Sponsors Link

Perbedaan Asam Urat dan Kolesterol Tinggi

Sponsors Link

Penyakit asam urat dan kolesterol adalah penyakit yang disebabkan adanya gangguan suatu senyawa dalam tubuh. Pada dasarnya asam urat dan kolesterol tidak akan menjadi berbahaya jika kadarnya masih dalam kondisi normal. Namun, jika asupan purin penyebab asam urat dan kolesterol jahat penyebab kolesterol terlalu banyak masuk dalam tubuh, maka akan menimbulkan hal yang cukup berbahaya dan sangat tidak nyaman.

ads

Asam urat dan kolesterol sebenarnya saling berkaitan, karena biasanya bagi mereka yang memiliki kolesterol secara tidak langsung juga akan terserang asam urat karena adanya penyumbatan darah oleh kolesterol. Lalu apa perbedaan asam urat dan kolesterol? Berikut adalah ulasannya.

Baca juga:

Asam Urat

Penyakit asam urat atau gout merupakan kondisi yang dapat mengakibatkan gejala nyeri yang sangat hebat, pembengkakan dan juga terasa panas pada bagian persendian. Walaupun semua sendi pada bagian tubuh akan beresiko terkena asam urat, namun bagian yang sering terserang adalah pada jari tangan, jari kaki, lutut dan pergelangan kaki. Baca juga: Penyebab Asam Urat pada Kaki.

Biasanya jika berdasarkan jenis kelamin, laki-laki adalah yang paling rawan untuk terserang asam urat dibandingkan dengan perempuan, terutama saat usianya sudah memasuki 30 tahun ke atas. Jika pada perempuan, asam urat biasanya akan sangat beresiko menyerang jika usianya sudah memasuki menopause.

Penyebab Asam Urat

Orang yang terserang asam urat biasanya akan merasakan perkembangan gejalanya dengan sangat cepat pada beberapa jam pertama. Rasa sakitnya akan berlangsung kurang lebih 3-10 hari. Faktor-faktor penyebab asam urat dalam tubuh naik diantaranya adalah:

  1. Jenis kelamin: Berdasarkan jenis kelamin, pria merupakan yang paling besar untuk mendapatkan serangan asam urat jika dibandingkan dengan perempuan. Hal ini disebabkan karena pada perempuan terdapat hormon estrogen yang dapat menurunkan kadar asam urat dan melancarkan pembuangan purin berlebih pada saluran urin. Baca juga: Penyakit Asam Urat Akut.
  2. Faktor usia: Asam urat biasanya menyerang orang-orang yang usianya sudah mencapai 40-50 tahunan. Pada perempuan, asam urat biasanya akan menyerang setelah mereka mengalami menopause. Namun, saat ini tidak sedikit anak mudah yang sudah mendapatkan asam urat karena gaya hidupnya yang buruk. Baca juga: Asam Urat pada Lansia.
  3. Faktor keturunan: Asam urat juga bisa disebabkan karena adanya faktor keturunan dari orang tuanya.
  4. Faktor konsumsi obat-obatan: Beberapa orang juga dapat terkena asam urat karena efek samping dari mengkonsumsi obat tertentu. Seperti obat yang biasa digunakan untuk penderita gagal jantung, darah tinggi.
  5. Mengkonsumsi alkohol yang berlebihan: Terlalu banyak mengkonsumsi alkohol juga akan menyebabkan terjadinya asam urat dengan sangat cepat. Minuman yang memiliki kandungan alkoholnya adalah bir.
  6. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan mengandung purin: Mengkonsumsi zat purin yang sangat berlebihan adalah hal yang paling beresiko untuk terkena asam urat dengan sangat cepat. Karena dari semua faktor penyebab, yang paling utama adalah purin. Saat purin terlalu berlebihan masuk kedalam tubuh, lama-kelamaan akan membentuk kristal dan masuk ke sela-sela persendian. Purin yang semakin menumpuk juga akan semakin sulit diolah oleh ginjal, sehingga akan terus menumpuk sampai benar-benar terjadi asam urat.
  7. Berat badan yang terlalu berlebihan: Terlalu banyak lemak dalam tubuh sehingga menyebabkan terjadinya obesitas juga adalah salah yang dapat memicu terjadinya asam urat. Pada orang yang terlalu mempunyai banyak lemak dalam tubuhnya, akan menghambat proses metabolisme purin dalam tubuh karena sudah tercampur dengan lemak. Baca juga: Tanda-Tanda Asam Urat.

Gejala Asam Urat

  1. Nyeri pada bagian persendian terutama pada jempol kaki
  2. Kaki akan terasa seperti terbakar
  3. Bagian sendi akan semakin lebih kaku
  4. Persendian lama kelamaan akan membengkak
  5. Tidak dapat bergerak bebas, bahkan bisa sampai tidak bisa bergerak sama sekali
  6. Persendian akan terasa sangat gatal
  7. Gejala sakit muncul secara tiba-tiba dipertengahan malam atau saat bangun tidur
Sponsors Link

Pengobatan pada Asam Urat

Pengobatan asam urat mempunyai 2 sasaran utama, yaitu untuk meringankan gejalanya dan mencegah terjadinya asam urat kembali. Jika Anda ingin meringankan gejala sakitnya, Anda bisa mengompres bagian yang terasa sakit menggunakan kantong es. Anda juga dapat mengkonsumsi obat untuk meredakan rasa sakit, seperti obat anti inflamasi yang bisa didapatkan di apotik.

Baca juga:

Sedangkan untuk melakukan pencegahan agar asam urat tidak sering kambuh adalah dengan mengkonsumsi obat seperti allopurinol yang mampu menurunkan kadar asam urat tinggi. Bisa juga dibantu dengan mengkonsumsi makanan yang dapat menurunkan kadar asam urat dan berat badan tubuh. Baca juga: Penyebab Asam Urat Sering Kambuh.

Jika Anda mendapatkan resep dari dokter, sangat disarankan Anda mengkonsumsi obat tersebut, disertai dengan gaya hidup sehat sebagai pendukung penyembuhannya. Seperti menghindari makan tinggi purin, melakukan olahraga ringan dan yang lainnya

Kolesterol

Kadar kolesterol tinggi atau disebut dengan hiperkolesterolemia merupakan kondisi peningkatan kolesterol pada darah yang sudah melampui kadar normal. Kolesterol sendiri merupakan senyawa lemak berlilin yang sebagian besarnya diproduksi oleh hati dan sebagian lainnya oleh makanan. Kadar kolesterol yang terlalu tinggi bisa mengakibatkan adanya resiko sangat serius seperti stroke dan serangan jantung.

Sebenarnya kolesterol adalah salah satu senyawa yang dibutuhkan tubuh guna membantu pembentukan sel baru agar tubuh bisa berfungsi normal. Selain itu, kolesterol juga berperan dalam proses memproduksi vitamin D, hormon dan asam empedu. Saat kadar kolesterol terlalu tinggi kemudian mengendap pada dinding arteri, maka aliran darah lainnya akan ikut terhambat. Sehingga kolesterol juga dapat mengakibatkan seseorang terserang penyempitan arteri dan penggumpalan darah pada bagian tertentu.

Sponsors Link

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa kolesterol juga dihasilkan oleh tubuh manusia sendiri. Sehingga hampir 80% asupan kolesterol dalam tubuh sudah terpenuhi dengan sendirinya. Namun, banyak sekali makanan yang mempunyai kandungan kolesterol sangat tinggi, akibatnya asupan kolesterol akan melebihi batas kemampuan tubuh.

Penyebab Kolesterol

  1. Menu makanan yang buruk: Beberapa makanan yang dapat mengakibatkan kolesterol seperti susu, keju, daging, dan kuning telur. Pada beberapa makanan tersebut juga terdapat kandungan lemak jenuh yang dapat mengakibatkan kadar kolesterol semakin tinggi.
  2. Berat badan yang terlalu berlebihan: Banyak penyakit yang timbul karena seseorang memiliki berat badan terlalu berlebihan. Salah satunya adalah dapat memicu peningkatan kolesterol. Ada 2 jenis kolesterol yaitu yang jahat dan baik. Pada orang kelebihan berat badan, kolesterol yang mendominasi adalah kolesterol jahat.
  3. Tidak senang olahraga: Orang yang tidak menyukai aktivitas olahraga akan sangat beresiko mendapatkan peningkatan kadar kolesterol dalam tubuhnya. Apalagi bagi mereka yang tidak terlalu banyak bergerak saat sedang bekerja.
  4. Perokok aktif: Apabila Anda seorang perokok, sebaiknya Anda mulai mengurangi sedikit demi sedikit rokok yang Anda konsumsi tiap harinya. Pada rokok terdapat kandungan akrolein atau zat kimia yang cukup berbahaya dan bisa menyebabkan adanya peningkatan pada kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Zat tersebut juga dapat mengakibatkan adanya penumpukan lemak pada organ hati yang mengakibatkan tidak berfungsi dengan baik.
  5. Terlalu banyak mengkonsumsi alkohol: Selain karena rokok, mengkonsumsi alkohol juga dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Orang yang sangat rutin meminum alkohol sangat berpotensi terkena kolesterol bahkan asam urat.
  6. Jenis kelamin dan usia: Pada umumnya peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh dapat terjadi saat usia memasuki 20 tahun. Pada usia ini kadar kolesterol dalam tubuh akan cenderung mengalami peningkatan. Untuk pria, biasanya saat memasuki usia diatas 50 tahun kadar kolesterol dalam tubuhnya akan sangat tinggi. Sedangkan untuk perempuan, kadar kolesterol biasanya akan menurun saat menopause, namun akan kembali tinggi setelahnya.
  7. Efek samping mengkonsumsi obat-obatan: Orang yang mengkonsumsi obat tertentu juga biasanya akan cenderung mendapatkan resiko kolesterol tinggi, ini karena zat kimia yang masuk dalam tubuh.
  8. Menderita penyakit: Kolesterol tinggi juga dapat dipengaruhi karena seseorang menderita suatu penyakit seperti adanya gangguan pada bagian liver, darah tinggi atau ginjal yang rusak dengan sangat parah.
  9. Karena adanya faktor keturunan: Apabila dalam lingkaran keluarga Anda, terdapat orang yang mempunyai penyakit kolesterol maka ada kemungkinan Anda juga bisa mendapatkan kolesterol yang tinggi.
ads

Baca juga: Komplikasi Asam UratCara Pijat Penyakit Asam Urat.

Gejala yang terjadi karena terkena kolesterol:

  1. Mengalami rasa pegal pada bagian tubuh: Kolesterol yang tinggi dapat mengakibatkan penderita merasa pegal-pegal dan mendapatkan rasa nyeri pada bagian tubuhnya. Hal ini disebabkan karena kolesterol mulai melakukan penyumbatan pada pembuluh darah, hingga bagian tubuh yang seharusnya mendapatkan suplai aliran darah mengalami kekurangan oksigen. Sehingga akan menyebabkan bagian tangan dan kaki merasa pegal.
  2. Kepala yang terasa pusing: Penderita kolesterol juga akan mengalami rasa pusing yang mendadak. Ini dikarenakan otak tidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah. Hal ini bisa berlangsung dalam waktu lama atau sebentar tergantung pada seberapa besar penyumbatannya.
  3. Telinga terasa berdengung: Kolesterol dengan kadar tinggi dalam tubuh juga dapat mengakibatkan telinga terasa berdengung. Hal ini disebabkan karena plak kolesterol yang terbentuk mulai menekan pada syaraf yang menghubungkan pada telinga.
  4. Tiba-tiba pandangan menjadi sangat gelap: Anda juga akan merasa tiba-tiba tidak bisa melihat apapun dalam waktu sesaat. Ini dikarenakan plak kolesterol mulai menyumbat pembuluh darah yang mengarah pada bagian mata. Pembuluh darah yang kecil akan lebih mudah menimbulkan gejala kolesterol daripada pembuluh darah yang besar.
  5. Dada terasa nyeri: Ini juga disebabkan karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah yang mengarah ke jantung, sehingga gejala ini akan semakin sering dirasakan. Gejala nyeri pada dada, bisa berlangsung untuk sementara waktu atau bahkan sangat lama, tergantung pada pembuluh darah mana yang mengalami penyumbatan. Jika hal ini tidak segera ditangani, maka akan menyebabkan adanya serangan jantung mendadak.
  6. Terdapat bercak kuning pada bagian kelopak mata atas: Pada penderita kolesterol karena adanya faktor genetik biasanya akan membentuk gejala khusus yaitu adanya timbunan kolesterol pada bagian mata atas sehingga berwarna kuning.
  7. Jari terlihat menguning: Kondisi ini dinamakan xanthoma. Jari menguning disebabkan karena adanya penumpukan kolesterol pada bagian jari dan juga biasanya dialami oleh mereka yang menderita kolesterol karena faktor genetik.

Baca juga: Bahaya Asam Urat bagi Ibu HamilBahaya Asam Urat.

Pengobatan pada penderita kolesterol

Apabila kadar kolesterol Anda sudah tinggi, tentu perlu penanganan dokter untuk meresepkan obat penurun kolesterol. Namun bila Anda masih merasakan gejalanya, maka jaga gaya hidup Anda agar kolesterol tidak naik. Sebenarnya menjaga gaya hidup bukan hanya ketika sudah terkena penyakit, tapi harus dilakukan sejak dini, agar berbagai penyakit tidak menyerang tubuh.

Mempunyai gaya hidup yang sehat sangatlah dibutuhkan untuk dapat mengurangi kolesterol dalam tubuh. Asupan makanan pada tubuh juga perlu Anda perhatikan, Anda sebaiknya tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak berlebihan. Dengan begitu kadar kolesterol dalam tubuh secara perlahan akan semakin normal.

Baca juga:

Itulah pembahasan mengenai perbedaan asam urat dan kolesterol. Diantara keduanya tidak ada yang lebih baik, sebab sama-sama berkaitan dan membahayakan tubuh. Gaya hidup yang sehat dan memperhatikan asupan makanan adalah hal utama yang dapat mencegah kedua penyakit tersebut.

, , , , , ,



Oleh :
Kategori : Penyebab