Sponsors Link

16 Komplikasi Asam Urat Tinggi yang Bahaya bagi Tubuh

Sponsors Link

Asam urat merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh terjadinya pengendapan kristal-kristal purin yang dihasilkan dari proses pemecahan protein dalam tubuh. Penumpukan kristal asam urat biasanya terjadi pada sendi, ginjal maupun pembuluh darah. Purin adalah zat yang terkandung dalam setiap makanan yang berasal dari makhluk hidup. Makanan yang mengandung purin dalam jumlah yang tinggi yaitu daging merah, makanan laut, anggur, ragi, kacang-kacangan dan cokelat. Penyakit ini akan menimbulkan peradangan, pembengkakan, rasa nyeri yang kuat dan rasa panas pada wilayah persendian. Bagian tubuh yang paling sering mengalami asam urat yaitu sendi pada jari tangan, lutut, pergelangan dan jari kaki. Asam urat cenderung terjadi pada laki-laki dengan usia lebih dari 30 tahun.

ads

Baca juga:

Penyakit asam urat yang berlangsung lama pada seseorang dapat menyebabkan munculnya penyakit lain pada tubuh penderita atau yang biasa disebut sebagai komplikasi asam urat. Hal tersebut juga dapat terjadi karena penyakit asam urat tidak diobati atau cenderung diabaikan. Selain itu, komplikasi juga terjadi karena penderita mengalami asam urat kronis yang sering muncul. Contoh komplikasi penyakit asam urat yaitu batu ginjal maupun gagal ginjal, tofi, kolesterol, reumatik, kerusakan sendi dan diabetes. Berikut ini uraian komplikasi yang diakibatkan oleh penyakit asam urat:

1. Batu Ginjal

Berdasarkan data yang telah dilaporkan, penderita asam urat yang mengalami penyakit batu ginjal sebesar 10-25%. Ginjal merupakan saluran untuk pembuangan asam urat keluar tubuh dalam bentuk air seni. Dalam prosesnya, kelebihan asam urat akan memunculkan adanya endapan-endapan pada ginjal. Endapan yang berbentuk mikro akan dikeluarkan melalui saluran kemih.

Endapan yang mengalami penumpukan dengan ukuran yang semakin besar akan mengakibatkan penyakit batu ginjal. Penderita yang mengalami penyakit batu ginjal biasanya mengalami sensasi ingin buang air kecil dan mengalami nyeri saat buang air kecil. Hal tersebut disebabkan karena terganggunya aliran urin akibat adanya pengendapan pada ginjal. Batu ginjal akan mengakibatkan terjadinya infeksi di dalam saluran kemih.

Penyakit batu ginjal dapat diatasi dengan banyak minum air yang bertujuan untuk melarutkan dan mengeluarkan endapan asam urat. Selain itu, sebaiknya penderita segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Dokter akan meresepkan obat yang berfungsi untuk melarutkan endapan atau batu ginjal dan menurunkan kadar keasaman dalam urin. Baca juga: Perbedaan Asam Urat dan Rematik.

2. Gagal Ginjal

Masalah lain yang dapat ditimbulkan akibat asam urat yang tinggi pada ginjal selain batu ginjal yaitu gagal ginjal. Hal tersebut juga disampaikan oleh National Kidney Foundation bahwa penderita asam urat cenderung mengalami penyakit ginjal yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan ginjal (gagal ginjal). Gagal ginjal yang ditimbulkan oleh penyakit asam urat dapat terjadi karena penumpukan endapan pada ginjal (batu ginjal). Batu ginjal akan mempengaruhi kinerja dari ginjal dimana fungsi ginjal sebagai saluran pembuangan asam urat akan melemah. Lemahnya fungsi ginjal akan berdampak pada kuantitas asam urat yang dikeluarkan. Semakin banyak penumpukan asam urat yang terjadi maka lama-kelamaan akan menyebabkan kerusakan pada ginjal.

3. Munculnya Benjolan-benjolan (Tofi)

Tofi merupakan suatu endapan dari kristal asam urat yang berada di bawah lapisan kulit. Gumpalan tersebut berwarna putih maupun kuning dengan ukuran yang kecil. Pembentukan tofi biasanya terjadi pada lutut, siku, jari kaki dan tangan, lengan, tumit dan yang paling sering yaitu di sekitar telinga. Tofi juga dapat tumbuh di saluran tulang belakang maupun daerah dekat dengan pita suara. Munculnya Tofi biasanya terjadi pada penderita penyakit asam urat kronis yang sudah lama tidak dilakukan pengobatan. Akan tetapi, benjolan ini juga dapat muncul pada orang yang sebelumnya tidak pernah mengalami asam urat.

Tofi ini tidak menimbulkan rasa sakit pada penderitanya, akan tetapi cenderung mengganggu aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Benjolan Tofi bersifat aktif sehingga akan mengalami pertumbuhan dan menjadi lebih besar. Hal tersebut akan mengakibatkan terjadinya pengikisan jaringan sendi yang berujung pada kerusakan sendi. Tofi yang terlalu besar dapat pecah dan mengeluarkan cairan yang berisi campuran nanah dan kristal asam urat. Tofi dapat mengalami pengecilan apabila kandungan asam urat juga menurun. Baca juga: Sayur yang Dilarang untuk Asam Urat.

Untuk mengatasi terjadinya tofi, penderita perlu melakukan konsultasi kepada dokter. Dokter biasanya akan memberikan resep obat Allopurin. Obat Allopurin berfungsi untuk melarutkan kristal-kristal asam urat yang mengendap di sekitar persendian sehingga tofi akan mengecil secara perlahan. Apabila tofi terlalu besar, ada kemungkinan dokter akan melakukan pembedahan untuk melakukan pengangkatan kristal asam urat dari tubuh.

4. Deformitas Sendi

Deformitas sendi merupakan suatu kondisi dimana sendi pada tubuh mengalami penurunan struktur dan fungsi sendi atau kerusakan sendi. Deformitas sendi merupakan salah satu bentuk komplikasi asam urat yang terjadi setelah penderita mengalami tofi. Tofi yang tidak segera ditangani akan menyebabkan kerusakan pada sendi dan mengganggu kehidupan sehari-hari. Bahkan dapat juga terjadi kerusakan sendi secara permanen sehingga bagian dari sendi yang terserang tidak berfungsi sama sekali.

Penderita kerusakan sendi akibat asam urat perlu segera melakukan konsultasi terhadap dokter agar dapat segera teratasi. Pada kondisi yang buruk, dokter  biasanya akan melakukan operasi untuk memperbaiki atau mengganti sendi. Baca juga: Jenis Penyakit Asam Urat.

Sponsors Link

5. Gangguan Fisik (Cacat)

Rasa sakit yang kuat akibat serangan penyakit asam urat pada anggota tubuh dapat menimbulkan gangguan terhadap fisik seseorang dan aktivitas yang dilakukan sehari-hari seperti berjalan, berbelanja maupun bekerja. Hal tersebut dapat mengakibatkan terbengkalainya suatu pekerjaan sehingga tidak dapat diselesaikan dengan baik. Gangguan fisik yang terjadi secara terus-menerus akibat serangan yang berulang oleh penyakit asam urat dapat menyebabkan kerusakan sendi. Kerusakan sendi yang parah dapat berakibat pada terjadinya cacat secara permanen. Baca juga: Pantangan Makanan bagi Penderita Asam Urat.

6. Mengganggu kenyamanan tidur

Penyakit asam urat dapat mengganggu kenyamanan dalam tidur penderita. Hal tersebut dikarenakan serangan asam urat paling sering datang di malam hari. Penderita asam urat kemudian akan merasakan nyeri yang kuat dan kesulitan untuk kembali tidur. Jika kondisi terus berlanjut, maka kesehatan penderita akan semakin menurun. Penderita yang kurang tidur cenderung mengalami kelelahan, peningkatan stress dan perubahan suasana hati. baca juga: Pertolongan Pertama pada Asam Urat.

7. Masalah Psikologis

Penderita asam urat memiliki kecenderungan mengalami stress yang disebabkan oleh adanya nyeri yang sangat kuat. Selain itu, juga terjadi karena terganggunya aktivitas sehari-hari penderita terutama kegiatan yang menjadi hobinya. Perubahan suasana hati dan stres bisa saja dialami oleh penderita penyakit asam urat. Stres yang terjadi secara terus-menerus akan mengakibatkan terjadinya depresi bagi para penderita.

Sebelum terjadi depresi, sebaiknya penderita berkonsultasi kepada dokter atas ketidaknyamanan kondisi yang dialami. Dokter akan meresepkan obat untuk penderita asam urat. Selain itu, penderita juga perlu membuat pola hidup yang sehat dengan menghindari makanan yang dapat memperburuk kondisi penyakit asam urat dan melakukan olahraga secara teratur. Baca juga: Fungsi Asam Urat.

8. Jantung Koroner

Jantung koroner merupakan suatu penyakit yang terjadi akibat adanya penyumbatan secara parsial pada aliran darah yang menuju ke jantung. Penderita asam urat dengan kadar yang tinggi memiliki peluang terserang penyakit jantung koroner lebih besar dua kali lipat daripada kondisi normal. Hal tersebut telah disampaikan dalam jurnal Rheumatology Inggris pada tahun 2013. Tumpukan asam urat pada pembuluh darah akan berdampak pada sulitnya jantung dalam memompa darah ke seluruh jaringan dan organ di dalam tubuh.

Oleh sebab itu, jantung akan berdetak lebih cepat dan keras karena melakukan kerja lebih banyak. Apabila kondisi tersebut berlangsung dalam waktu yang lama akan menyebabkan penyakit jantung koroner karena kelelahan yang terjadi pada arteri koronia jantung. Arteri koronia jantung merupakan bagian yang membawa makanan untuk jantung.

Cara mengatasi penyakit jantung dengan mengkonsumsi makanan yang sehat, olahraga teratur, mengurangi stres dan berhenti merokok. Selain itu, penderita jantung koroner yang disebabkan oleh asam urat biasanya akan diberikan obat pengencer darah agar tidak terjadi penggumpalan darah. Baca juga: Cara Menyembuhkan Asam Urat Tanpa Obat.

Sponsors Link

9. Asidosis Metabolik

Asidosis metabolik merupakan suatu kondisi dimana terjadinya ketidakseimbangan asam-basa di dalam tubuh. Asidosis metabolik dapat terjadi karena ketidakmampuan ginjal dalam mengeluarkan asam melalui urin. Asam urat tersebut kemudian akan menempel pada dinding ginjal mengakibatkan sulitnya ginjal melakukan pembuangan kandungan asam urat dari dalam tubuh. Ketika asam dalam tubuh tidak dapat dikeluarkan oleh ginjal, maka akan terjadi penumpukan asam pada tubuh dan terjadi asidosis metabolik. Kondisi asidosis metabolik akan menyebabkan terjadinya peningkatan frekuensi pernafasan. Hal tersebut berakibat pada keadaan nafas yang tersenggal-senggal, pusing, lemas dan hilangnya kesadaran yang berujung pada terjadinya kematian. Baca juga: Makanan dan Minuman untuk Penderita Asam Urat.

10. Diabetes

Diabetes merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh tingginya kandungan gula dalam darah. Diabetes ini biasanya terjadi pada orang dengan pola hidup yang buruk dimana orang tersebut makan terlalu banyak tetapi tidak banyak beraktivitas maupun olahraga. Diabetes terjadi ketika tidak mencukupinya hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas dalam mengubah glukosa dari makanan. Baca juga: Penyebab Asam Urat pada Kaki.

Penyakit asam urat dapat meningkatkan resiko terjadinya diabetes tipe 2. Wanita dengan asam urat memiliki resiko terserang diabetes sebanyak 71% dibanding wanita tanpa asam urat. Sedangkan untuk pria, resiko peningkatan yang terjadi sekitar 22%. Hal tersebut dinyatakan oleh Dr. Hyon Choi yang merupakan dokter spesialis alergi dan imunologi di Rumah Sakit Umum Massachusetts di Boston. Penumpukan asam urat pada pembuluh darah akan mengganggu sirkulasi darah dalam tubuh yang berpotensi terhadap terjadinya penumpukan gula, sehingga kedua penyakit ini akan saling berkaitan.

Cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi penyakit ini yaitu dengan melakukan pola hidup sehat dan menghindari alkohol. Alkohol menyebabkan peningkatan asam urat yang akan berdampak terhadap diabetes tipe 2. Selain itu, penderita perlu melakukan diet untuk membatasi tingkat konsumsi purin agar asam urat dan diabetes berkembang. Banyak konsumsi air putih minimal 12 gelas air dalam sehari. Baca juga: Buah untuk Asam Urat.

11. Obesitas

Obesitas merupakan suatu penyakit dimana seseorang mengalami kelebihan berat badan 20% lebih berat daripada berat badan ideal. Seseorang yang mengalami obesitas biasanya karena memiliki pola hidup yang buruk, banyak makan dengan aktivitas yang sangat sedikit. Obesitas merupakan salah satu komplikasi penyakit asam urat. Kedua penyakit ini saling berkaitan satu sama lain sehingga penderita obesitas dapat terserang asam urat dan sebaiknya. Aktivitas yang minim oleh penderita asam urat akan menyebabkan semakin sedikitnya kadar lemak yang terbakar oleh tubuh. Kelebihan kadar lemak dapat menyebabkan menurunnya kerja ginjal sehingga asam urat tidak dapat tersaring dengan baik.

12. Hipertensi

Hipertensi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah dalam pembuluh darah mengalami peningkatan. Hipertensi adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh tersumbatnya aliran darah dalam tubuh. Penyumbantan aliran darah dapat terjadi akibat adanya penumpukan atau endapan kristal asam urat dalam tubuh terutama dalam darah. Menurut penelitian yang telah dilakukan di Boston Medical Center, penderita asam urat sebanyak 40% juga mengalami penyakit hipertensi yang berkembang dalam waktu tertentu.

ads

Seseorang yang mengalami asam urat pada usia 30 tahun akan cenderung lebih cepat mengalami penyakit hipertensi. Kerusakan ginjal yang terjadi pada penderita asam urat akan menyebabkan semakin sulitnya ginjal dalam menarik cairan untuk membentuk urin. Hal tersebut berakibat pada terjadinya peningkatan volume darah dan menyebabkan tekanan darah. Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit asam urat agar mengurangi resiko terkena hipertensi yaitu dengan melakukan diet rendah kolesterol dan rendah purin yang merupakan penyebab utama penyakit asam urat. Baca juga: Suplemen untuk Asam Urat.

13. Cedera yang Tiba-tiba

Cedera merupakan suatu kondisi dimakan terjadi kerusakan pada struktur atau fungsi yang disebabkan oleh adanya tekanan secara fisik maupun kimiawi. Cedera sering dialami ketika melakukan kegiatan fisik seperti olahraga yang keras. Penyakit asam urat dapat menimbulkan nyeri yang sangat kuat yang juga berakibat pada terjadinya cedera yang tiba-tiba. Cedera akibat asam urat biasanya sering terjadi pada daerah persendian. Daerah persendian merupakan daerah dimana banyak terjadi penumpukan kristal asam urat dan terjadi peradangan. Baca juga: Manfaat Lemon untuk Asam Urat.

14. Reumatik

Rematik merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami sakit pada bagian pinggang yang disebabkan oleh adanya kekakuan pada sendi, nyeri sendi dan penumpukan cairan pada bagian pergelangan kaki maupun tangan. Rematik dapat terjadi akibat adanya asam urat yang tinggi dan sangat membahayakan di dalam darah. Rematik yang terjadi akibat asam urat paling sering pada bagian jempol kaki dan pinggang. Baca juga: Penyakit Asam Urat Akut.

Cara mengatasi rematik akibat asam urat yaitu dengan melakukan pemeriksaan ke dokter. Pengobatan dilakukan sesuai dengan kondisi rematik seseorang, biasanya untuk mengetahui itu dilakukan dengan melakukan pemeriksaan X-ray. Terapi obat juga dapat diberikan pada penderita rematik seperti penggunaan obat analgesik, obat anti inflamasi, obat steroid maupun non steroid.

Selain itu, penderita biasanya akan diresepkan obat yang dapat membantu menurunkan peradangan dan mengurangi gejala yang diakibatkan oleh peradangan. Terapi juga dapat dilakukan melalui akupuntur, pijat aromaterapi, atau melakukan kompres pada bagian yang mengalami pembengkakan dengan menggunakan air panas. Baca juga: Obat Herbal untuk Asam Urat.

15. Kolesterol

Kolesterol merupakan merupakan senyawa metabolit yang mengandung lemak sterol yang ditemukan pada membran sel dan sirkulasi plasma darah. Kolesterol sebagian besar diproduksi oleh hati. Kolesterol merupakan senyawa yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah tertentu untuk membantu pembentukan sel baru, memproduksi vitamin D, hormon dan asam empedu untuk mencerna lemak. Apabila kandungan kolesterol yang tinggi akan menghambat kerja jantung.

Kolesterol merupakan salah satu komplikasi penyakit asam urat. Sebuah studi pada Jurnal of Human Hipertensi menyatakan bahwa kolesterol tinggi berhubungan langsung dengan asam urat tinggi dalam darah. Hal tersebut disebabkan oleh terhambatnya aliran lemak dan akan mengalami pengendapan dalam darah. Darah dalam tubuh akan semakin mengental seiring dengan terjadinya peningkatan kadar purin. Kekentalan yang terjadi pada darah akan menyebabkan terhambatnya aliran darah. Aliran darah yang lambat akan mengakibatkan semakin seringnya terjadiya pengendapan lemak atau kolesterol.

Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit kolesterol akibat asam urat yaitu dengan mengurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung lemak. Penderita kolesterol sebaiknya mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh seperti buah-buahan, sayur-sayuran dan biji-bijian utuh. Penderita kolesterol sebaiknya melakukan olahraga secara teratur untuk membakar lemak yang ada pada tubuh serta meningkatkan elastisitas pada bagian persendian. Baca juga: Sayur Untuk Asam Urat.

16. Arteriosklerosis

Arteri atau pembuluh nadi merupakan salah satu pembuluh darah yang berfungsi untuk mengalirkan darah dari jantung. Arteriosklerosis merupakan suatu kondisi dimana arteri pada tubuh mengalami penyempitan. Arteriosklerosis merupakan salah satu penyakit yang ditimbulkan oleh adanya asam urat pada tubuh. Pengendapan kristal-kristal asam urat pada tubuh salah satunya terdapat pada pembuluh darah. Pengendapan yang terjadi secara berulang akan memperbesar ukuran kristal. Hal tersebut akan mengakibatkan terjadinya penyempitan pembuluh darah arteri (asteriosklerosis). Pembuluh darah yang semakin sempit akan mengurangi kecepatan dan kuantitas aliran darah yang akan berdampak buruk terhadap jantung. Penyempitan arteri ditandai dengan detak jantung yang berdebar-debar, sesak nafas dan nyeri. Penderita Arteriosklerosis memiliki resiko terhadap terjadinya kematian.

Penyakit lain yang dapat ditimbulkan oleh asam urat yaitu pengkristalan asam urat di dalam paru-paru yang akan mengganggu jalannya pernafasan, katarak dan sindrom mata kering. Penderita asam urat biasanya memiliki lebih dari satu bentuk komplikasi penyakit. Hal tersebut dikarenakan adanya keterkaitan dari setiap penyakit yang ditimbulkan. Secara umum dapat disimpulkan bahwa penyakit asam urat dan komplikasinya dapat diatasi dengan metode tradisional maupun berkomunikasi langsung dengan dokter. Metode tradisional dapat dilakukan dengan melakukan beberapa pengobatan herbal.

Penderita juga harus menjaga pola hidup yang sehat dan berolahraga secara teratur. Selain itu, penderita komplikasi penyakit asam urat perlu melakukan diet terhadap makanan yang banyak mengandung purin dan lemak seperti jerohan, makan laut, makanan kaleng. Penderita perlu meningkatkan konsumsi makanan yang tinggi akan kandungan potasium dan banyak minum air putih. Penderita komplikasi asam urat juga harus menghindari minuman beralkohol. Baca juga: Cara Mencegah Asam Urat.

Itulah tadi ringkasan informasi tentang komplikasi asam urat dan beberapa cara mengatasi penyakit asam urat yang perlu diwaspadai. Semoga informasi yang saya berikan bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai referensi para penderita asam urat sehingga dapat terhindar dari resiko komplikasi penyakit asam urat.

, , ,



Oleh :
Kategori : Penyebab