Sponsors Link

5 Obat Medis Asam Urat Tinggi dengan Resep Dokter

Sponsors Link

Penyakit asam urat adalah satu kondisi yang kerap kali menyerang pada daerah persendian. Orang yang menderita asam urat pada umumnya akan mengalami gejala seperti rasa nyeri pada bagian sendi, lalu jika kondisi asam urat nya sudah bertambah parah maka gejala nya akan semakin bertambah seperti sendi terasa seperti terbakar, sendi mengalami warna kemerahan, sendi membengkak bahkan yang lebih parah bagian sendi yang terserang asam urat tidak dapat digerakkan sama sekali karena terasa kaku.

ads

Penyebab asam urat tinggi tersebut adalah karena ada penumpukan zat purin dalam tubuh yang sudah melampui batas normal. Sehingga saat penumpukan terjadi maka purin akan disalurkan darah pada seluruh bagian sendi. Seseorang akan menyadari kondisi asam urat sudah sangat parah pada saat gejala sudah sangat jelas terlihat, oleh karena itu asam urat dalam tubuhnya menjadi benar-benar tinggi. Jika sudah begini, yang harus Anda lakukan adalah segera berkonsultasi pada dokter untuk memastikan seberapa tinggi kadar asam urat Anda. Tentunya jika lebih cepat, akan lebih baik. Sehingga penanganan nya pun akan lebih cepat. Untuk menurunkan kadar asam urat dalam tubuh biasanya dokter akan memberikan resep tertentu untuk dikonsumsi secara rutin.

Berikut adalah obat medis asam urat tinggi yang biasa dokter anjurkan:

1. Allopurinol

allopurinolAllopurinol merupakan obat generik yang sudah sering di anjurkan dokter dan juga di jual di apotek. Tablet ini biasa diminum 1 kali dalam sehari, manfaatnya untuk membantu menurunkan kadar asam urat dengan cara mencegah enzim yang bertugas untuk mengubah purin menjadi zat asam urat.

Untuk mengkonsumsi obat ini tentu saja dosis nya harus disesuaikan agar bisa memastikan tercapainya penurunan asam urat. Biasanya dokter akan terus meningkatkan dosis obat tiap 3 sampai 4 minggu, tergantung pada peningkatan asam urat nya. Pada umumnya, kristal asam urat yang ada di dalam tubuh akan bisa hilang sepenuhnya dalam waktu 1 sampai 2 tahun setelah masa pengobatan.

Nama bermerek: Alodan, Kolton, Algut, Anuric, Alofar, Benorxuric, Decasurik, Isoric, Kemorinol, Licoric, Hanoric, Linogra, Ilanol, Nilapur, Omeric, Puricemia, Reucid, Urica, Tylonic dan Zyloric.

Efek samping allopurinol:

  • Sakit kepala
  • Mengalami gangguan pencernaan
  • Diare
  • Ruam pada kulit jika memiliki alergi obat

Terkadang asam urat bisa terjadi kapan saja saat menggunakan allopurinol. Ini diakibatkan adanya penyusutan kristal yang ada pada tulang rawan bagian sendi akibat kadar asam urat yang semakin berkurang drastis. Kristal yang sudah mengalami penyusutan tersebut akan lebih mudah untuk meloloskan diri dari tulang rawan menuju rongga sendi, hingga akhirnya dapat membuat lapisan sendi serta sinovium yang mengalami radang. Namun Anda tidak perlu khawatir, sebab kondisi tersebut dapat berhenti dengan sendirinya saat kristal asam urat benar-benar bersih.

2. Probenecid

probenecidProbenecid adalah obat medis asam urat tinggi selanjutnya yang biasa di resepkan oleh dokter. Obat ini biasa digunakan untuk mencegah asam urat dan adanya artritis asam urat. Probencid adalah obat yang masuk dalam golongan obat uricosurics yang dapat menurunkan level uric aci di dalam tubuh dengan bantuan dari ginjal. Karena pada saat kadar uric acid tinggi maka akan menyebabkan pembentukan asam urat. Obat ini biasa digunakan bersama antibiotic penicillin agar dapat meningkatkan level darah antibiotik nya.

Efek samping probenecid:

  • Mual
  • Sedikit hilang nafsu makan
  • Merasa pusing
  • Sakit kepala
  • Gusi sakit
  • Buang air kecil menjadi sangat sering
Sponsors Link

Hal yang harus diperhatikan saat akan mengkonsumsi probenecid:

  • Wanita yang sedang merencanakan kehamilan, sedang hamil, atau menyusui, dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan probenecid.
  • Probenecid tidak boleh dikonsumsi oleh anak berusia di bawah dua tahun.
  • Harap berhati-hati bagi penderita yang akan menjalani terapi radiasi.
  • Batasi konsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan probenecid.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.
  • Disarankan tidak mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat selama sesaat setelah mengonsumsi probenecid, karena obat ini bisa menyebabkan pusing.
  • Segeralah untuk berkonsultasi pada dokter jika Anda mempunyai kadar asam urat yang cukup tinggi pada urin dan memiliki riwayat penyakit ginjal, gangguan pada pencernaa, diabetes dan juga defisiensi glukosa-6 fosfat.

Untuk dosis nya, dokter biasanya akan memberikan dosis awal sebanyak 250 mg oral yang harus dilakukan setiap 12 jam dalam 1 minggu, dan untuk peringatannya sebanyak 500 mg oral tiap 12 jam. Dokter biasanya juga akan memberikan peningkatan dosis tiap bulan secara bertahap sampai level serum uric acid dalam tubuh menjadi normal kembali.

3. Piroxicam

piroxicamPiroxicam adalah salah satu obat anti inflamasi non steroid (OAINS) atau nonsteroidal anti inflammatory drug (NSAID) yang merupakan golongan oxicam dan berfungsi untuk meredakan rasa sakit sampai tingkat menengah. Obat ini biasanya digunakan untuk mengobati adanya peradangan karena asam urat. Namun pixoricam hanya dapat mengurangi gejala asam urat nya saja dan tidak dapat menyembuhkan secara total.

Nama bermerek: Feldene, Dains, Bitrafarm, Denicam, Faxiden, Emelden, Feldco, Grazeo, Infeld, Lanareuma, Maxicam, Licofel, Omeretik, Novaxicam, Pirocam, Pirofel gel, Rexicam, Piroxicam, Rodene, Rexil.

Efek samping piroxicam:

  • Nyeri perut
  • Anoreksia
  • Diare
  • Sembelit
  • Perut terasa kembung
  • Dyspepsia
ads
  • Perut terasa mual, dan muntah
  • Pusing

Piroxicam bekerja dengan cara melakukan penghambatan pada enzim siklooksigenase yang dapat memproduksi prostaglandin. Yaitu senyama yang di lepas oleh tubuh dan dapat mengakibatkan adanya rasa sakit disertai inflamasi.

4. Meloksicam

meloxicamSelanjutnya adalah meloxicam. Obat gerenerik ini dipasarkan dengan merek Arimed, Atrocox 7.5/Atrocox 15, Denilox, Flamoxi, Flasicox, Futamel, Loxil, Loximei, Meflam, Melet, Melogra, Meloxicam Otto, Meloxin, Mexpharm, Movi-Cox, Movix, Mobiflex, Nulox/Nulox Forte, Paxicam, Remacam, Moxam, Moxic, Ostelox, Relox, Remelox, Rhemacox, Velcox, X-Cam, Artrilox, Cameloc, Hexcam, Loxinic, Mecox, Meloxicam OGB Dexa Medica, Meloxicam OGB Medikon, Mevilox dan meloxicam-obat.

Meloxicam merupakan obat yang dapat mengurangi perasaan nyeri, kaku dan juga bengkak pada persendian. Meloxicam sering di resep  kan dokter untuk mengobati arthritis dan juga asam urat. Obat ini masuk dalam golongan obat anti inflammantory.

Efek samping meloxicam yang cukup serius dan harus mendapatkan penanganan dokter:

  • Adanya reaksi alergi bagi yang memiliki alergi obat, seperti: bengkak pada bagian wajah, bibir, lidah, tenggorokan dan juga kesulitan saat bernapas.
  • Nyeri pada bagian dada
  • Merasa lelah
  • Hilang keseimbangan
  • Feses menjadi warna gelap dan berdarah
  • Buang air kecil akan lebih jarang
  • Merasa mual
  • Ada ruam pada kulit

Efek samping meloxicam yang tidak terlalu serius:

  • Perut merasa tidak enak, mengalami kembung dan juga diare
  • Merasa pusing
  • Gugup
  • Hidung berair
  • Ada ruam pada kulit

Beberapa efek samping di atas tidak sepenuhnya akan di alami oleh semua orang yang menggunakan meloxicam. Jika Anda sedikit khawatir dengan efek samping yang akan menimpa, sebaiknya di konsultasi kan dulu pada dokter agar dapat mengatasinya.

5. Ketoprofen

ketoprofenKetoprofen merupakan obat yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit akibat peradangan pada otot dan juga bagian sendi. Salah satu penyakit yang dapat dikurangi rasa sakit karena radang adalah asa urat. Ketoprofen biasa bekerja dengan cara melakukan pada penghambatan enzim COX.

Efek samping ketoprofen:

  • Merasa mual
  • Ada gangguan pada perut
  • Nyeri pada bagian ulu hati
  • Pencernaan merasa terganggu
Sponsors Link

Dosis penggunaan ketoprofen yang paling dianjurkan adalah sekitar 100 sampai 200 mg tiap harinya. Biasanya peningkatan dosis akan disesuaikan dokter dengan kondisi asam urat pasien nya.

Beberapa hal yang harus diperhatikan saat akan mengkonsumsi ketoprofen:

  • Beritahu dokter jika Anda mempunyai alergi pada obat dengan jenis ketoprofen, aspirin ataupun NSAIDs seperti ibuprofen dan yang lainnya. Sehingga dokter akan memberi tahu kan mengenai kandungan inaktif nya agar Anda tetap aman saat mengkonsumsi.
  • sebaiknya Anda juga memberikan informasi mengenai riwayat penyakit Anda sebelumnya seperti asma atau sering mengalami polip hidung dan ginjal.
  • Beritahu dokter juga jika Anda sedang dalam keadaan hamil, khususnya jika kehamilan masih dalam bulan pertama.

Anda bisa meminum obat ini sebanyak 3 sampai 4 kali dalam sehari menggunakan air hangat. Sebaiknya jangan langsung berbaring selama 10 menit setelah Anda meminum obatnya. Jika Anda mengalami efek samping sakit pada bagian perut, Anda bisa meringankan rasa sakit dengan susu atau antasida. Dosis obat yang akan diberikan akan tergantung pada kondisi kesehatan Anda.

Itulah beberapa jenis obat medis asam urat tinggi yang sudah terdapat di berbagai macam apotek. Jika Anda ingin mengkonsumsi obat diatas untuk menurunkan kadar asam urat dalam tubuh, sebaiknya mengkonsultasi kan lebih dulu pada dokter agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan akibat kesalahan penggunaan obat.

Jika sudah mendapatkan resep dokter, sebaiknya untuk membantu penurunan asam urat dengan cepat harus diimbangi dengan melakukan diet rendah purin dan mengubah pola hidup. Diet rendah purin adalah menghindari semua pantangan makanan bagi penderita asam urat yang akan menyebabkan adanya peningkatan kadar asam urat dalam tubuh dan menggantinya dengan mengkonsumsi makanan rendah purin. Sedangkan mengubah pola hidup adalah membiasakan diri dengan menghindari asupan makanan yang membahayakan tubuh dan juga melakukan aktivitas olahraga guna menurunkan berat badan yang akan menghambat pada penurunan asam urat.

, , , , ,



Oleh :
Kategori : Pengobatan