Sponsors Link

25 Jenis Sayur yang Dilarang untuk Asam Urat Tinggi

Sponsors Link

Asam urat sebagai penyakit persendian terjadi karena adanya penumpukan kadar zat purin dalam tubuh. Zat purin merupakan suatu senyawa yang dibawa ke tubuh melalui makanan. Peningkatan kadar zat purin dalam darah menyebabkan terjadinya pembentukan kristal-kristal asam urat yang tajam pada area persendian. Kristal-kristal asam urat terbentuk dari hasil metabolisme zat purin yang tidak dapat diserap oleh tubuh. Asam urat biasanya menyerang usia diatas 40 tahunan dengan kaum pria yang lebih berpotensi mengidap penyakit ini. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya hormon estrogen pada pria untuk membantu penyerapan zat purin.

ads

Zat purin sebenarnya dibutuhkan dalam proses metabolisme tubuh seperti regenerasi sel-sel mati pada tulang rawan. Namun, jika kadarnya dalam tubuh melebihi ambang batas normal bisa menyebabkan timbulnya asam urat. Seseorang yang terkena obesitas biasanya lebih mudah terserang penyakit ini daripada yang memiliki berat tubuh ideal. Karena pada seseorang dengan kelebihan berat badan biasanya memiliki kebiasaan buruk dalam memilih makanan untuk dikonsumsi. Ambang batas normal asam urat pada seorang laki-laki dan perempuan, yakni berturut-turut 7,5 mg/dL dan 6,5 md/dL.

Baca juga:

Faktor terbesar penyebab meningkatnya asam urat adalah karena asupan makanan berpurin. Bagi Anda yang memiliki resiko terserang asam urat atau bahkan saat ini sedang menderita penyakit sendi ini, sebaiknya menghindari jenis-jenis makanan yang berpotensi memperparah asam urat Anda. Bahkan penyebab asam urat ini bisa jadi dari makanan yang dinilai menyehatkan seperti sayur-sayuran hijau. Itu karena pada jenis sayur tertentu mengandung konsentrasi zat purin yang cukup tinggi.

Lalu apa saja jenis sayur yang dilarang untuk asam urat? Simak ulasan-ulasan berikut ini tentang 25 jenis sayur yang harus dihindari oleh penderita asam urat:

1. Bayam

Bayam merupakan salah satu sumber zat besi penting bagi tubuh. Bayam menjadi favorit masakan rumahan karena kandungannya yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan. Selain tinggi akan zat besi, bayam juga mengandung vitamin C, beta karoten, flavonoid dan luteins. Namun, dibalik banyaknya manfaat kesehatan pada bayam, ternyata bayam masuk dalam kategori jenis makanan yang harus dihindari oleh penderita asam urat. Hal ini karena pada 100 gram bayam mengandung 57 gram zat purin. Konsentrasi tersebut cukup tinggi jika dikonsumsi oleh penderita asam urat bahkan bisa menyebabkan peradangan asam urat lebih cepat daripada siklus yang semestinya.

Jika gejala asam urat masih dalam kategori awal biasanya setelah mengkonsumsi bayam akan merasa nyeri dibagian sendi meskipun tidak terjadi pembengkakan. Bayam wajib dihindari oleh penderita asam urat, baik itu untuk dikonsumsi langsung maupun sudah dimasak, karena tidak akan mempengaruhi kandungan zat purinnya. Apabila dikonsumsi oleh penderita asam urat dikhawatirkan akan menyebabkan komplikasi dengan penyakit lain seperti gangguan ginjal hingga kelumpuhan. Baca juga: Asam Urat pada Lansia.

2. Jamur

Dalam 100 gram jamur mengandung hingga 97 gram purin. Sama halnya dengan bayam, kandungan zat purin pada jamur adalah yang paling tinggi diantara jenis sayur lainnya dan membahayakan apabila dikonsumsi oleh penderita asam urat, apalagi untuk asam urat yang sudah masuk ke tahap peradangan. Asam urat adalah penyakit yang biasanya berkomplikasi dengan gangguan ginjal. Organ ginjal yang tidak dapat bekerja maksimal dapat menyebabkan terhambatnya proses pembuangan zat asam urat.

Mengkonsumsi jamur berlebihan dapat menyebabkan gangguan pada ginjal karena kandungan kaliumnya yang cukup tinggi yang dapat menghambat kinerja pada ginjal. Jamur bisa menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah penderita asam urat yang bisa berakibat fatal terjadinya kelumpuhan. Jadi sebaiknya Anda menghindari mengkonsumsi jamur apabila Anda memiliki resiko terserang asam urat meskipun diolah dalam berbagai jenis masakan, purin pada jamur tidak akan hilang. Baca juga: Perbedaan Asam Urat dan Rematik.

3. Asparagus

Asparagus adalah jenis sayuran dari genus Asparagus dan merupakan batang muda dari asparagus officinalis. Jenis sayur ini biasanya digunakan sebagai pelengkap pada masakan seperti sup. Asparagus memiliki kandungan terbaik sebagai sumber folat nabati, rendah kalori, tidak mengandung lemak jahat dan kolesterol. Asparagus sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan karena sifat diuretiknya seperti kandungan kalium, folat dan natrium didalamnya. Namun untuk penderita asam urat, sebaiknya tidak mengkonsumsi jenis sayur satu ini karena memiliki kandungan zat purin tinggi.

Zat purin sebagai zat yang berbahaya bagi penderita asam urat terkandung dalam asparagus dengan konsentrasi 23 gram dalam 100 gram asparagus. Sehingga meskipun asparagus sudah diolah dalam bentuk herbal sekalipun tetap tidak dianjurkan bagi penderita asam urat. Jika digunakan untuk menurunkan kolesterol, sebaiknya dipertimbangkan dulu apakah Anda juga memiliki resiko asam urat atau tidak. Asparagus menyebabkan terjadinya peningkatan asam urat 2x lebih cepat. Baca juga: Jus untuk Asam Urat.

4. Kembang Kol

Kembang kol memiliki banyak khasiat yang baik bagi tubuh seperti kandungan antioksidan yang tinggi berperan untuk menangkal berbagai penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas. Mengkonsumsi kembang kol atau bunga kol juga dipercaya dapat mencegah efek radiasi sinar ultraviolet , diabetes, radang usus, obesitas dan hipertensi. Namun, kembang kol tidak dianjurkan bagi penderita asam urat. Kembang kol merupakan jenis sayuran lainnya yang menjadi pantangan penderita asam urat karena pasalnya dalam 100 gram kembang kol mengandung sekitar 561 gram purin sehingga sangat tidak baik jika dikonsumsi oleh penderita asam urat tinggi.

Sponsors Link

Mengkonsumsi kembang kol saat asam urat Anda tinggi bisa menyebabkan rasa nyeri berkepanjangan dan rasa kembung pada perlu karena kembang kol mengandung gas tinggi. Efek samping mengkonsumsi kembang kol lainnya adalah bisa menyebabkan penderita asam urat mengalami gangguan penyerapan yodium yang berakibat pada kerusakan organ ginjal. Kembang kol dapat menyebabkan permasalahan serius pada penderita asam urat karena membuat kerja ginjal semakin berat. Baca juga: Makanan Penyebab Asam Urat.

5. Kacang Panjang

Kacang panjang dari golongan kacang-kacangan yang kaya akan vitami-vitamin seperti vitamin A, vitamin C, vitamin K dan vitamin B6. Selain itu kacang panjang juga mengandung asam folat, kalsium, silicon, mangan, zat besi, beta karoten, protein dan tembaga. Kandungan-kandungan tersebut bermanfaat bagi kesehatan. Kacang panjang termasuk golongan yang harus dihindari oleh penderita asam urat karena memiliki kandungan purin, yakni pada 100 gram kacang panjang terdapat 80 mg zat purin. Meskipun kandungan purinnya tidak terlalu tinggi, sebaiknya jika Anda memiliki asam urat yang sudah meradang tidak mengkonsumsi jenis sayuran ini. Baca juga: Khasiat Sidaguri untuk Asam Urat.

6. Daun Singkong

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, daun singkong termasuk jenis sayuran yang digemari karena memiliki cita rasa yang khas yang biasanya dikonsumsi dalam bentuk lalapan. Seiring kemajuan jaman, daun singkong tidak hanya diolah dengan cara direbus saja, namun saat ini sudah banyak turunan daun singkong menjadi produk yang memiliki nilai yang lebih tinggi seperti dibuat kripik daun singkong dan lainnya.

Namun, jika Anda adalah pasien penderita asam urat tinggi, sebaiknya buang jauh-jauh keinginan Anda untuk mengkonsumsi sayuran ini. Perlu diketahui bahwa dalam daun singkong mengandung senyawa yang sangat berbahaya bagi penderita asam urat dengan menyebabkan asam urat dalam tubuh meningkat secara drastis. Kondisi tersebut bahkan bisa memicu kelumpuhan, kecacatan hingga kematian pada penderita asam urat.

7. Buncis

Bagi penderita diabetes dengan gula darah yang cukup tinggi, mengkonsumsi jenis sayuran ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk membantu menurunkan kadar gula darah karena dalam buncis juga mengandung glikemik dengan nilai rendah dan serat yang cukup tinggi. Akan tetapi untuk penderita asam urat, sebaiknya mengurangi konsumsi buncis apalagi jika dikonsumsi secara rutin. Buncis mengandung zat purin yang cukup tinggi, yaitu 75 gram dalam 100 gram buncis yang Anda konsumsi. Buncis juga memiliki kandungan asam oksalat yang bisa menyebabkan penyakit batu ginjal sebagai salah satu jenis penyakit yang berkomplikasi degan asam urat. Efek samping lainnya jika mengkonsumsi buncis berlebihan yaitu dapat menimbulkan reaksi alergi. Baca juga: Cara Mengobati Asam Urat dengan Daun Sirsak.

8. Jamur Kuping

Jamur kuping adalah salah satu genus jamur dengan nama spesies Auricularia auricular yang tumbuh subur di Indonesia, Cina hingga Jepang. Jamur kuping pada masyarakat tradisional digunakan sebagai bahan untuk membuat ramuan tradisional untuk menyembuhkan penyakit kolesterol. Jamur kuping mengandung serat yang tinggi yang sebenarnya baik untuk kesehatan. Pada pengobatan kolesterol, jamur kuping mampu mengikat asam empedu. Namun jamur kuping tidak disarankan dikonsumsi oleh penderita asam urat, meskipun kolesterol juga termasuk komplikasi dari penyakit asam urat. Meskipun jamur kuping merupakan jenis jamur yang memiliki khasiat tinggi untuk kesehatan, jamur kuping harus dihindari oleh penderita asam urat karena dapat memperburuk kondisi asam urat Anda.

9. Jamur Tiram

Jamur tiram memiliki manfaat tinggi sebagai anti bakteri dan membantu menurunkan kolesterol. Jamur tiram menghasilkan enzim hidrolis dan enzim oksidasi yang bermanfaat bagi tubuh. Jamur tiram juga sama dengan jenis jamur lainnya yang mengandung purin. Purin pada golongan jamur-jamuran dikenal paling tinggi daripada jenis sayuran lainnya. Baca juga: Bahaya Asam Urat bagi Ibu Hamil.

Sponsors Link

10. Daun Melinjo

Daun melinjo biasanya dimasak untuk campuran sayuran seperti sayur-sayur yang bersantan. Daun melinjo memiliki kandungan penting diantaranya lemak, protein, karbohidrat, mineral dan vitamin-vitamin. Kandungan tersebut dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Selain itu, daun melinjo bermanfaat sebagai antioksidan penangkal radikal bebas dan sebagai anti–mikroba yang berperan menjadi pengganti pengawet pada makanan. Daun melinjo menjadi sayur yang dilarang untuk asam urat karena dapat berdampak meningkatkan volume urin dan pembesaran ginjal. Baca juga: Tanda-Tanda Asam Urat.

11. Biji Melinjo

Tidak hanya pada daunnya, biji melinjo atau emping melinjo juga sudah lama dipercaya memiliki efek bahaya bagi penderita asam urat. Biji melinjo memiliki kandungan yang dapat menyebabkan kerentanan pada penderita asam urat seperti menyebabkan kambuh, memperparah pembengkakan, memperparah radang serta kaku sendi. Bagi penderita asam urat tentu efek tersebut sangat membahayakan dan berpotensi menyebabkan asam urat menjadi kronis. Kandungan senyawa pada 100 gram biji melinjo mencakup 345 kilo kalori, 12 gram protein, 72,5 gram lemak, 1,5 gram kalsium, 400 mg fosfor, 5 mg zat besi serta 200 mg zat purin. Kandungan zat purin tersebutlah yang menyebabkan biji melinjo atau emping tidak baik untuk penderita asam urat. Karena asam urat merupakan produk sampingan dari zat purin.

12. Kacang Hijau

Sebenarnya kacang hijau merupakan jenis kacang-kacangan yang memiliki kandungan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Mengkonsumsi kacang hijau secara rutin dapat membantu menurunkan resiko penyakit jantung dan anemia. Kacang hijau mengandung vitamin A, fenolik flavonoid,  Zeaxanthin dan senyawa penting lainyya. Namun untuk penderita asam urat atau yang memiliki resiko terserang asam urat sebaiknya tidak berlebihan mengkonsumi kacang hijau karena kacang hijau berfungsi untuk membantu memacu kerja ginjal yang berlebihan untuk memproduksi urin. Hal ini bisa menimbulkan kemungkinan kerusakan ginjal.

13. Kacang Polong

Kacang polong adalah jenis kacang yang biasanya dibuat camilan gurih atau disajikan bersama masakan. Kacang polong masuk ke dalam jenis sayuran yang harus dihindari oleh penderita asam urat karena termasuk golongan makan yang mengandung zat purin. Kacang polong berada di tingkat paling atas untuk kandungan zat purin dari golongan kacang-kacangan lainnya. Kandungan zat purin pada kacang polong yakni 5-100 mg per 3,5 ons kacang polong. Baca juga: Bahaya Asam Urat.

14. Kacang Lentil

Kacang lenting adalah jenis kacang yang berukuran kecil yang lebih dikenal sebagai jenis sayur yang biasanya digunakan sebagai pelengkap masakan sup. Kacang lentil kaya akan serat sehingga baik untuk pencernaan. Namun, kacang lentil juga sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat karena seperti golongan kacang lainnya, kacang lentil yang berasal dari Timur Tengah ini mengandung zat purin yang tidak baik bagi penderita asam urat.

ads

15. Kacang Kedelai

Kacang kedelai sama seperti jenis kacang lainnya yang juga mengandung purin. Kacang kedelai dan juga turunannya seperti tempe dan lainnya tidak baik dikonsumsi berlebihan oleh penderita asam urat. Kacang kedelai yang dikonsumsi secara berlebihan seperti digunakan sebagai camilan setiap hari dapat membahayakan asam urat karena dapat meningkatkan zat purin dalam tubuh. Baca juga: Penyebab Asam Urat pada Kaki.

16. Kacang Tanah

Kandungan zat purin dalam kacang tanah masih tergolong aman untuk dikonsumsi penderita asam urat, namun dengan catatan tidak dikonsumsi secara berlebihan dan tidak dikonsumsi setiap hari. Untuk penderita asam urat yang ingin mengkonsumsi kacang tanah dapat mengkonsumsi kacang ini dengan cara direbus saja daripada digoreng karena kandungan kolesterolnya semakin tinggi jika digoreng. Baca juga: Pertolongan Pertama pada Asam Urat.

17. Kangkung

Kangkung seakan menjadi menu wajib pada masakan rumahan sehari-hari. Kangkung yang biasanya diolah dengan cara ditumis menjadi menu favorit masyarakat Indonesia dengan harga yang sangat ekonomis. Kangkung memiliki cita rasa yang khas dan tidak pahit serta mengandung vitamin yang tinggi. Namun, kangkung juga memiliki kandungan zat purin didalamnya. Sehingga bagi penderita asam urat sebaiknya tidak mengkonsumsi kangkung setiap hari atau ketika asam urat sedang kambuh. Baca juga: Penyebab Asam Urat.

18. Tauge

Tauge merupakan jenis sayuran yang dibuat dari biji kacang-kacangan yang dikecambahkan. Tauge yang dikonsumsi mentah memiliki efek buruk bagi kesehatan, termasuk pada penyakit asam urat. Tauge sebagai turunan dari kacang tentu mengandung zat purin didalamnya. Namun, tauge sebenarnya masih dalam kategori aman jika Anda mengkonsumsinya setelah mengalami perebusan. Hal ini karena di dalam biji tauge ada kemungkinan mengandung bakteri salmonella yang tinggi yang diakibatkan dari proses sanitasi dan pembuatan yang kurang higienis.

19. Daun Pepaya

Daun pepaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti melancarkan pencernaan, mencegah demam berdarah dan malaria, sebagai anti kanker, mengatasi disentri dan diare serta bermanfaat bagi kecantikan dan kesehatan kulit. Akan tetapi, daun pepaya tidak baik dikonsumsi penderita asam urat karena mengandung zat purin tinggi sebagai faktor utama penyebab asam urat tinggi. Kandungan vitamin C yang sangat tinggi pada daun pepaya juga berpotensi menjadi racun yang berakibat pada pembentukan batu ginjal. Baca juga: Manfaat Binahong untuk Asam Urat.

20. Brokoli

Brokoli adalah jenis sayuran yang mudah rusak sehingga memiliki nilai jual yang mahal. Brokoli merupakan sumber vitamin penting pada dunia sayuran, namun, brokoli mengandung zat purin yang tinggi sehingga tidak baik dikonsumsi oleh penderita asam urat. Brokoli dapat menyebabkan gejala asam urat lebih buruk. Mengkonsumsi brokoli dalam jumlah banyak dapat memperparah kondisi asam urat Anda. Zat purin pada brokoli akan dipecah menjadi asam urat yang akan menumpuk pada darah dan dialirkan pada sendi-sendi tubuh.

21. Jengkol

Jengkol dengan nama latin Archinodendron pauciflorum memiliki cita rasa yang khas di kalangan masyarakat Indonesia. Dibalik baunya yang dirasa kurang sedap, namun jengkol mengandung banyak nutrisi. Dalam 100 gram jengkol mengandung 4,7 gram zat besi sehingga baik dikonsumsi penderita kurang zat besi. Jengkol tidak baik jika dikonsumsi oleh penderita asam urat karena mengandung asam jengkolat sejenis asam amino yang bisa membentuk kristal-kristal tajam asam urat dalam pembuluh darah.

22. Petai

Sama seperti kandungan pada jengkol, petai ternyata juga tidak bak untuk penderita asam urat karena mengandung asam jengkolat yang berbahaya jika dikonsumsi oleh penderita asam urat. Kandungan tersebut juga dapat menyebabkan gangguan pada kerja ginjal. Baca juga: Suplemen untuk Asam Urat.

23. Terong

Jenis terong yang tidak baik dikonsumsi penderita asam urat adalah jenis terong hijau. Terong ungu konon katanya justru dapat membantu menurunkan asam urat dengan kandungan nutrisi didalamnya. Jadi sebaiknya penderita asam urat menghindari mengkonsumsi jenis terong hijau.

24. Nangka Muda

Nangka muda adalah jenis sayur yang biasanya diolah menjadi gudeg atau sayur nangka muda. Daging buah nangka muda mengandung purin tinggi sehingga berbahaya bagi penderita asam urat. Dampak buruk yang ditimbulkan dari mengkonsumsi nangka muda pada penderita asam urat yaitu seperti batu ginjal dan kelumpuhan atau cacat permanen pada peradangan asam urat. Baca juga: Buah untuk Asam Urat.

25. Kacang Kapri

Kacang kapri juga merupakan golongan kacang-kacangan yang mengandung zat purin didalamnya. Bagi penderita asam urat disarankan untuk tidak mengkonsumsi kacang kapri lebih dari 100 gram per hari. Baca juga: Cara Menyembuhkan Asam Urat Tanpa Obat.

Itulah 25 jenis sayur yang dilarang untuk asam urat yang harus dihindari oleh penderita asam urat tinggi. Bukan berarti penderita asam urat sama sekali tidak boleh mengkonsumsi jenis sayur diatas, namun harus disesuaikan dengan kondisi asam urat yang bersangkutan. Masing-masing jenis sayur yang berpurin memiliki batas maksimal aman boleh dikonsumsi oleh penderita asam urat yang tergantung pada kadar asam urat penderita. Sesuatu yang dikonsumsi secara berlebihan memang tidak baik bagi kesehatan.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Sayuran