Sponsors Link

15 Penyebab Asam Urat pada Kaki, Gejala dan Cara Mencegahnya

Sponsors Link

Gout atau yang lebih dikenal asam urat merupakan penyakit yang saat ini mudah menyerang siapa saja. Hal ini karena semakin tidak teraturnya pola hidup masyarakat dengan tidak mempertimbangkan dampak terhadap kesehatan. Karena makanan menjadi salah satu sumber terbesar masuknya radikal bebas sebagai sumber segala macam penyakit, termasuk asam urat. Lalu apa sebenarnya asam urat itu? Dan kenapa bisa menimbulkan suatu penyakit yang dikhawatirkan banyak orang?

ads

Asam urat sebenarnya merupakan zat yang dibutuhkan oleh tubuh, namun jika kadarnya melebihi batas normal maka bisa menjadi suatu penyakit serius. Asam urat adalah produk akhir atau limbah dari penguraian (metabolisme) pada zat purin. Zat purin dipecah menjadi zat-zat asam urat. Asam urat juga termasuk antioksidan bermanfaat pada tubuh manusia dan hewan, namun jika konsentrasinya berlebihan bisa menyebabkan zat tersebut berubah menjadi kristal-kristal asam urat yang tajam yang memicu timbulnya gout. Asam urat dalam tubuh harus berada pada batas normal yakni maksimal 8,3 mg/dL pada laki-laki dan maksimal 6,1 mg/dL pada perempuan.

Asam urat yang terakumulasi pada tubuh pun tergantung dengan usia dan jenis kelaminnya. Jika pada umumnya asam urat lebih sering menyerang kaum lansia, namun tidak menutup kemungkinan dapat menyerang kaum muda dan dewasa juga. Meskipun begitu, banyak pakar mengatakan bahwa kadar asam urat tubuh meningkat seiring bertambahnya usia. Asam urat menimbulkan rasa nyeri pada penderitanya karena jika dilihat dibawah mikroskop, asam urat memiliki struktur menyerupai jarum-jarum renik yang tajam, berbau busuk dan berwarna putih.

Baca juga:

Penyebab Asam Urat pada Kaki

Asam urat yang mengalami penumpukan dalam tubuh dan ginjal tidak mampu lagi mengeluarkan asam urat tersebut maka zat asam urat akan dialirkan darah ke persendian terutama terjadi pada kaki. Penyakit asam urat memang lebih sering menyerang pada persendian kaki seperti jempol kaki, pergelangan kaki dan lutut daripada menyerang daerah sendi lainnya. Salah satu penyebab asam urat di kaki ini adalah karena peredaran asam urat dalam darah lebih mudah menyerang pada bagian tubuh bawah seperti kaki. Berikut ini beberapa penyebab asam urat pada kaki:

1. Peningkatan Kadar Asam Urat Darah

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa penyakit asam urat terjadi karena meningkatnya kadar asam urat dalam tubuh. Asam urat yang terbentuk pada darah disebabkan karena meningkatnya asupan zat purin yang dibawa bersama makanan. Gangguan ekskresi pada tubuh menyebabkan semakin mudahnya asam urat terakumulasi pada darah. Asam urat dalam darah akan mengalirkannya berdasarkan siklus peredaran darah tubuh dimana akan melewati bagian kaki terlebih dahulu dan menumpuk pada persendian kaki.

Proses metabolisme asam urat sebelum sampai ke kaki adalah dari dari pembentukan ribose 5-phosphate, dirubah menjadi PRPP (phosphoribosyl pyrophosphate), kemudian menjadi phosphoribosilamine, lalu ditransformasikan menjadi inosine monophosphate (IMP). Melalui proses metabolisme tersebutlah asam urat akan mengalami penumpukan pada sendi kaki jika konsentrasinya dalam darah mengalami peningkatan. Baca juga: Tanda-Tanda Asam Urat.

2. Obesitas atau Kegemukan

Obesitas atau kelebihan berat badan selalu dikaitkan dengan mudahnya terserang penyakit. Obesitas merupakan kondisi ketidaknormalan berat badan seseorang akibat penumpukan lemak dan biasanya juga memiliki kolesterol tinggi. Kegemukan tidak selalu menjadi simbol bahwa seseorang hidup dengan layak dan berkecukupan, justru kegemukan yang abnormal  bisa menjadi salah satu pemicu munculnya berbagai penyakit kronis termasuk asam urat.

Obesitas seseorang dapat memperbesar kemungkinan terserang resiko penyakit asam urat yang 4 kali lebih tinggi. Seseorang bisa dikatakan mengalami obesitas ketika berat badannya 20% lebih tinggi daripada berat badan idealnya. Mengalami obesitas identik dengan pola makanan yang berlebihan dan cenderung memakan apa saja yang ia suka tanpa mempertimbangkan apakah makanan tersebut memiliki dampak buruk bagi kesehatan atau tidak. Hal ini mengingat bahwa asam urat terjadi penumpukan akibat asupan zat purin yang berlebihan.

Obesitas menjadi salah satu penyebab asam urat pada kaki karena tubuh dapat menyebabkan beban yang lebih berat pada telapak kaki dan lutut. Hal ini juga bisa menjadi penyebab meningkatkan asam urat pada sendi kaki karena bagian tubuh lain sudah mengalami akumulasi lemak jahat yang tinggi. Kasus lain jika Anda adalah seseorang yang pernah mengalami asam urat lalu berat badan Anda juga mengalami kenaikan, maka proses pembuangan zat asam urat pada kaki menjadi terhambat.

Obesitas menyebabkan penekanan pada bagian sendi kaki, sehingga asam urat menjadi sulit terurai dan justru semakin terjadi penumpukan. Selain resiko tersebut, obesitas juga bisa menyebabkan terjadinya resistensi insulin yang berkaitan pada komplikasi penyakit kronis lainnya termasuk timbulnya Hyperuricemia sebagai pemicu  penyakit asam urat. Obesitas juga menjadi penyebab berkurangnya fungsi organ ginjal dalam tubuh, alhasil kerja ginjal menjadi kurang maksimal untuk membantu mengeluarkan asam urat melalui urin. Baca juga: Penyebab Asam Urat Sering Kambuh.

Sponsors Link

3. Sering Menggunakan High Heels atau Sepatu yang Sempit

Sering menggunakan high heels atau sepatu yang cenderung sempit bisa menjadi faktor timbulnya penyakit pada kaki, termasuk asam urat. Menggunakan sepatu hak tinggi dan sempit bisa merubah postur tubuh Anda pada saat berjalan yang menyebabkan postur kaki yang kurang baik. Sepatu yang sempit bisa menyebabkan gangguan pada ligamen, otot, sendi dan tulang pada telapak kaki yang bisa menimbulkan kerusakan dan peradangan.

Jika Anda seseorang yang memiliki resiko asam urat tinggi, apalagi umur sudah menginjak usia diatas 30 tahunan bisa mempercepat timbulnya penyakit asam urat jika terlalu sering menggunakan sepatu hak tinggi dan sempit. Hal ini karena penumpukan kristal asam urat pada area telapak kaki seperti pada jempol dan pergelangan kaki menjadi terhambat untuk terurai.

Zat asam urat akan terus mengalami perkembangan membentuk kristal yang lebih banyak dan tajam karena sepatu hak tinggi dan sempit bisa mengganggu peredaran darah Anda. Padahal zat asam urat pada sendi hanya bisa diurai dengan bantuan peredaran darah untuk dikembalikan ke organ ginjal dan dikeluarkan bersama urin. Baca juga: Bahaya Asam Urat.

Sepatu ber-hak tinggi membuat kaki Anda menumpu seluruh berat badan tubuh pada saat berjalan, apalagi jika Anda memiliki postur tubuh yang besar, resiko asam urat menjadi lebih tinggi lagi. Karena beban yang ditanggung kaki pada saat menggunakan sepatu hak tinggi 5 kali lebih besar daripada sepatu flat atau biasa. Sering menggunakan sepatu yang sempit juga bisa menyebabkan mudahnya terserang pembengkakan dan radang pada kaki yang diakibatkan oleh penyakit neuroma yang mengganggu sistem jaringan saraf pada kaki.

4. Gangguan Fungsi Ginjal

Penyebab lainnya dari timbulnya asam urat pada kaki adalah karena kelainan pada kerja organ ginjal. Ginjal tubuh berperan dalam meng-ekskresi urin bersama zat-zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh termasuk sisa-sisa metabolisme zat purin yakni asam urat. Akibatnya, organ ginjal yang tidak mampu mengakumulasi zat sisa tersebut akan mengalirkannya pada darah dan dibawa ke oleh siklus peredaran darah yang melewati kaki. Sehingga terjadi penumpukan sisa-sisa zat purin dalam sela-sela sendi, lebih tepatnya berada di jaringan tulang rawan sendi. Zat purin akan terus mendorong jaringan tulang rawan pada sendi dan terus menumpuk menjadi kristal-kristal asam urat yang tajam.

Pada kasus penderita gagal ginjal atau yang hanya memiliki satu ginjal resiko terserang asam urat pada kaki menjadi lebih tinggi. Zat purin yang seharusnya disaring oleh ginjal harus dipompa ke darah dan dialirkan ke sendi-sendi kaki. Oleh karena itu, pada seseorang yang memiliki penyakit pada ginjal sebaiknya mengurangi asupan zat purin dalam tubuh agar tidak terjadi kelebihan akumulasi zat purin. Baca juga: Bahaya Asam Urat bagi Ibu Hamil.

5. Lansia

Asam urat pada kaki sering dialami oleh kaum lansia yang berusia diatas 50 tahunan. Hal ini karena orang yang sudah lanjut usia biasanya mudah terserang osteoporosis yang menyebabkan timbulnya rongga-rongga pada daerah tulang dan sendi kaki. Seorang lansia yang masih sering mengkonsumsi makanan dengan kandungan zat purin tinggi bisa dengan mudah pada tulangnya yang mengalami pengeroposan akan diisi oleh zat-zat asam urat.

Usia memang menjadi faktor timbulnya asam urat, dimana semakin bertambahnya usia seseorang maka resiko terserang asa urat semakin tinggi. Hal ini dikarenakan sistem imunitas pada kaum lansia semakin berkurang sehingga mudah untuk memproduksi penyakit termasuk asam urat. Baca juga: Asam Urat pada Lansia.

Sponsors Link

6. Olahraga Berat dengan Kaki

Sering menggunakan kaki untuk olahraga yang berat atau ekstrim juga menjadi pemicu mudahnya terserang asam urat pada kaki. Olahraga sebenarnya baik untuk kesehatan, namun olahraga yang tidak sesuai dengan aturannya bisa jadi malah membuat kesehatan Anda terganggu. Olahraga berat yang sering menggunakan kaki daripada bagian tubuh yang lain bisa menjadi faktor penyebab asam urat pada kaki. Hal ini dikarenakan kaki justru mudah mengalami kaku sendi dan varises dimana kaki sering digunakan untuk menumpu bagian tubuh. Sebaiknya, jika ingin berolahraga, lakukan olahraga dengan benar dan seimbang antar bagian tubuh. Baca juga: Jenis Penyakit Asam Urat.

Gejala Asam Urat pada Kaki

Penyakit asam urat memang jenis penyakit persendian yang lebih sering menyerang bagian kaki daripada sendi lain. Hal ini karena sendi-sendi kaki lebih rawan terakumulasi zat asam urat daripada sendi tangan. Ada beberapa gejala asam urat yang menyerang kaki. Berikut beberapa gejala penyakit asam urat pada kaki:

1. Sendi Kaki Terasa Tidak Nyaman

Tanda awal munculnya asam urat pada kaki adalah ketika Anda mulai merasa tidak nyaman pada sendi-sendi kaki, seperti mulai timbulnya rasa nyeri walaupun samar-samar. Rasa ketidaknyamanan pada sendi-sendi kaki tersebut biasanya lebih bisa dirasakan pada malam hari saat Anda menjelang tidur. Meskipun asam urat belum menimbulkan pembengkakan pada sendi kaku, namun rasa tidak nyaman sudah bisa dirasakan karena itu merupakan tahap awal pembentukan zat purin menjadi kristal asal urat.

Pada tahap  awal seperti ini gejala akan timbul hilang, dalam artian pada hari selanjutnya bisa jadi rasa nyaman itu akan hilang dan pada beberapa kemudian akan timbul lagi. Ini merupakan ciri khas pada gejala asam urat pada kaki. Baca juga: Jus untuk Asam Urat.

2. Sendi Kaki terasa Nyeri

Jika Anda memang menderita penyakit asam urat, maka gejala yang sebelumnya akan berlanjut ke timbulnya rasa nyeri. Rasa nyeri yang muncul ini biasanya akan dikira sedang mengalami rematik, padahal rasa nyeri asam urat memiliki rasa nyeri yang lebih khas. Nyeri timbul diiringi dengan memerahnya permukaan kulit Anda yang terserang asam urat. Gejala asam urat pada kaki ini muncul pada 3-7 hari pertama dan masih menunjukkan gejala yang timbul hilang.

Rasa nyeri kadang-kadang bisa dirasakan kadang-kadang tidak ada rasa nyeri sama sekali. Seharusnya jika sudah muncul gejala yang seperti ini mulai mengontrol asupan zat purin sebelum gejala asam urat yang timbul semakin bertambah parah. Timbulnya rasa nyeri pada gejala asam urat menandakan bahwa sudah mulainya pembentukan kristal asam urat. Baca juga: Perbedaan Asam Urat dan Rematik.

3. Sendi Kaki Sering Mengalami Kesemutan

Biasanya rasa nyeri akibat asam urat meningkat juga ditandai dengan seringnya persendian mengalami kesemutan. Kesemutan terjadi karena sistem peredaran darah yang tidak lancar akibat posisi kaki yang tidak sesuai dalam waktu yang cukup lama. Kesemutan yang sering muncul pada daerah persendian dan diiringi rasa nyeri, ini menandakan bahwa asam urat pada sendi semakin mengalami peradangan. Posisi duduk yang salah dalam jangka waktu lama bisa menjadi pemicu peningkatan asam urat pada sendi karena asam urat yang dibawa oleh darah mengalami hambatan peredaran sehingga akan menumpuk pada lokasi tertentu pada sendi kaki.

ads

4. Mengalami Sensasi Terbakar pada Kaki

Kadar asam urat dalam tubuh yang semakin tinggi dan tidak dikendalikan dapat memicu timbulnya gejala asam urat pada kaki yang lebih serius. Gejala asam urat pada kaki lainnya adalah mulai terasa sensasi terbakar pada daerah persendian yang terserang asam urat. Rasa panas seakan bisa dirasakan oleh seluruh bagian kaki karena sensasi terbakar ini bersifat menjalar. Baca juga: Makanan dan Minuman untuk Penderita Asam Urat.

Jika asam urat menyerang bagian jempol kaki biasanya dapat menyebar ke seluruh persendian kaki. Sensasi terbakar ini memang jarang sekali timbul, namun jika asam urat memang benar-benar sangat menumpuk bisa jadi setiap hari Anda akan merasakan rasa terbakar ini sebelum ke tahap terjadinya peradangan hebat. Asam urat yang terjadi pada kaki memang lebih mudah mengalami penyebaran ke seluruh bagian sendi-sendi kaki, daripada jika terjadi di persendian tangan. Rasa terbakar tersebut bisa membuat Anda susah tidur bahkan mengalami insomnia.

5. Sakit pada Jempol Kaki

Dari seluruh bagian persendian kaki, asam urat lebih mudah menyerang pada bagian jempol kaki. Jika memang Anda merasakan seluruh gejala sebelumnya terjadi di jempol kaki, bisa dipastikan 90% Anda memang sedang mengidap asam urat. Karena jarang sekali penyakit persendian lain seperti rematik akan menyerang sendi kaki. Rasa sakit sering muncul pada malam hari dan keesokan harinya jempol kaki terasa kaku dan sulit untuk digerakkan juga bisa memicu perubahan emosi Anda. Pada tahap yang lebih serius, jempol kaki bisa jadi benar-benar tidak bisa digerakkan sehingga perlu segera mendapatkan penanganan dokter untuk memberikan obat anti-inflamasi atau anti peradangan.

Baca juga: Obat Herbal untuk Asam UratSuplemen untuk Asam Urat.

Cara Mencegah Asam Urat pada Kaki

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah asam urat pada kaki. Berikut beberapa cara pencegahan asam urat pada kaki:

1. Mengurangi Asupan Zat Purin

Sudah menjadi ketetapan bahwa untuk mencegah timbulnya asam urat baik pada kaki adalah dengan mengurangi asupan makanan yang mengandung zat purin tinggi. Cara ini disinyalir sangat ampuh untuk menjaga kadar asam urat dalam darah Anda agar tetap berada pada ambang batas normal. Anda bisa mengonsumsi makanan-makanan yang rendah purin seperti buah-buahan yang mengandung vitamin C tinggi maupun sayuran yang rendah purin. Sebaiknya Anda menghindari makanan berlemak seperti jeroan, daging merah, daging bebek dan daging-daging lainnya yang biasanya mengandung zat purin tinggi. Zat purin yang masuk bersama makanan sangat cepat menyebabkan peningkatan aasam urat pada kaki.

Baca juga: Sayur untuk Asam UratBuah untuk Asam Urat.

2. Jangan Sering Menggunakan Sepatu Hak Tinggi dan Sempit

Sudah dijelaskan diatas bahwa sepatu hak tinggi dan sepatu-sepatu yang sempit bisa menjadi penyebab asam urat. Sepatu yang sempit dapat menyebabkan peredaran darah pada tubuh menjadi terhambat atau tidak lancar. Peredaran darah yang tidak lancar menyebabkan terjadinya sirkulasi darah pembawa zat sisa terhambat dan menumpuk pada kaki. Gunakan sepatu-sepatu yang flat untuk membantu mencegah asam urat tinggi.

3. Menjaga Berat Badan Ideal

Memiliki berat badan ideal bisa menjadi pencegahan Anda untuk menghindari segala jenis penyakit kronis termasuk asam urat yang biasanya lebih mudah menyerang pada kaum dengan berat badan berlebihan. Mencegah asam urat bisa dilakukan dengan diet sehat dengan mengkonsumsi zat hijau yang kaya antioksidan dan rendah lemak jahat. Zat hijau yang kaya antioksidan ini bisa membantu menangkal radikal bebas pada tubuh. Mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas setiap hari juga bisa membantu membersihkan zat-zat sisa dalam tubuh Anda. Pada intinya asam urat di kaki bisa Anda cegah dengan menjalani budaya hidup sehat. Baca juga: Makanan untuk Penderita Asam Urat.

4. Rutin Melakukan Olahraga

Olahraga secara rutin minimal 3 kali dalam satu minggu bisa membantu mencegah timbulnya asam urat. Namun sebaiknya lakukan olahraga seimbang yang melibatkan seluruh bagian tubuh  supaya tidak menimbulkan penyakit lain akibat beban di salah satu sisi tubuh karena olahraga berat. Anda juga tidak harus melakukan olahraga ekstrim untuk menghindari asam urat, Anda hanya perlu melakukan olahraga ringan seperti jogging atau senam untuk mengurangi kalori tubuh Anda. Disamping itu, Anda bisa rutin mengkonsumsi susu sebagai sumber kalsium pada tulang kaki, supaya jaringan sendi kaki yang rawan bisa menjadi lebih kuat dengan asupan kalsium yang cukup.

Baca juga: Cara Mencegah Asam Urat.

Itulah ulasan lengkap tentang penyebab asam urat pada kaki beserta gejala dan pencegahannya. Penyakit asam urat saat ini bisa juga menyerang usia muda jika Anda tidak segera memperbaiki pola hidup yang sehat. Sebenarnya, untuk menghindari terjadinya penyakit asam urat pada kaki, Anda harus menghindari konsumsi makanan-makanan berpurin tinggi. Anda bisa mengganti dengan mengkonsumsi makanan-makanan sehat bervitamin C tinggi. Lakukan pengecekan rutin pada kadar asam urat pada darah Anda supaya bisa melakukan upaya pencegahan dini. Karena asam urat yang sudah terlalu parah akan semakin sulit untuk disembuhkan, penggunaan obat hanya akan membantu meredakan saja.

, , , ,



Oleh :
Kategori : Penyebab