Sponsors Link

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Saat Terapi Es Batu untuk Asam Urat

Sponsors Link

Berbagai cara ditempuh oleh manusia agar hidupnya selalu sehat, begitu pula saat mengidap suatu penyakit. Banyak cara pengobatan dilakukan agar penyakit segera hengkang dari tubuh. Baik secara medis maupun non medis. Pengobatan non medis atau alternatif biasanya berdasarkan informasi yang diterima dari mulut ke mulut, bisa juga atas saran dari para orangtua kita yang sering melakukan pengobatan secara tradisional.

ads

Salah satu penyakit yang sulit sembuh adalah asam urat. Penyakit ini sebetulnya bukan tidak bisa disembuhkan, hanya saja perlu ketelatenan dan kesabaran untuk mengusirnya. Hal yang paling penting agar penyakit asam urat tidak berlama-lama berada dalam tubuh kita adalah dengan menjaga pola makan dan gaya hidup. Hampir semua penyakit pemicunya adalah karena salah makan dan kurang sehatnya gaya hidup yang diterapkan.

Jika sudah terlanjur penyakit tersebut menyerang, maka upaya pengobatanlah yang harus segera dilakukan, salah satu tindakan pertolongan pertama saat asam urat meninggi adalah pengompresan dengan es batu. Sebetulnya terapi ini bukan untuk mengobati, tetapi untuk mengurangi rasa sakit dan bengkak yang terjadi karena kadar asam urat tinggi.

Efek terapi dengan es batu untuk meredakan rasa nyeri akibat peradangan. Metode tradisional ini dipercaya cukup ampuh dalam mengatasi rasa nyeri dan bengkak karena asam urat. Setelah mengetahui bahwa Anda sedang mengalami gangguan asam urat, sebaiknya segera beristirahat dan mengompres bagian sendi yang terasa nyeri dengan es batu yang dibungkus dengan handuk selama beberapa menit yaitu kurang lebih 20 menit. Hindari menerapkan es batu langsung ke bagian sendi yang sakit, karena hal tersebut justru akan merusak permukaan kulit.

Terapi ini secara medis tidak ada yang melarang selagi tindakan yang dilakukan tidak membahayakan si penderita. Jika terapi dengan es batu ini membantu mengurangi rasa sakit, maka tindakan bisa dilanjutkan sambil tetap berobat secara medis, yaitu minum obat sesuai petunjuk dokter. Terapi es batu, biasanya dilakukan hanya sementara saat kondisi darurat, misalnya saat sakit dan bengkak situasi dan kondisi si penderita tidak bisa langsung berobat ke dokter.

Di dunia medis, es memang sering digunakan untuk kompres dingin pada tubuh yang mengalami bengkak, peradangan di otot atau cedera terkilir. Jika seseorang terkena memar tindakan yang paling mudah adalah mengompresnya dengan es. Terapi es batu juga digunakan oleh para ahli pengobatan Tiongkok, yaitu dengan cara menempelkan es batu pada satu titik di belakang leher, tepatnya dilekukan antara leher dan kepala. Bagian tubuh ini dalam akupunktur Cina dipercaya dapat menyehatkan tubuh, jika dilakukan secara teratur.

Itu sebabnya, kita sering melihat petinju atau olahragawan yang dikompres pada bagian leher belakang. Tujuannya agar mereka lebih rileks dan mengurangi kelelahan atau stress. Rasa dingin dari es batu itu mungkin awalnya membuat tidak nyaman, namun lama kelamaan Anda akan merasakan rasa panas pada titik tersebut setelah beberapa detik.

Metode ini juga bisa membantu pencegahan beberapa penyakit, seperti:

  • Penyakit asam urat
  • Hipertensi
  • Penyakit neurologis
  • Penyakit pernapasan
  • Gangguan siklus menstruasi, infertilitas
  • Stress, kelelahan, depresi, insomnia
  • Obesitas, kekurangan gizi dan masalah pencernaan yang terkait

Menurut ahli pengobatan Tiongkok, metode alami ini aman. Bahkan metode ini membawa fungsi organ tubuh kembali ke keseimbangan fisiologis alami, membawa dorongan hidup yang kuat dan meremajakan tubuh. Tetapi, metode ini sebaiknya tidak dilakukan untuk wanita hamil, seseorang yang mempunyai riwayat serangan jantung dan penderita skizofrenia.

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat terapi es batu untuk asam urat, sehingga membawa dampak buruk diantaranya:

  1. Terlalu lama mengompres

Mengompres tidak dianjurkan lebih dari 15 menit, karena akan menyebabkan kondisi Anda mungkin memburuk karena paparan suhu dingin tersebut justru akan membuat proses pemulihan makin tertunda disebabkan jaringan di sekitar tubuh yang sakit. Jika ingin diulang sebaiknya beri jeda waktu 15-30 menit di antara waktu mengompres, agar darah di sekitar tubuh yang dikompres tetap mengalir dengan lancar.

  1. Menempelkan es langsung pada kulit

Terapi es batu untuk asam urat tidak boleh langsung menempel pada kulit karena akan menyebabkan radang beku dan kerusakan jaringan sistem saraf yang ada pada kulit. Bungkus es dengan waslap atau handuk kecil sebelum ditempelkan ke kulit. Atau bisa juga merendam handuk kecil yang akan digunakan mengompres pada baskom yang berisi air dingin atau air dengan es batu, kemudian peras dan tempelkan pada kulit.

Sponsors Link

  1. Memaksakan diri beraktivitas saat dikompres

Saat ada bagian tubuh yang sakit dan bengkak dikompres dengan es batu karena asam urat meninggi, sebaiknya jangan dulu banyak beraktivitas. Karena saat tindakan darurat tersebut tubuh butuh istirahat, agar kondisi badan segera membaik. Memaksa banyak  beraktivitas fisik justru akan memperlambat proses penyembuhan, karena bagian tubuh yang sakit dipaksa untuk terus bergerak.

  1. Tidak segera berobat secara medis

Tindakan kompres dengan air dingin atau es batu, hanyalah pertolongan pertama pada asam urat untuk membantu mengurangi rasa sakit. Karena pengompresan bukan pengobatan asam urat yang akan menghilangkan bengkak dan rasa sakit, juga tidak akan menurunkan kadar asam urat yang tinggi. Meminta bantuan tenaga medis adalah langkah selanjutnya untuk menangani penyakit yang Anda derita.

Untuk penderita asam urat pengompresan dengan es batu disarankan dicampur dengan minyak tanah dan garam dapur. Resep tradisional ini dipercaya ampuh untuk mengurangi sakit dan bengkak karena peradangan di persendian karena zat purin yang menumpuk di bagian tubuh tersebut.

Penanganan alternatif ini biasanya tidak dilakukan secara terus menerus, karena penyakit asam urat bisa sembuh dengan penanganan yang tepat, yaitu menghindari pemicunya dan berobat ke dokter saat rasa sakit itu menyerang. Jika bengkak dan sakit sudah hilang, sebaiknya disiplinkan diri untuk mematuhi hal-hal yang harus dihindari ,dan lakukan apa saja yang disarankan agar asam urat tidak datang lagi. Seperti menghindari asupan makanan yang mengandung purin tinggi, banyak minum air putih, tidak mengonsumsi alkohol dan rajin olahraga.

, , ,



Oleh :
Kategori : Pencegahan