tradisonal. Obat medis bisa diminum setelah berkonsultasi dengan dokter. Cek darah secara berkala  untuk mengetahui berapa angka asam urat Anda, sehingga bisa lebih mudah mencegah serangan penyakit itu datang kembali. Obat tradisional bisa digunakan sebagai alternatif jika Anda tidak ingin tergantung dengan obat-obatan medis. Salah satunya dengan daun kersen.  Atau bisa juga diolesi salep jika sendi mulai terasa sakit, ada banyak jenis salpe yang bisa digunakan untuk mengatasi rasa sakit akibat kadar purin meninggi.

Asam urat susah sembuh karena penderita yang sulit untuk mendisiplinkan diri dalam mengatasi gangguan sakit tersebut. Intinya penderita harus melakukan diet asam urat, dengan disiplin yang tinggi asam urat Anda tidak akan kambuh lagi, bahkan akan hilang sama sekali penyakit tersebut.

, ,
Oleh :
Kategori : Pencegahan