Sponsors Link

Perbedaan Asam Urat dan Radang Sendi: Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Sponsors Link

Sendi adalah salah satu bagian tubuh yang sangat berpengaruh pada aktivitas sehari-hari. Jika kondisi sendi bermasalah, maka aktivitas kita akan sangat terganggu dan tidak bisa berjalan dengan biasanya. Penyakit sendi seperti asam urat dan radang sendi adalah jenis penyakit yang akan menyerang bagian persendian Anda. Berikut adalah perbedaan asam urat dan radang sendi berdasarkan penyebab, gejala dan pengobatannya.

ads

Asam Urat

Penyakit asam urat adalah penyakit yang terjadi pada bagian sendi, khususnya pada bagian sendi kaki dan tangan. Penyakit asam urat disebabkan karena adanya kenaikan zat asam dalam tubuh dan jika kenaikannya sudah sangat tinggi maka akan masuk pada sela persendian dan membentuk kristal asam urat yang akan membuat penderita merasakan sakit pada sendi nya.

Penyebab Asam Urat

Berikut adalah beberapa penyebab asam urat yang terjadi pada daerah persendian:

1. Purin berlebihan

Purin adalah salah satu faktor utama timbulnya asam urat. Pada dasarnya purin tidaklah berbahaya jika kadarnya masih dalam keadaan yang normal. Namun asupan purin berlebih biasanya berasal dari luar tubuh, ini yang akan menyebabkan kadar asam dalam tubuh ikut terpicu naik. Normalnya purin yang berlebihan harus di serap oleh ginjal dan dibuang melalui saluran urin. Namun karena kondisi purin sudah sangat tinggi, ginjal tidak dapat lagi membantu menyerap purin. Akibatnya darah akan menyalurkan kelebihan purin pada sela-sela sendi, jika semakin dibiarkan maka akan membentuk kristal asam urat dan menyebabkan rasa sakit pada sendi.

2. Usia

Faktor penyebab selanjutnya adalah usia. Pada umumnya asam urat akan diderita oleh orang-orang yang berusia diatas 40 tahunan untuk laki-laki, sedangkan pada wanita mereka akan sangat besar untuk terserang asam urat saat sedang masa premenopause.

3. Genetik

Genetik juga bisa menjadi salah satu pemicu seseorang memiliki penyakit asam urat. Biasanya yang mengalami penyakit karena faktor genetik akan sangat sulit untuk disembuhkan. Namun sampai saat ini seseorang terkena asam urat karena faktor genetik masih sangat sedikit.

4. Makanan mengandung purin

Makanan adalah faktor pemicu peningkatan kadar purin yang berasal dari luar tubuh. Jika Anda sering mengkonsumsi makanan yang mengandung purin berlebihan seperti seafood, jeroan, daging merah dan yang lainnya. Kemungkinan besar kadar asam urat dalam tubuh akan sangat meningkat drastis dan dalam waktu yang cukup cepat. Jika asupan benar-benar tidak dijaga, maka kondisi asam urat akan semakin parah.

5. Efek samping konsumsi obat

Peningkatan kadar asam urat dalam tubuh juga bisa disebabkan karena efek samping konsumsi obat tertentu. Beberapa obat yang biasanya beresiko meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh seperti niacin, obat kemoterapi, obat dengan sifat diuretik, dan obat untuk penghambat enzim.

6. Minuman mengandung purin

Selain makanan, minuman juga bisa menjadi salah satu sumber asupan purin yang tinggi dari luar tubuh. Minuman dengan kandungan alkohol, soda dan pemanis buatan adalah jenis minuman yang bisa memicu meningkat nya kadar asam urat dalam tubuh.

7. Obesitas

Obesitas juga merupakan salah satu penyebab terjadinya asam urat. Asam urat juga bisa disebabkan karena kadar lemak dan kolesterol yang tinggi dalam tubuh. Hal ini bisa disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat, jarang olah raga dan juga terlalu banyak makan sehingga terjadi obesitas dan penumpukan lemak.

Gejala Asam Urat

Berikut adalah beberapa gejala asam urat yang bisa menyerang bagian persendian:

1. Nyeri pada sendi

Gejala awal jika asam urat sudah masuk pada sendi dan sudah membentuk kristal, maka akan mengakibatkan adanya rasa nyeri. Ini disebabkan kristal asam urat yang menusuk pada persendian. Nyeri biasanya akan berlangsung selam beberapa hari, bagi yang sudah para bisa saja mencapai hitungan bulan baru bisa hilang.

2. Sendi merah dan terasa panas

Setelah mengalami rasa nyeri jika kondisinya sudah semakin parah, maka sendi akan terlihat berwarna kemerahan diikuti dengan rasa panas. Ini adalah gejala lanjutan dari nyeri sendi sebelumnya.

3. Sendi seperti kesemutan dan gatal

Anda juga akan merasakan adanya gejala kesemutan dan gatal pada bagian sendi. Gejala ini akan sangat mengganggu, karena terkadang Anda akan merasa serba salah saat mendapatkan kondisi gatal pada bagian sendi.

4. Sendi terasa kaku dan sulit di gerakan

Kondisi asam urat yang semakin parah juga akan menyebabkan adanya rasa kaku pada persendian, rasa kaku lama kelamaan akan menjadi sulit di gerakan. Kondisi ini akan menyebabkan Anda sulit melakukan aktivitas seperti biasanya.

5. Pembengkakan

Pembengkakan pada persendian akan terjadi pada asam urat dengan kondisi sangat parah. Pembengkakan ini disebabkan karena radang pada bagian sendi dan penumpukan nya tidak segera diobati dan didiamkan dalam waktu cukup lama.

6. Gejala yang muncul secara tiba-tiba

Gejala asam urat juga akan datang secara tiba-tiba, tentu saja hal ini sangat mengganggu. Gejala bisa muncul pada malam hari atau setelah Anda bangun di pagi hari.

Pengobatan Asam Urat

Ada 2 sasaran utama melakukan pengobatan asam urat, yaitu untuk meringankan gejala nya dan untuk mencegah adanya asam urat kambuh kembali. Untuk meringankan gejala asam urat, Anda bisa melakukan pengompresan pada bagian sendi yang terasa sakit. Anda juga bisa mengkonsumsi obat untuk meredakan rasa sakit pada sendi, seperti obat anti inflamasi yang biasa di sarankan dan di resep kan dokter. Sedangkan untuk melakukan pencegahan, Anda juga bisa mengkonsumsi obat jenis allopurinol. Disamping pengobatan tersebut, Anda juga bisa melakukan beberapa hal yang bisa mendukung penurunan kadar asam urat dalam tubuh, Seperti:

Diet rendah purin adalah salah satu cara untuk mengurangi kelebihan zat purin dalam tubuh. Saat melakukan diet rendah purin, Anda akan sangat disarankan untuk menghindari beberapa pantangan makanan bagi penderita asam urat dan menggantinya dengan makanan rendah purin. Anda bisa mengatur pola makanan selama beberapa minggu sampai kadar asam urat dalam tubuh kembali dalam keadaan yang stabil.

Anda juga mengkonsumsi obat herbal atau obat tradisional yang bisa dibuat sendiri, seperti air rebusan dari daun salam, daun bidara, jahe dan yang lainnya. Obat herbal dinilai dapat membantu untuk menurunkan kadar asam urat dengan bertahap.

  • Melakukan olahraga

Olahraga adalah salah satu cara agar Anda bisa terus melatih persendian agar tidak terasa kaku. Olahraga juga bisa membantu mengontrol berat badan Anda agar tidak terlalu berlebihan. Anda bisa melakukan olahraga bersepeda atau lari dengan rutin setiap minggu.

Sponsors Link

Radang Sendi

Radang sendi atau arthritis adalah kondisi dimana sendi mengalami rasa nyeri disebabkan adanya peradangan atau inflamasi pada bagian tulang sekitar sendi. Peradangan ini akan menyebabkan sendi menjadi terasa kaku, sakit dan sulit untuk di gerakan. Berbeda dengan asam urat yang biasanya menyerang kaki dan tangan, radang sendi justru menyerang semua sendi pada tubuh.

Penyebab Radang Sendi

Berikut adalah beberapa penyebab terjadinya radang sendi:

1. Faktor Usia

Usia merupakan faktor pertama yang bisa menyebabkan adanya radang sendi. Karena biasanya radang sendi sangat sering diderita oleh orang yang sudah lanjut usia atau diatas 50 tahun. Ini disebabkan karena danya proses penuaan yang meningkatkan resiko terserang arthritis. Namun tidak menutup kemungkinan jika radang sendi juga bisa menyerang pada mereka yang berusia muda.

2. Faktor jenis kelamin

Penyebab selanjutnya adalah karena faktor jenis kelamin. Pada umumnya resiko lebih tinggi terserang radang sendi adalah pada wanita dibandingkan pada laki-laki.

3. Faktor genetik

Biasanya beberapa penyakit ada yang disebabkan karena faktor genetik termasuk radang sendi. Jika seorang terlahir cacat dengan kelainan genetik seperti kelainan tulang, maka akan lebih rentan untuk terkena radang sendi.

4. Faktor berat badan

Faktor penyebab selanjutnya adalah karena berat badan yang terlalu berlebihan atau obesitas. Radang sendi yang dapat di akibat karena kelebihan berat badan adalah pada bagian pinggul, tulang belakang dan juga lutut, ini disebabkan karena bagian tersebut harus menopang badan.

Sponsors Link

5. Pernah mengalami cedera

Pernah mengalami cedera juga bisa menjadi salah satu terserang radang sendi. Jika cedera menyerang bagian tertentu seperti lutut, makan kemungkinan terserang arthritis akan lebih besar.

6. Stress

Siapa kira bahwa ternyata stress juga bisa menjadi salah satu penyebab terjadi radang sendi. Strees bisa membuat fungsi organ tubuh tidak bekerja dengan baik dan akan lebih berat dari pada biasanya. Akibatnya tubuh menjadi sangat mudah terserang penyakit, salah satunya adalah terserang radang sendi.

7. Terlalu sering menanggung beban yang berat

Penyebab radang sendi selanjutnya adalah karena terlalu sering menanggung beban yang cukup berat. Misalnya saja seorang atlet yang selalu mengangkat beban, maka resiko terserang radang sendi akan semakin lebih besar.

8. Mempunyai penyakit

Pemicu radang sendi selanjutnya adalah karena faktor penyakit tertentu. Adanya penyakit dalam tubuh bisa menjadi salah satu pemicu timbul radang sendi atau arthritis.

Gejala Radang Sendi

Berikut adalah gejala radang sendi yang biasanya terjadi:

1. Rasa nyeri pada sendi yang datang dengan tiba-tiba

Gejala radang sendi salah satunya adalah timbul rasa nyeri dengan tiba-tiba, namun biasanya lebih cenderung muncul dengan bertahap dan hilang timbul. Bisa saja Anda merasakan sakit pada pagi hari atau setelah melakukan aktivitas. Atau bisa juga saat Anda akan menaiki tangga, lutut Anda terasa sangat sakit. Beberapa orang juga biasanya terserang rasa nyeri saat lutut nya terkena dingin.

2. Terjadi peradangan pada bagian sendi

Gejala selanjutnya adalah adanya peradangan secara periodik. Ini disebabkan karena pembentukan tulang taji atau sebuah cairan ekstra pada lutut. Kulit pada bagian lutut juga bisa menjadi terlihat sangat kemerahan dan terasa hangat saat akan disentuh. Jika kondisi radang nya sudah parah, kemungkinan akan membaik sangatlah kecil.

3. Bagian sendi terasa sangat kaku

Anda juga akan merasakan otot semakin melemah sehingga struktur sendi menjadi sangat tidak stabil. Sendi yang terserang radang bisa menempel akibatnya Anda kesulitan untuk bergerak, menekuk atau meluruskan sendi.

ads

4. Sendi mengeluarkan bunyi

Gejala selanjutnya bisa saja saat bagian sendi yang terserang radang di gerakan akan mengeluarkan bunyi. Gejala seperti ini biasanya akan terjadi jika penderita sudah kehilangan tulang rawan. Bunyi tersebut merupakan hasil dari pertemuan permukaan kasar dengan tonjolan tulang yang saling bergesekan.

5. Kelainan pada bentuk sendi

Gejala selanjutnya penderita akan mengalami kelainan pada bentuk sendi. Contohnya saja pada lutut, Anda kemungkinan akan mendapatkan perubahan pada bentuk lutut. Radang sendi bisa membuat kondisi lutut Anda menjadi cekung, ini disebabkan karena otot disekitar lutut mulai mengecil dan lemah.

Pengobatan Radang Sendi

Berikut adalah beberapa alternatif pengobatan yang bisa Anda lakukan jika terserang radang sendi:

  • Mengobati berdasarkan resep dokter

Jika Anda telah memeriksakan kondisi radang sendi Anda pada dokter, kemungkinan Anda akan diberikan beberapa resep obat agar dapat meningkatkan fungsi sendi dan meringankan rasa sakit pada bagian sendi yang terserang radang sendi. Anda biasanya akan diberikan obat jenis anti inflamasi nonstreoid seperti ibuprofen, analgesik, atau krim salep yang memiliki kandungan capsaicin dan juga mentol, dosis nya akan diatur sesuai dengan ketentuan dokter.

Sedangkan untuk mengatasi radang sendi karena lemahnya sistem kekebalan tubuh, biasanya dokter akan memberikan resep obat disease-modifying antirheumatic drugs (DMARD), seperti hydroxychlorquine atau methotrexate.

  • Melakukan pengobatan dengan operasi

Jika kondisi radang sendi sudah memasuki tahap yang sangat parah dan tidak bisa diatasi oleh obat atau hal lainnya, maka kemungkinan besar dokter akan menyuruh Anda melakukan operasi. Operasi yang biasa dilakukan pada penderita radang sendi berupa prosedur penyatuan bagian sendi, perosedur pemotongan tulang dan penggantian sendi.

  • Olahraga dan menurunkan berat badan

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa radang sendi juga bisa disebabkan karena berat badan yang terlalu over, sehingga tubuh tidak mampu lagi menopang nya. Oleh karena itu, salah satu pengobatan yang dapat Anda lakukan dengan sendiri adalah berolahraga dan menurunkan berat badan. Melakukan olahraga bisa membantu sendi bergerak dengan fleksibel, dan juga bisa menghasilkan keringat dan menurunkan berat badan secara perlahan. Sebaiknya Anda juga melakukan diet yang sesuai dengan kondisi tubuh agar berat badan kembali normal.

  • Terapi persendian

Untuk melatih kerja sendi agar tetap stabil, dokter juga biasanya akan merekomendasikan penderita radang sendi untuk melakukan terapi baik fisik atau pun okupasi. Melakukan terapi dengan rutin akan membantu fungsi sendi bekerja sebagai mana mestinya.

Itulah ulasan mengenai perbedaan asam urat dan radang sendi berdasarkan penyebab, gejala dan pengobatannya. Informasi diatas bisa menjadi acuan Anda untuk selalu menjaga kesehatan sendi.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Pencegahan