Sponsors Link

Probenecid Untuk Asam Urat : Indikasi – Efek Samping – Dosis

Sponsors Link

Setiap penderita penyakit asam urat tentu akan sangat familiar dengan beberapa jenis obat yang memang digunakan dalam proses mengatasi gejala asam urat dan menurunkan kadar asam urat yang naik di dalam darah. Obat obatan asam urat tersebut memang akan sering dikonsumsi selama gejala atau serangan asam urat muncul. Beberapa jenis obat yang umum digunakan pada penderita asam urat diantaranya seperti obat penurun kadar asam urat, obat anti bengkak, dan obat antinyeri.

ads

Sebagai penderita asam urat, mengetahui mekanisme, efek samping, cara penggunaan yang benar, dan berbagai macam informasi dari obat obatan yang digunakannya sangat perlu dilakukan mengingat konsumsi obat obatan tersebut merupakan obat yang akan sering dikonsumsi selama terjadi serangan asam urat seumur hidup. Dalam artikel kali ini, pakarasamurat.com akan memberikan pembahan mengenai salah satu jenis obat asam urat yakni probenecid. Berikut ini beberapa ulasan mengenai informasi obat probenecid untuk asam urat dalam penjelasan di bawah ini.

Mengenal Obat Prebenecid dan Manfaatnya

Probenecid merupakan salah satu jenis obat yang digunakan dalam proses mencegah serta mengatasi terjadinya serangan penyakit asam urat kronis. Probenecid termasuk kedalam golongan obat urikosuric yang pembeliannya harus menggunakan resep dokter untuk memastikan kebenaran dari obat yang dikonsumsi dengan hasil diagnosis dokter tersebut agar tidak ada kesalahan dalam pemberian obat.

Sama dengan allopurinol, probenecid tidak dapat mengatasi gejala asam urat yang langsung terjadi seperti nyeri, pembengkakan, dan lain sebagainya, namun membantu menurunkan kadar asam urat sehingga kondisi gejala tidak akan muncul ketika asam urat sudah tidak berlebih di dalam tubuh. Probenecid merupakan obat keras di apotek yang tentunya memiliki nama lain atau nama merek tertentu diantaranya seperti probenid.

Probenecid diindikasikan untuk mengatasi hiperurisemia atau kondisi dimana ada peningkatan kadar asam urat di dalam tubuh. Selain untuk mengatasi asam urat, probenecid juga digunakan untuk membantu mengurangi ekskresi tubular bakteri penisilin dan sefalosporin tertentu.

Berbeda dengan obat allopurinol yang bekerja dengan cara menghambat pembentukan atau metabolisme asam urat di dalam tubuh, obat Probenecid ini memiliki mekanisme kerja dengan cara membantu ginjal dalam prosesnya pengeluaran atau ekskresi asam urat dari dalam tubuh.

Efek samping

Probenecid memiliki batasan dalam penggunaannya sehingga tidak boleh dikonsumsi oleh anak di bawah 2 tahun atau tanpa pengawasan yang benar. Penggunaan obat probenecid dapat meningkatkan kadar asam urat di dalam ginjal sehingga jika tidak diperhatikan dan dipastikan dengan baik serta benar maka dapat meningkatkan resiko terjadinya batu ginjal bagi para pasien asam urat tersebut. Untuk menghindari kondisi yang ada, sering kali dokter memberikan arahan agar mengkonsumsi banyak air putih setelah mengkonsumsi obat.

Efek samping lain yang dapat muncul berdasarkan data dari pusat informasi obat BPOM yang diantaranya seperti:

  • Gangguan saluran cerna
  • Sering buang air kecil
  • Sakit kepala
  • Flushing, pusing, alopesia, anemia, nyeri gusi
  • Reaksi hipersensitivitas meliputi anafilaksis, dermatitis, pruritus, demam, sindrom Stevens-Johnson
  • Sindrom nefrotik, nekrosis hati, leukopenia, anemia aplastik
  • Nekrolisis epidermal toksik pada penggunaan bersama dengan kolkisin

Pengobatan asam urat dengan probenecid ini memang perlu diawasi dan tidak boleh dikonsumsi obat wanita yang dalam proses kehamilan, sedang merencanakan datangnya kehamilan, proses menyusui, dan lain lain. Probenecid juga tidak boleh sama sekali dikonsumsi oleh anak dengan usia dibawah 2 tahun. Probenecid juga tidak boleh digunakan oleh pasien dengan riwayat gangguan darah, nefrolitiasis, porfiria. Dan pada penderita gout atau asam urat akut maka hindari agar obat tidak digunakan bersamaan dengan asetosal dan salisilat.

Dosis dan Cara Penggunaan

Berdasarkan dari data PIO atau pusat informasi obat BPOM, terapi urikosurik dengan obat obatan urikosurik memiliki perhitungan dosis awal 250 mg dua kali sehari setelah makan, apabila dalam masa peminjaman tersebut perlu ditingkatkan setelah seminggu hingga 500 mg dua kali sehari dan kemudian sampai 2 g sehari dalam 2-4 dosis terbagi tergantung dari kadar asam urat plasma dan kurangi untuk proses pemeliharaan. Penggunaan obat probenecid tersebut dapat dikonsumsi sesuai arahan dokter yang disampaikan oleh kepala pabrik atau yang ditunjuk.

Itulah beberapa penjelasan mengenai obat probenecid untuk asam urat dalam penjelasan yang sangat detail tersebut mungkin belum cukup familiar termasuk nama obat probenecid karena memang masih jarang diresepkan untuk penderita dan kalah pamor dengan obat seperti allopurinol. Penggunaan obat probenecid tidak dapat dilakukan dengan sendirinya dalam mengatasi serangan asam urat karena memang obat probenecid tersebut lebih berfungsi untuk menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh. Untuk membantu mengatasi rasa sakit dan nyeri serta pembengkakan di daerah sendi dapat diatasi dengan mengkonsumsi obat tertentu dan konsumsi obat anti nyeri atau NSAID.

, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan