Sponsors Link

Metabolisme Purin Menjadi Asam Urat

Sponsors Link

Banyak orang yang menderita asam urat tetapi tidak tahu apa sebab dan bagaimana proses terjadinya asam urat tersebut. Padahal jika kita tahu bagaimana proses terjadinya asam urat, kita bisa mencegah penyakit asam urat sedini mungkin atau bisa juga menanganinya dengan benar, sehingga kita tidak perlu mengkonsumsi obat-obatan. Selain beresiko tinggi, obat-obatan yang salah juga akan membahayakan yang meminumnya. Maka dari itu, jika mengkonsumsi obat-obatan sangat disarankan sesuai resep dokter.

ads

Lalu, bagaimanakah proses metabolisme purin menjadi asam urat itu sendiri? Simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini yuuk.

Purin bisa berasal dari berbagai macam hal. Yang pertama yaitu, berasal dari bahan makanan. Semua bahan makanan yang manusia makan merupakan jaringan. Jaringan itu sendiri merupakan kumpulan sel. Nah, di setiap sel mempunyai inti sel yang tersusun dari berbagai macam zat, salah satunya yaitu zat purin. Jadi, semua bahan makanan pasti mengandung zat purin.

Selain itu, Purin juga terdapat di dalam tubuh kita. Purin juga merupakan komponen asam nukleat yang terdapat di inti sel makhluk hidup. Dan yang terakhir, Purin bisa berasal dari perusakan sel-sel tubuh yang terjadi karena penyakit tertentu ataupun secara normal.

Saat kita mengkonsumsi makanan, zat purin akan ikut berpindah ke dalam tubuh kita. Kemudian, hati akan memecah Purin menjadi asam urat yang dapat dikeluarkan lagi dari dalam tubuh. Jadi, setiap orang pasti mempunyai kadar asam urat. Hanya saja, jika kadar asam urat tersebut berlebihan, maka akan terjadilah penyakit asam urat.

Sebenarnya, manusia hanya perlu Purin sekitar 15% saja dari makanan, karena tubuh manusia sudah menyediakan 85% Purin yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Setiap selesai makan, Purin yang sudah diubah menjadi asam urat akan dikeluarkan lagi dari dalam tubuh agar tidak terjadi penumpukan. Dalam keadaan normal, proses pembuangan asam urat tersebut diatur oleh ginjal dan akan dikeluarkan lagi dari dalam tubuh dalam bentuk urin dan feses.

Nah, jika kadar asam urat tersebut berlebihan (terjadi peningkatan kadar “natrium urat” dan biasa disebut Hiperuresemia), ginjal tidak akan sanggup untuk mengaturnya lagi. Jika Hiperuresemia terjadi secara terus-menerus, maka asam urat tersebut akan menumpuk di sendi dan jaringan. Inilah salah satu sebab kenapa persendian kita bisa terasa nyeri, bengkak, meradang, kaku dan panas atau biasa juga dinamakan dengan penyakit asam urat.

Selain karna disebabkan oleh konsumsi makanan yang mengandung banyak zat purin, penyakit asam urat juga bisa disebabkan karena konsumsi alkohol. Sebab jika kita mengkonsumsi alkohol, pembuangan asam urat lewat urin akan berkurang. Sehingga asam urat tersebut akan tetap berada di peredaran darah dan akan menumpuk di persendian, tentu saja hal tersebut bisa mengakibatkan penyakit asam urat.

Peningkatan kadar asam urat di atas normal bisa disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya :

  1. Konsumsi makanan yang mengandung purin secara berlebihan
  2. Kurang konsumsi air
  3. Kurang berolah raga atau olah raga terlalu berat
  4. Gangguan metabolisme purin bawaan
  5. Gangguan fungsi ginjal
  6. Genetika (keturunan dari keluarga)
  7. Kegemukan / obesitas
  8. Obat-obatan tertentu

Penyakit asam urat bisa dicegah dengan beberapa cara, antara lain :

  1. Mengkonsumsi air mineral 2-3 liter per hari, karena dengan kita meminum air mineral yang cukup setiap hari, bisa membantu pengeluaran asam urat sehingga dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah.
  2. Konsumsi sayuran dan buah yang banyak mengandung air, contohnya semangka, melon, belimbing, nanas, jambu air, dan buah-buahan lain, karena buah yang mengandung banyak air sangat baik untuk dikonsumsi karena mengandung sedikit purin.
  3. Batasi konsumsi makanan tinggi purin.

Yang harus diperhatikan :

  1. Kadar asam urat dalam darah yang tinggi sering disebabkan karena ginjal sudah tidak mampu lagi untuk mengeluarkan limbah asam urat menjadi urin (air kencing). Oleh karena itu, jika kadar asam urat dalam darah di atas normal sebaiknya langsung melakukan pemeriksaan fungsi ginjal untuk memastikan ginjal sehat. Setidaknya kita bisa mencegah sedini mungkin kerusakan ginjal daripada harus meminum obat-obatan penurun kadar asam urat darah.
  2. Tidak semua sakit di persendian adalah penyakit asam urat, bisa juga penyakit lain, seperti rematik, perdarahan dalam ruang sendi, osteo artritis, kanker, dsb.
  3. Konsultasikan sakit persendian dengan dokter yang tepat, kalau perlu lakukanlah pemeriksaan penunjang diagnostik.
  4. Jangan meminum obat-obatan penurun asam urat tanpa resep dokter karena obat yang tidak tepat bisa menjadi racun.

Sebagai akibat dari asam urat, yang pasti ginjal akan mengalami gangguan. Bahkan pada kasus yang lebih parah lagi, penderita sampai tidak bisa jalan karena persendian mereka akan terasa sangat sakit jika bergerak. Tulang di sekitar sendi juga bisa keropos / mengalami pengapuran tulang.

, ,



Oleh :
Kategori : Penyebab