Sponsors Link

4 Cara Terapi Asam Urat Tinggi Tanpa Obat

Sponsors Link

Penyakit asam urat merupakan penyakit yang timbul karena adanya penumpukan purin dalam dalam yang terlalu tinggi, sehingga membuat kinerja ginjal akan terhambat. Biasanya orang yang menderita asam urat akan mengalami rasa sakit pada bagian persendiannya. Salah satu yang sering terserang adalah bagian jempol kaki, namun jika kondisinya sudah semakin parah tidak menutup kemungkinan semua bagian sendi akan terserang. Ini disebabkan purin sudah masuk pada bagian sela-sela sendiri, sehingga akan menimbulkan rasa nyeri bahkan bisa sampai bengkak. Rasa sakit yang dirasakan juga biasanya akan sangat sangat sakit, dan menyerang pada malam atau pagi hari setelah bangun tidur, yang lebih parah bisa saja bagian yang terasa sakit tidak bisa digerakkan sama sekali.

ads

Baca juga:

Pada umumnya penyakit asam urat biasa menimpa orang tua yang sudah lanjut usia. Namun, saat ini tidak menutup kemungkinan banyak mereka yang berusia muda memiliki resiko lebih tinggi terserang asam urat. Penyebabnya adalah karena gaya hidup yang tidak sehat seperti berlebihan dalam mengkonsumsi makanan mengandung purin dan lemak, kondisi tubuh yang kelebihan berat badan, terlalu banyak mengkonsumsi alkohol dan nikotin dan banyak lagi hal yang dapat mengakibatkan timbulnya resiko terkena asam urat.

Jika Anda menderita asam urat, ada beberapa terapi untuk menurunkan kadar purin dan meringankan rasa sakit karena asam urat. Berikut adalah macam-macam terapi asam urat yang dapat Anda lakukan:

1. Terapi dengan jus buah yang kaya kandungan vitamin C

Vitamin C merupakan salah satu jenis vitamin yang larut di dalam air. Jenis vitamin ini mempunyai peranan sangat penting dalam mencegah berbagai macam penyakit. Sifat antioksidan dalam vitamin C dapat membantu terjadinya radikal bebas dalam tubuh. Vitamin C juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C biasanya terkandung dalam buah-buahan seperti jeruk, jambu biji atau sirsak. Vitamin C berfungsi untuk meningkatkan ekskresi asam urat melalui saluran urin, sehingga kadarnya dalam tubuh akan berkurang. Dosis untuk mengkonsumsi vitamin C bagi penderita asam urat, idealnya adalah 75 gram/hari. Baca juga: Cara Menyembuhkan Asam Urat Tanpa Obat.

2. Terapi minum air putih secara rutin

Saat tubuh mengalami kondisi dehidrasi, otomatis akan berpengaruh pada peningkatan kadar asam urat dalam darah karena akan menyebabkan adanya pengentalan pada darah. Oleh karena itu, mengkonsumsi air putih sangat dianjurkan untuk penderita asam urat. Berikut adalah tips meminum air putih untuk terapi asam urat:

  • Mulai minum air putih pada pagi hari sebanyak 1,5 liter atau setara dengan 5-6 gelas normal. Ada baiknya sebelum minum, Anda menakar banyaknya air tersebut.
  • Sebaiknya tidak minum dan makan apapun 1 jam sebelum dan sesudah minum air sebanyak 1,5 liter. Tujuannya adalah untuk memberikan peluang pada air putih yang sudah masuk dalam tubuh agar dapat membersihkan bagian organ tubuh.
  • Anda tidak dianjurkan meminum alkohol saat melakukan terapi air putih.

Apabila Anda baru kali pertama melakukan terapi ini. Saat mengkonsumsi langsung 1,5 liter air, kemungkinan akan sedikit terasa berat dan akan sering buang air kecil saat 1 jam pertama. Untuk itu, Anda bisa coba mengkonsumsi 4 gelas air terlebih dahulu, setelah berselang 2 menit Anda bisa meminum 2 gelas air selanjutnya.

Agar hasilnya maksimal, sebaiknya Anda melakukan terapi air putih 3 kali dalam sehari pada pagi hari, siang, dan malam hari. Air putih juga bisa menjadi terapi untuk memurnikan keadaan tubuh, membantu kinerja usus, membantu menyerap nutrisi dan gizi dan juga dapat membentuk sel darah merah baru. Baca juga: Sayur yang Dilarang untuk Asam Urat.

3. Terapi dengan tanaman herbal

Terapi selanjutnya yang dapat dilakukan adalah menggunakan tanaman herbal. Beberapa tanaman yang dapat membantu Anda menurunkan kadar asam urat, diantaranya:

  • Jahe

Selain dapat dijadikan minuman penghangat tubuh, ternyata jahe juga bermanfaat karena memiliki sifat anti inflamasi yang dapat meredakan peradangan dan rasa sakit yang dialami oleh penderita asam urat. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengolah jahe untuk asam urat, salah satunya adalah diolah menjadi wedang jahe. Anda bisa meminumnya 1 kali 1 hari. Atau Anda juga bisa mencampurkan jahe pada makanan yang akan dikonsumsi. Anda juga dapat membuat obat oles dari jahe, caranya dengan melembutkan jahe terlebih dahulu, kemudian dicampurkan dengan air panas, tunggu hingga dingin, selanjutnya bisa dioleskan pada bagian yang terasa sakit. Baca juga: Manfaat Jahe untuk Asam Urat.

Sponsors Link

  • Rosella

Rosella adalah salah satu tanaman yang berasal dari Amerika, namun sudah banyak tumbuh di Indonesia. Tanaman ini juga dapat membantu untuk melakukan terapi asam urat. Untuk membantu menurunkan kadar asam urat dalam tubuh, Anda bisa mengolah asam urat menjadi jus atau teh. Jika ingin membuat teh, Anda perlu menjemur tanaman ini terlebih dahulu selama 2 hari, kemudian pisahkan antara kelopak, lidah dan biji rosellanya. Selanjutnya cuci rosella sampai bersih, lalu ditumbuk halus. Anda bisa menyeduh teh menggunakan serbuk rosella yang sudah ditumbuk. Jika ingin membuatnya menjadi jus, Anda dapat mengeringkan rosella terlebih dahulu, kemudian direndam dalam air panas selama 10 menit, lalu pisahkan air dengan daunnya. Anda bisa membuat jus dari rosella yang sudah direndam dengan air panas. Baca juga: Fungsi asam urat.

  • Seledri

Jenis tanaman ini mempunyai kandungan yang dapat menurunkan kadar asam urat, seperti fosfor, kalsium, zat besi, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, glikosida, apiin, apiol dan juga flavonoid. Zat yang paling efektif menyembuhkan asam urat adalah glikosida. Cara mengolah seledri bisa dengan merebus 1 sendok biji seledri menggunakan 3 gelas air. Tunggu hingga rebusan airnya tersisa 1 gelas, setelah dingin Anda bisa meminumnya. Sangat efektif jika diminum 2-3 kali sehari. Baca juga: Daun untuk Menurunkan Asam Urat.

  • Daun salam

Sama halnya dengan tanaman seledri, daun salam juga cukup efektif untuk menurunkan kadar asam urat didalam tubuh secara alami. Didalam daun salam terdapat beberapa kandungan seperti flavonoid, tannin, alkaloid dan juga minyak atsiri. Manfaat lain dari daun salam adalah bisa menjadi peluruh kencing atau diuretik dan bisa meredakan pembengkakan. Anda bisa mengkonsumsi daun salam dengan meminum air rebusannya sebanyak 3 kali sehari. Baca juga: Cara Mengobati Asam Urat dengan Daun Salam.

ads
  • Kumis kucing

Kumis kucing adalah tanaman yang mempunyai kandungan garam kalium yang mampu untuk melarutkan batu ginjal. Selain itu, kandungan sinsetinnya juga bisa menjadi salah satu obat anti-bakteri dan meluruhkan air urin karena sifat diuretiknya. Agar dapat memberikan khasiat yang maksimal, Anda dapat mengolah kumis kucing menjadi air rebusan dengan cara menyiapkan 5 helai kumis kucing yang dicampur dengan meniran, kemudian direbus menggunakan 2 gelas air. Setelah tersisa 1 gelas, Anda bisa meminumnya. Baca juga: Obat Herbal untuk Asam Urat.

  • Anting-anting

Tanaman lain yang bisa dijadikan obat alami sebagai penurun asam urat adalah anting-anting. Kandungan yang terdapat pada tanaman ini adalah flavonoid, tannin, saponin dan juga streroid. Tanaman anting-anting yang bisa dijadikan obat adalah akarnya. Untuk mengolah tanaman ini, terlebih dahulu Anda bisa menyediakan akar anting-anting sebanyak 30-60 gram, lalu cuci hingga bersih, selanjutnya rebus menggunakan 3 gelas air, tunggu hingga hanya tersisa ½ gelas saja, Anda bisa menunggu rebusannya dingin baru bisa diminum. Agar lebih efektif, Anda bisa meminumnya 3 kali dalam 1 hari. Baca juga: Bahaya asam urat.

  • Sambiloto

Tanaman sambiloto juga adalah jenis tanaman yang dipercaya dapat mengatasi asam urat karena memiliki sifat diuretik atau peluruh urin. Untuk mengolahnya, Anda bisa menyiapkan rebusan sambiloto yang dicampurkan dengan kunyit. Agar lebih efektif untuk kesembuhan, Anda bisa mengkonsumsinya 3 kali dalam 1 hari. Baca juga: Manfaat Sambiloto untuk Asam Urat.

4. Terapi berolahraga dengan rutin

Olahraga adalah salah satu aktivitas yang sangat diperlukan untuk penderita asam urat. Olahraga yang ringan dapat membantu penderita asam urat melancarkan peredaran darahnya. Jika kondisi peredaran darahnya lancar, maka otomatis penyebaran nutrisi dan zat lain yang dibutuhkan oleh tubuh juga akan semakin lancar.

Selain itu, adanya pembengkakan pada penderita asam urat dan gejala lain yang timbul seperti rasa nyeri karena bengkak, nyeri pada daerah sendiri, jari kaki dan lain-lainnya akan semakin berkurang karena kondisi aliran darah sudah semakin lancar. Berikut adalah beberapa jenis olahraga yang dianjurkan untuk penderita asam urat:

  • Berjalan kaki: Dengan melakukan aktivitas jalan kaki dengan rutin, akan mampu untuk meningkatkan kesehatan tubuh, membakar adanya kalori berlebih, dan melatih tulang dan otot agar semakin kuat.
  • Melakukan senam yang ringan: Saat Anda bangun tidur, ada baiknya Anda mulai melakukan peregangan dengan melengkungkan bagian kaki, tangan dan juga persendian lainnya agar dapat mengembalikan rasa kaku yang terjadi saat tidur. Baca juga: Bahaya Asam Urat bagi Ibu Hamil.
  • Berenang dan bersepeda: Aktivitas olahraga seperti ini juga sangat baik untuk dilakukan penderita asam urat, karena dapat membantu memperbaiki keadaan sendiri penderita asam urat. Olahraga ini juga membuat semua sendi bergerak sehingga akan sangat efektif untuk kesembuhan penderita asam urat.

Baca juga: Obat Oles untuk Asam UratObat Asam Urat di Apotik.

Itulah macam-macam terapi asam urat yang bisa menjadi referensi untuk menurunkan tingkat kadar purin dalam tubuh Anda. Sebaiknya Anda memutuskan mana terapi yang cocok yang dapat Anda lakukan, kemudian melakukannya dengan rutin agar kesehatan Anda semakin membaik.

Selain melakukan terapi, tentunya harus diikuti dengan tidak mengkonsumsi purin secara berlebihan. Karena jika hal tersebut masih Anda lakukan, maka terapi yang Anda lakukan akan sia-sia. Sebab setelah purin dikeluarkan, Anda akan memasukannya lagi, begitu seterusnya sampai asam urat benar-benar tidak dapat sembuh. Sehingga kesadaran diri sendiri adalah hal yang paling penting.

, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan