Sponsors Link

Kombinasi Allopurinol dan Piroxicam untuk Asam Urat Tinggi

Sponsors Link

Penderita penyakit asam urat akan mengalami gejala yang cukup menyakitkan dengan kondisi nyeri dan pembengkakan di beberapa bagian sendi terutama yang paling umum terjadi di daerah kaki. Munculnya gejala akibat peningkatan kadar asam urat jauh diatas nilai normalnya tersebut dapat menimbulkan kondisi yang tidak nyaman bahkan menyebabkan penderita menjadi sulit untuk berjalan sehingga akan mengganggu berbagai aktivitas yang di jalan setiap harinya.

ads

Kondisi nyeri dan pembengkakan terjadi akibat asam urat yang berlebih tidak dapat dieksresi melalui ginjal sehingga tertimbun di daerah persendian. Timbunan asam urat dengan bentuk kristal jarum tersebut dapat menimbulkan rasa sakit dan lama kelamaan akan menyebabkan terjadinya pembengkakan. Penderita penyakit asam urat akan sering merasakan munculnya serangan dan menjadikan penyakit tersebut kronis sehingga butuh upaya untuk mencegahnya agar tidak mengalami gejala yang ada.

Untuk mengatasi gejala dan menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh tersebut maka ada beberapa cara serta usaha yang dapat dilakukan. Mulai dari cara yang sifatnya tradisional maupun melalui jalan mengkonsumsi obat asam urat di apotik sesuai anjuran dokter. Kombinasi obat yang umum diberikan oleh dokter maupun dikonsumsi para penderita asam urat adalah allopurinol dan piroxicam.

Allopurinol dan piroxicam merupakan dua jenis obat yang mungkin sudah sangat familiar namanya oleh para penderita asam urat. Kedua jenis obat tersebut seringkali diminum secara bersamaan. Penggunaan kombinasi kedua jenis obat tersebut boleh dilakukan dan memang merupakan pilihan yang wajar karena hampir sebagian besar dokter juga akan menggunakan kedua kombinasi tersebut untuk mengobati gejala dan serangan asam urat penderitanya. Dilihat dari kedua fungsi obat tersebut juga saling mendukung satu sama lain.

Seperti yang dijelaskan dalam ulasan sebelumnya diketahui bahwa kombinasi allopurinol dan piroxicam merupakan pilihan yang boleh dilakukan untuk pengobatan asam urat karena fungsi kedua obat yang saling mendukung untuk mengatasi gejala dan serangan penyakit asam urat tersebut.

  • Allopurinol secara fungsi digunakan sebagai salah satu obat yang dapat menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh sebagai pemicu terjadinya penyakit asam urat tersebut.
  • Sedangkan piroxicam merupakan jenis obat NSAID atau antiinflamasi dan analgesik non steroid yang dapat berfungsi mengurangi rasa nyeri yang muncul akibat penumpukan asam urat.

Dari kedua fungsi yang dijelaskan tersebut maka baik allopurinol maupun piroxicam saling mendukung satu sama lain. Penggunaan keduanya juga harus dihentikan ketika kadar asam urat di dalam tubuh sudah turun dan kondisi nyeri tidak dirasakan lagi. Kedua obat tersebut hanya dapat dibeli lewat apotek dengan resep dokter atau biasanya apotek dapat memberikan obat secara langsung kepada pasien yang memang sudah memiliki riwayat penyakit asam urat dengan copy resep yang dimiliki.

  • Allopurinol memiliki mekanisme kerja dengan menghambat enzim xantin oxidase yang memiliki keterlibatan dalam proses pembentukan asam urat di tubuh. Dengan hambat tersebut maka asam urat dalam tubuh tidak akan terproduksi dan penumpukan asam urat yang ada dapat diekskresi perlahan oleh ginjal.
  • Efek antiinflamasi dan analgesik yang dimiliki oleh piroxicam berasal dari mekanisme penghambatan siklooksigenase yang menyebabkan penghambatan perifer proses sintesis prostaglandin. Hambatan terhadap sintesis prostaglandin pada enzim COX-1 tersebut dapat memberikan efek penghambatan pada rasa nyeri.

Penggunaan kombinasi Allopurinol dan Piroxicam sebaiknya memang harus digunakan atas resep dokter karena bisa jadi gejala yang muncul seperti penyakit asam urat tersebut sebenarnya bukan merupakan gejala akibat peningkatan kadar asam urat dalam tubuh. Melalui resep dokter maka dipastikan penderita membutuhkan obat tersebut dan terdiagnosis dengan benar. Penggunaan kombinasi obat yang salah dapat menyebabkan munculnya efek samping pada beberapa penggunanya yang diantaranya sebagai berikut:

  • Efek samping Allopurinol, efek samping terhadap saluran pencernaan seperti diare, sakit perut, mual dan muntah, dan efek samping terhadap kulit berupa ruam yang cukup jarang terjadi.
  • Efek samping Piroxicam, efek samping nyeri pada ulu hati, perut kembung, konstipasi atau sembelit, diare, sakit kepala, dan mual ataupun muntah.

Itulah beberapa penjelasan mengenai kombinasi obat untuk penyakit asam urat yakni allopurinol dan piroxicam. Dalam penjelasan diatas dapat diketahui bahwa kombinasi tersebut boleh dilakukan asalkan sesuai dengan resep yang ditulis oleh dokter. Penggunaan kedua obat tersebut juga harus diperhatikan dan jangan sembarangan, mengingat ada beberapa efek samping yang dapat muncul jika obat digunakan dalam waktu yang sangat panjang.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan